2014-11-09 V.A. Liansheng Memiliki Kekuatan Pemberkatan Silsilah Sejati

undefined


Ceramah Sadhana Dzogchen ke-113 oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada Upacara Agung Homa Vajravahari, 9 November 2014 di Rainbow Temple

Pertama-tama, kita sembah sujud pada Bhiksu Liaoming, sembah sujud pada Guru Sakya Dezhung, sembah sujud pada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah sujud pada Guru Thubten Dhargye, sembah sujud pada Triratna Mandala, sembah sujud pada adinata homa hari ini Dorje Palmo.

Gurudhara, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat se-Dharma, dan umat se-Dharma di internet, tamu agung yang hadir hari ini, ROCExecutive Yuan Secretary-General for North American Affairs Coordinating Committee Dubes Daniel T.C. Liao dan istri Sdri. Judy, akuntan TBF Sdri. Teresa and her husband, penasihat hukum TBF Pengacara Jennifer Chou, produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng CTI, Sdri. Xu Ya-qi, Sdr. Gao Ming-lu, California four small girls (4 ibu California), dr. Huang Mei-juan dari California, dr. Zhuang Jun-yao, dr. Chen Zhi-yang, dr. Wei Kai-xiong, terima kasih banyak. Selamat siang semua! Apa kabar semua! (Bahasa Taiwan) Selamat siang semua! Apa kabar semua! (Bahasa Mandarin) Selamat siang! (Bahasa Indonesia) Selamat petang! (Bahasa Melayu) Apa kabar! Apa kabar semua! (Bahasa Kanton) Emkoi! Emkoisai! (Bahasa Kanton: terima kasih semuanya)

undefined


Hari ini mengulas tentang Vajravahari, hari ini mengadakan homa Vajravahari, ada beberapa Bhagawati merupakan dakini yang sangat agung, seperti Bhagawati Ekajati adalah dakini yang sangat agung, ada lagi, Bhagawati Prajnaparamita juga dakini yang sangat agung, selanjutnya adalah Vajravahari, Dakini Simhamukha. Beberapa Bhagawati ini adalah tertinggi di antara para dakini, terutama Vajravahari. Vajravahari adalah yidam penekunan Sadhana Dalam di dalam ajaran Tantra, jika Anda mau melatih api kundalini, tentu harus Vajravahari, Beliau muncul dari tengah aksara A menjelma menjadi wujud Vajravahari. Vajravahari memiliki bermacam-macam wujud, sebagian besar, wujud utama-Nya adalah berwarna merah, tangan menjepit Khatvanga, ketiga tengkorak kepala melambangkan keserakahan, kemarahan, dan kebodohan, satu tangan-Nya memegang Trigug, satu tangan memegang kapala, postur pada umumnya adalah mengangkat satu kaki, satu kaki menginjak di atas jasad wanita, Ia berdiri di atas cakra candra dan candra teratai, bijaksara-Nya adalah aksara Bang, Bang berarti teratai, dari aksara Bang muncullah Vajravahari. Wujud-Nya adalah satu wajah, bermata tiga, berlengan dua, tubuh telanjang, marah sambil tersenyum, bertubuh merah, berdiri dengan postur menari, garis badan langsing dan cantik, dihiasi dengan tengkorak manusia, tengkorak kepala bergelantungan menghiasi rambut-Nya, namun pratima yang satu ini bukan warna merah murni, hampir menjadi warna coklat. Mantra-Nya adalah: “Om. Duo Jie Pa Mu. Hum Pei. Suoha.” Pernahkah abhiseka adinata yang satu ini? (Pernah), sudah pernah abhiseka. Satu tangan-Nya (tangan kanan) memegang trigug, satu tangan (tangan kiri) memegang kapala, (Mahaguru demonstrasi) pernah menerima abiseka kedua, yang melatih api tummo, ada sebuah gatha mengundang Vajravahari, yang penting ada beberapa kalimat, “Sepenuh hati mengundang, Vahari hadir melindungi, menjadi guru Vajra, istana teratai menyusui, segera mencapai tingkat kebuddhaan, hidup abadi dan menyeberangkan insan luas”, gatha pengundangan-Nya seperti ini. Kekuatan dahsyat-Nya tidak terhingga, dakini melambangkan kebijaksanaan. Ada 3 makna menekuni sadhana-Nya, api-Nya bisa menyingkirkan semua karma penyakit, sekaligus, bisa meningkatkan keharmonisan dan berkah insan, Ia juga bisa menaklukkan Mara, pahala yang terutama adalah “membasmi kerisauan, menghasilkan kebijaksanaan yang sempurna, melembutkan prana dan nadi, mencapai keberhasilan bebas dari kematian, menaklukkan kebencian Mara, menarik sepuluh alam Dharma”. Sehingga, Ia memiliki fungsi menaklukkan, fungsi melembutkan prana dan nadi, fungsi membasmi kerisauan. Dengan kata lain, kita melatih adinata yang satu ini, bisa menggunakan api Vajravahari untuk menyingkirkan semua rintangan karma, dapat melembutkan semua prana dan nadi kita, dapat menaklukkan semua kebencian Mara, semua rintangan Mara, ini adalah 3 pahala utama-Nya. Gambarupang ini lebih jelas, tangan-Nya memegang Khatvanga, Trigug, kapala, dengan postur menari berdiri di atas cakra surya dan candra, bijaksara adalah aksara Bang, mantra adalah: “Om. Duo Jie Pa Mu. Hum Pei. Suoha.” Mudra adalah mudra ini, (Mahaguru demonstrasi), hampir semua mudra dakini adalah mudra ini.

undefined


Biasanya, wujud Dorje Palmo bermacam-macam, Mahaguru mempunyai satu pratima dakini sangat agung, sangat indah, yaitu Dorje Palmo, namun, orang yang melihat pratima itu tidak banyak, Lama Lianzeng pernah melihat? Apakah Anda pernah melihat? Benar, yaitu pratima postur yogi, pratima itu juga Dorje Palmo, sangat agung, sangat indah, tidak banyak yang pernah melihat. Begitu saya bawa pulang, saya pun taruh di kamar saya, bahkan disembunyikan, di tempat yang tidak bisa dilihat orang, hanya saya yang melihat. Sebelum kembali ke Taiwan, kebetulan mengadakan homa-Nya, saya merasakan kehadiran-Nya, gerakan-Nya sangat cepat, setiap gerakan-Nya sangat cepat, sangat pesat, memperlihatkan Dharmabala-Nya sangat kuat, Ia menari di dalam api, sangat kuat. Adinata yang satu ini adlaah yidam Sadhana Api Tummo, Sadhana Api Kundalini, Sadhana Bindu, Sadhana Prana dan Nadi menjadikan adinata yang satu ini sebagai yidam, setiap sadhaka Tantra pada tingkat abhiseka kedua, Ia harus muncul di dalam cakra pusar kita, yidam yang paling utama dalam membantu menyalakan api tummo kita. Jika tidak ada bantuan dari adinata yang satu ini, maka api tummo tidak menyala. Api-Nya bisa membuat hormon tubuh kita, dengan kata lain, bindu, semua dibakar, kemudian disalurkan ke seluruh tubuh, bindu terus meningkat, dengan kata lain, hormon terus meningkat, api sangat berkobar, tubuh kita pun berubah menjadi cahaya yang sangat terang. Kita di dalam sadhana, yang terpenting adalah terang, prana dibakar menjadi api tummo, api tummo dibakar menjadi bindu, bindu seluruh tubuh terus meningkat, api tummo terus menyala, seluruhnya dibakar menjadi sehampar cahaya api, sehampar cahaya terpancar dari lubang pori-pori, sampai akhirnya berubah menjadi terang, yang namanya Sadhana Dzogchen yaitu menjadi cahaya pelangi, menjadi terang, semua dibimbing oleh Varjavahari, sehingga Ia adalah satu adinata yang sangat penting.

Mari mengulas sebentar Dzogchen Tantra, saya baca satu paragraf, “Hari ini, banyak orang ingin belajar Tantra, tidak menemukan acarya sejati, tidak menemukan Dharma Tantra sejati, beritahu pembaca! Di dunia ini, ada silsilah sejati yaitu Vajracarya Liansheng, dengan adanya kekuatan pemberkatan silsilah sejati, baru dapat membuat orang mencapai keberhasilan agung dalam tubuh sekarang, barulah dapat belajar Dharma Tantra yang sejati, barulah dapat memperoleh bimbingan yang sejati dan seutuhnya.” Sadhana Luar yang Mahaguru sampaikan, tergolong kontak yoga dalam aspek spiritual, yaitu Sadhana Penjapaan Yoga, sedangkan Sadhana Dalam, yaitu yang kita sampaikan Bradha Kumbha Prana, Samadhi Api Tummo Vajravahari, terang nadi tengah, nadi angin terang, terakhir terbentuk menjadi cahaya pelangi seluruh tubuh, bindu turun, api kundalini menyala, meleburkan panca-cakra kita, Buddhata kita muncul dan berubah menjadi terang, kemudian, tingkatan alam Mahamudra dan Dzogchen, yang kita sebut 4 tingkatan: Sadhana Luar, Sadhana Dalam, Sadhana Rahasia, dan Sadhana Sangat Rahasia. Abhiseka juga ada yang namanya empat tingkatan abhiseka: abhiseka botol, abhiseka bunga merah dan putih, abhiseka rahasia (abhiseka kebijaksanaan), abhiseka Dzogchen. Berdasarkan Mahamudra, dibagi sangat jelas, lebih dulu yoga fokus, dengan kata lain, lebih dulu menekuni Yidam Yoga, selanjutnya yoga meninggalkan duniawi, yaitu khusus melatih cahaya pelangi sendiri. Yoga satu rasa, Anda tidak ada beda dengan Buddha, Bodhisattva, Yidam, Dharmapala, terakhir baru Yoga tanpa melatih diri, saat yoga tidak melatih diri, sama dengan saatnya kita menyempurnakan pembabaran Dharma dan menyeberangkan insan, saat tidak melatih diri sama halnya dengan melatih diri, disebut sebagai yoga tidak melatih diri, ini adalah 4 tingkatan Mahamudra, satu-satunya perbedaan adalah cara melatih diri berbeda, yang ditransmisikan oleh Buddha Atarma adalah Dzogchen dan Mahamudra, perbedaannya adalah cara melatih diri yang berbeda.

Saya ingat di buku saya atau di dalam penjelasan, pernah menyebutkan tentang perbedaan antara Dzogchen dan Mahamudra, saya pernah menunjukkan, entah kalian masih ingat tidak? Dengarkan dengan seksama, carilah guru sejati, baru ada kekuatan pemberkatan silsilah yang sejati, baru dapat membuat orang mendapatkan keberhasilan agung dalam tubuh sekarang, baru dapat belajar Sadhana Tantra yang sejati, baru dapat memperoleh bimbingan yang sejati dan seutuhnya. Saya beranggapan seperti ini, ajaran Eksoterik dan Sekte Zen merupakan Dzogchen, namun, tidak menekuni Sadhana Dalam, Sekte Zen langsung melatih sunyata; sedangkan Ajaran Tantra ada tangga yang bisa dinaiki, dari tidak sepenuhnya melatih sunyata, ada tangga, yaitu prana, nadi, bindu, inilah tanga. Jika tidak melatih prana, nadi, bindu, langsung memasuki sunyata, itulah Zen, dari melatih prana, nadi, bindu, perlahan-lahan memasuki sunyata adalah Ajaran Tantra, Ajaran Esoterik beda dengan Ajaran Eksoterik. Ada sebagian Ajaran Eksoterik tidak menekuni sunyata; yang ditekuni adalah alam suci, yaitu Buddhaloka, saat itu sudah tidak mundur lagi, karena banyak orang berharap pergi ke Sukhavatiloka Barat, di sini seperti ini. Jika mau pergi ke Buddhaloka Sukhavatiloka Barat, asalkan kita kontak yoga dengan Amitabha, maka bisa dicapai, jika kita kontak yoga dengan Bodhisattva Avalokitesvara juga bisa mencapainya, kita kontak yoga dengan Bodhisattva Mahasthamaprapta juga bisa mencapainya, setelah pergi ke sana, kita belajar dan menekuni sunyata. Ada sebagian orang belum tentu memahami hati dan menyaksikan Buddhata, namun, ia sendiri bisa ke alam suci Buddhaloka, setelah tiba di alam suci Buddhaloka, kita tetap harus menekuni memahami hati dan sunyata, tetap harus menekuni memahami hati dan menyaksikan Buddhata, ini adalah sebuah prinsip. Acarya sejati itu dapat membedakan prinsip inii, apa itu Ajaran Eksoterik, apa itu Ajaran Esoterik, apa itu 4 tingkatan abhiseka, apa yang harus ditekuni dalam setiap tingkatan abhiseka, semua mesti jelas dan mengerti, ini sangat penting.

Mari cerita lelucon! Ada seorang ibu muda melapor ke polisi, “Saya menaruh uang saya di dalam bra saya, dicuri oleh seorang pria tampan di dalam MRT yang padat.” Polisi sangat heran, “Tempat yang begitu sensitif, mengapa Anda tidak merasakan?” Ibu muda dengan wajah bersemu merah menjawab, “Siapa sangka dia sedang meraba uang?” Metode Ajaran Eksoterik beda dengan ajaran Esoterik, ada metode sebagian Ajaran Eksoterik adalah berharap kita japa nama Buddha, Buddha membimbing kita ke Buddhaloka, inilah Buddhadharma yang sederhana dan mudah, juga boleh dikatakan adalah jalan yang mudah, sangat gampang. Namun, beda dengan Ajaran Esoterik, Ajaran Esoterik memberitahu kita, perbuatan-ucapan-pikiran kita bersih, rintangan karma telah disingkirkan, juga telah kontak yoga dengan yidam, kita tetap akan ke alam suci Buddhaloka dari yidam. Keduanya ada perbedaan, satu adalah japa nama Buddha, japa hingga Buddha menampakkan diri, berkonsentrasi, sepenuh hati tidak galau, Buddha membimbing kita ke Buddhaloka; satu lagi adalah kita melatih kebersihan perbuatan, ucapan, dan pikiran, asalkan kontak yoga, kita pun bisa ke alam suci Buddhaloka, beda. Seperti lelucon tadi, satu adalah mencari uang, satu lagi, saya sungkan mengutarakannya, mencakup materi dan seks, semua sangat menggoda, dua kata, materi dan seks, target beda. Mari cerita sebuah lelucon lagi, suatu hari, sekretaris wanita bicara dengan serius, “Presiden Wang, saya hamil.” Presiden Wang menundukkan kepala membaca dokumen, bahkan memandangnya pun tidak, hanya tertawa sejenak dan berkata, “Saya dari awal telah vasektomi.” Sekretaris wanita tertegun sejenak, tertawa, “Tadi saya hanya bercanda dengan Anda.” Saat ini, Presiden Wang mengangkat kepala dan memandangnya sejenak, minum seteguk teh, berkata, “Saya juga.” Reaksi ini sangat hebat, jadi jangan sembarangan menyalahkan orang lain, salah menyalahkan orang, sangat merepotkan.

Tadi malam saya mengatakan bahwa saat mengadakan upacara di Taiwan Lei Tsang Temple akan abhiseka Buddha Atarma, Mahamudra dan Dzogchen ditransmisikan oleh Buddha Atarma, yaitu Adi-Buddha, paling agung, tidak ada yang lebih agung lagi. Di Chiang Kai-shekMemorial Hall akan abhiseka Mahamayajala Vajra, yaitu Yang Mulia Heruka, tergolong sepuluh raja murka, adinata yang satu ini juga dewa Vajra yang paling agung, karena Beliau adalah penjelmaan dari Buddha Atarma. Ada lagi, di Emperor Temple akan abhiseka penjelmaan dari Mahadewi Yaochi, Vajra Berkepala Macan, tidak hanya bisa memberikan berkah, juga berfungsi menaklukkan. Mari cerita sebuah lelucon, Si A berkata pada Si B, “Masalah ini, saya hanya beritahu Anda seorang, tolong bantu saya jaga rahasia.” Semua orang akan mengatakan kalimat ini, Si B berkata, “Tenang saja! Saya tidak hanya bantu Anda jaga rahasia, saya bahkan akan memberitahu semua orang untuk bantu Anda jaga rahasia.” Mahaguru sering mengucapkan satu kalimat, “Jangan ceritakan apa yang disampaikan hari ini, yang mendengar, jangan ceritakan.” Alhasil, siaran langsung internet, semua orang pun tahu, semua orang bantu saya jaga rahasia. Beritahu kalian satu rahasia, Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu adalah Vajracarya sejati, (hadirin tepuk tangan) Kecilkan suara kalian, jangan ceritakan, atau tanggungjawab saya terlalu berat.

Kemarin, seseorang menceritakan bahwa ia terkena penyakit kulit, benar? Kemudian ia minum Fu saya, ia pun sembuh, apakah orang ini hadir? Oh! Sophie? Bukankah ia mempunyai dua lembar foto? Tidak dibabwa? Perlihatkan pada semua orang, bolehkah Anda keluar? Penyakit kulit itu paling sulit disembuhkan, tak disangka Fu penyakit kulit menyembuhkan penyakit kulitnya! Ia bercermin, selembar adalah foto saat ia berpenyakit kulit.

Saudari Se-Dharma: sudah setahun lebih, setiap hari menggaruk hingga babak belur, sudah tidak ada tempat untuk digaruk, kemudian, saya memohon Mahaguru menggambar Fu untuk saya, tujuh hari setelah saya minum, hingga sekarang sudah 1 bulan, sedikit pun tidak menggaruk lagi, kulit sudah berubah menjadi sangat mulus. Tadinya begini, ini adalah kaki saya, namun, kaki saya tidak boleh diperlihatkan pada kalian.” (Mahaguru: tidak apa-apa! Kita akan bantu Anda jaga rahasia.) Saya telah minum Fu yang digambar Mahaguru, tujuh hari kemudian, hingga sekarang sudah 1 bulan, sedikit pun tidak menggaruk lagi, terima kasih, Mahaguru.

Penyakit kulit Anda sudah berapa tahun? (Setahun lebih, namun, varises sudah 20 tahun lebih, warisan keluarga). Baik. Terima kasih. Fu penyakit kulit semacam ini, hanya Zhenfo Zong baru ada, bahkan Fu aksara Shang, ditransmisikan khusus oleh Bhiksu Liaoming pada saya, sebuah aksara Shang, sebuah Shi (makan), di tengah banyak Chong (serangga), kemudian Chong (serangga) dilingkari, kemudian gambar tanda baca khusus, maka serangga tersebut akan dibasmi. Sehingga, penyakit kulitnya pun sembuh, ini rahasia. Ada sebagian orang, rintangan karma sangat beart, penyakit kulit benar-benar sangat berat, tidak bisa disembuhkan, maka itu tergantung kekuatan Fu tersebut, apakah dapat menyingkirkan rintangan karma yang sangat berat, atau mengandalkan sedikit kekuatan melatih diri. Jika penyakit kulitnya itu setahun, atau beberapa tahun, jika 40 tahun atau 70 tahun, penyakit kulit yang sudah berlangsung 70 tahun, karena kuman tersebut sudah meresap sampai ke bagian dalam kulit, sudah sangat dalam, dari luar, setelah disembuhkan, akan kambuh lagi, sungguh sulit disembuhkan, namun, Fu Aksara Shang masih bisa menyingkirkan rintangan karma penyakit kulit yang agak ringan, tetap ada kekuatannya. Bahkan, Mahaguru benar-benar mendapatkan bimbingan dari Guru, baru dapat melakukan hal ini. Seperti Dubes Liao, dalam bersadhana, Beliau memperoleh banyak bukti nyata? Apakah Anda mau menceritakan bukti nyata Anda?

Dubes Liao: terima kasih, Mahaguru atas kesempatan yang diberikan pada saya untuk berbagi dengan Anda semua, kedatangan kali ini juga menyambut Mahaguru kembali ke Taiwan. Mahaguru mengatakan bahwa saya memiliki bukti nyata, selain saya berbagi pada Anda semua bahwa setiap kali bersadhana muncul cahaya, sebelumnya, saat saya bercerita pada Mahaguru dan melapor pada Anda semua, bahwa terakhir saya bersadhana, saat memasuki samadhi, melakukan 9 langkah pernapasan Buddha dan Bradha Kumbha Prana, akan memancarkan sinar biru safir. Belakangan, saya juga melapor pada Mahaguru dan berbagi pada Anda semua bahwa ada cahaya bindu, sebenarnya jika Anda semua benar-benar serius melati prana, setiap napas adalah pernapasan dalam, kemudian japa mantra, saat japa mantra, seperti tadi saya sangat serius, dari saat mempersembahkan khata, saya pun terus melatih dengan patuh, mengangkat anus dengan kuat, terus melatih dengan avadhuti, saya bukan latihan sambil main-main, melainkan latihan sampai seluruh tubuh pun memanas. Ketika Anda juga melakukan seperti ini, pertama, tubuh Anda akan sangat sehat. Sekarang Executive Yuan mengatur saya untuk mengajar, mengajar pamong praja setempat tentang etiket diplomatik, hubungan internasional, saya boleh berdiri selama 7 jam, kaki tidak pegal. Kuliah yang berlangsung 7 jam dari pukul 9:30 pagi hingga pukul 5:30 sore, setiap sesi pelajaran 15 menit istirahat, namun, saya sepenuhnya berdiri, kaki tidak pegal, tenggorokan juga tidak gatal, dalam hal ini, saya hendak berterima kasih kepada Sadhana Tantra Satya Buddha. Sekarang yang mau berbagi pada Anda semua adalah, jika Anda serius bersadhana menuruti Mahaguru, menuruti Sadhana Tantra, tidak perlu sampai Bradha Kumbha Prana, asalkan mulai di awal, Anda benar-benar serius, saat japa Mantra Ksamayati 108 kali, japa mantra hati Mahaguru 108 kali, maka sudah mulai ada cahaya, ini benar-benar bisa tekun, benar-benar sangat baik untuk kesehatan Anda, ini adalah fenomena yang saya alami hingga sekarang. Sebenarnya, Mahaguru berpesan, jangan terus-menerus menceritakan, karena terus-menerus menceritakan akan hilang. Mahaguru, saya selalu mendengar ceramah Anda! Namun, tidak akan hilang! Asalkan Anda benar-benar serius melatih, sekalipun berbagi pada Anda semkua juga tidak akan hilang, karena Mahaguru terus-menerus berbagi pada kita semua juga tidak hilang! Benar tidak! Terima kasih!

Acarya Lian-gao mengatakan, Beliau juga melatih, tadinya ginjalnya hampir tidak berfungsi lagi, hampir cuci ginjal, namun, karena ia melatih 7 mahasadhana Mahadewi Yaochi yang Mahaguru ajarkan padanya, dan Mahaguru memberikannya Fu, ginjalnya sudah pulih 1/3 bagian. Selain itu, nyonya Acarya Lianlong, Beliau juga cuci ginjal, sudah cuci berapa lama? Dua tahun, saya mengajarinya metode yang ditransmisikan oleh Mahadewi Yaochi, Beliau melakukannya, setelah kembali ke Taiwan dan periksa, tidak perlu cuci ginjal, kembali ke Amerika dan periksa, juga tidak perlu cuci ginjal, dari cuci ginjal hingga tidak perlu cuci ginjal, ini sangat tidak gampang, fungi ginjalnya pulih seutuhnya, hingga sekarang tidak perlu cuci ginjal lagi. Dari cuci ginjal 2 tahun hingga tidak perlu cuci ginjal, ini juga semacam bukti nyata. Selain itu, Sdr. Gao Ming-lu, apakah ada yang mau disampaikan? Apakah Anda mau cerita sebentar? Ceritakan sebentar dulu Anda dapat melihat Dharmakaya? Anda benar-benar melihat? (Benar-benar melihat), benar-benar melihat, kalau begitu, ceritakanlah! Berapa lama Anda melihat? (Kira-kira beberapa menit), berapa menit?

Gao Ming-lu: saya ceritakan dari awal saja, terima kasih, Mahaguru, saya sering seperti ini, asalkan saya mendengar metode yang manjur, saya pun coba, suatu kali saya mendengar seorang saudari se-Dharma cerita, demi anaknya, karena anaknya mengalami kesulitan mendaftar di sebuah sekolah, ia pun japa Sutra Satya Buddha, setelah japa 7 kali, si anak pun masuk ke sekolah idamannya. Suatu pagi bangun, karena leher saya bengkak. Saya pun terpikir japa 7 kali Sutra Satya Buddha, saat menjapa hingga 7 kali, Mahaguru pun muncul di hadapan, mungkin saya belum selesai japan, saya pun terus japa, Mahaguru transparan, mata saya tidak terpejam, jadi, saya melihat dengan mata fisik, saat itu, saya tidak terlalu menghiraukan. Tahun lalu, Mahaguru menyebutkan tentang Dharmaka atau tubuh maya-Nya itu sangat tinggi, jadi, saya bernostalgia kejadian tersebut, karena saat itu saya melihat hanya setengah badan, jika dihitung, seluruh badan seharusnya sangat tinggi. Jadi, saya tahun lalu melapor pada Mahaguru, demikian pengalaman saya.

Apakah Dharmakaya saya setinggi 2 lantai, benar tidak? (Benar, bahkan menyandang sebuah tas bhiksu), menyandang sebuah tas bhiksu, di atas tertulis Zhenfo Zong, baik, Sdr. Gao Ming-lu melihat Dharmakaya Mahaguru setinggi 2 lantai, banjir pun tidak dapat menghanyutkan, sekalipun banjir badang, saya tetap bisa berdiri di atas permukaan air, tidak ada masalah. Jadi, Anda semua jangan melihat Mahaguru tidak ada apa-apanya, pendek, Dharmakaya setinggi 2 lantai! Sebenarnya lebih! Setinggi langit, karena rumah Anda hanya 2 lantai? Rumah Anda berapa lantai? (Altar saya di lantai 2), altar Anda di lantai 2? Kalau begitu, saya dari tanah berdiri hingga lantai 2. Apakah rumah Anda hanya 2 lantai? (Masih ada satu loteng lagi), masih ada satu loteng lagi? Loteng tidak bisa naik – sehingga, benar-benar seorang acarya sejati, memiliki kekuatan pemberkatan silsilah sejati, baru dapat mengajari Sadhana Tantra, agar orang mendapatkan manfaat, mendapatkan kekuatan pemberkatan silsilah. Dalam aspek pemberkatan, Anda baru akan mencapai keberhasilan. Namun, kita mesti melatih diri sungguh-sungguh, jika kita hanya datang ke sini mendengarkan Mahaguru berceramah Dharma, belum tentu dapat berhasil, kita mesti melatih diri secara praktikal. Seperti menjapa Sutra Satya Buddha, saya tidak pernah mengungkit tentang Sutra Satya Buddha, jarang mengungkit, namun, kadang-kadang, saya akan mengatakan pada Anda semua, “Kita japa Sutra Satya Buddha, pagi sekali, malam sekali.” Saya akan cerita pada Anda, karena ini adalah rahasia saya, boleh diceritakan. Saya hanya mengajari Anda japa Sutra Raja Agung, jarang menyuruh orang japa Sutra Satya Buddha, di dalam buku saya, juga menyuruh orang japa Sutra Raja Agung, jarang menyuruh orang japa Sutra Satya Buddha, karena sampai saat tidak ada cara lain lagi, saya baru akan memberitahu Anda, “Anda japa Sutra Satya Buddha.” Karena Sutra Satya Buddha adalah Sutra yang mengalir dari lubuk hati seorang Vajracarya sejati, sebuah Sutra yang muncul dengan alami, kekuatan dari Sutra ini sendiri sangat besar, kekuatan pemberkatan sangat kuat, kekuatan pemberkatan silsilah sangat kuat, kita japa, boleh membantu kita berhasil mencapai yoga, bahkan bisa melihat, mampu melihat, sangat manjur. Ini juga rahasia! Kalian jangan ceritakan. Sudah begitu lama, saya jarang menyuruh orang japa Sutra Satya Buddha, selalu menyuruh kalian japa Sutra Raja Agung 1000 kali, karena terlalu banyak orang japa, terlalu banyak kontak batin, terlalu heboh, saya juga takut sangat heboh! Jika sangat heboh, siswa makin lama makin banyak, saya merasa hidup saya ini sudah sangat puas, jangan terlalu banyak siswa, ini sudah sangat cukup. Jadi, saya tidak ingin menyuruh orang japa Sutra Satya Buddha, jika Anda benar-benar memiliki kesulitan yang sangat besar, saya baru menyuruh Anda menjapa Sutra Satya Buddha, pagi sekali, malam sekali, Anda japa, maka akan meredakan musibah Anda.

Mari cerita sebuah lelucon! Siang ini mengobrol bersama kolega wanita, tiba-tiba ada orang mengatakan saya bukanpria, saya pun mengamuk, saya berkata, “Anda mengatakan saya bukan, saya keluarkan dan perlihatkan pada Anda.” Semua wanita pun tertawa, salah satu wanita berkata, “Keluarkan!” “Baik” Saya mengeluarkan KTP. KTP Mahaguru di tengah angkasa. Ini rahasia, tidak ada Sheng-yen Lu, tidak ada V.A. Liansheng, tidak ada Dharmaraja Liansheng, inbi barulah KTP saya yang sebenarnya. Wantia bertanya pada pria, “Sayang, apakah kamu akan mencampakkan saya?” Pria menjawab, “Tidak akan, sayang.” Si wanita sangat terharu, berkata, “Sayang, mengapa?” Si pria menjawab, “Karena terlalu berat!” Terlalu berat, tidak bisa dicampakkan. Anda menekuni Sadhana Guruyoga, Guru memberikan Anda kekuatan pemberkatan silsilah, asalkan Anda memperoleh kekuatan pemberkatan silsilah, kekuatan silsilah yang sejati pada diri Anda, cepat sekali, Anda menekuni Sadhana Yidam, Anda pun akan kontak yoga dengan yidam, bahkan Dharmapala pun segera muncul, itu sangat sempurna, di dalam penekunan ajaran Tantra tingkat petama, Anda telah sempurna, dalam aspek Sadhana Dalam, juga sama, segera akan berhasil. Ajaran Tantra menganggap Mulaguru itu nomor satu, karena Mulaguru mentransmisikan pada Anda semua sadhana yidam dan semua sadhana Dharmapala, semua ditransmisikan oleh guru, setelah kalian mendapatkan abhiseka, kalian baru dapat bersadhana, baru dapat berhasil, ujung-ujungnya, sumbernya tetap Mulaguru, ini paling penting.

Ada seorang pemuda, membawa lukisan sendiri untuk diperlihatkan pada pacarnya, pacarnya berkata, “Lumayan! Setara dengan standar lukisan adik saya.” Si pemuda bertanya, “Apakah adikmu seorang yang bergerak di bidang seni rupa?” Pacarnya menjawab, “Bukan, ia adalah murid TK.” Lukisan Mahaguru, setiap orang mengerti, namun, lukisan yang dihasilkan seniman tingkat tertinggi tidak ada orang yang mengerti, bahkan Mahaguru Lu pun tidak mengerti. Di antara kita ada pelukis, lukisan yang dilukis Acarya Lianmiao bahkan saya pun tidak mengerti, namun, lukisan yang Beliau lukis dikagumi banyak orang, mengapa banyak orang mengaguminya? Karena mereka tidak mengerti, saya pun tidak mengerti, siapa mengerti? Orang-orang berteriak, “Lukisan Acarya Lianmiao sangat hebat, sangat indah, sudah naik ke pentas lukisan internasional.” Tentu saja orang-orang tidak mengerti, terpaksa dinaikkan! Yang dimengerti maka diturunkan. Yang saya lukis itu dimengerti orang-orang, Acarya Lianmiao ada kata “miao”, “miao” berarti tidak dimengerti baru dinamakan “miao”. Mahaguru sendiri juga muskil, sebenarnya juga muskil, Anda tidak mengerti, saya perlihatkan di hadapan Anda semua, pasti membuat Anda mengerti. Lalu, apa yang tidak dimengerti? Selamanya tidak dimengerti, itulah sunyata, jika Anda telah mengerti sunyata, Anda pun dapat disebut memahami hati dan menyaksikan Buddhata, barulah dapat melihat hati sendiri, memahami hati sendiri, ini barulah disebut mencapai pencerahan. Banyak orang mencapai pencerahan, namun perilaku masih belum mencapai pencerahan, semua perilaku harus sesuai dengan sunyata kita sendiri, perilaku kita sesuai dengan sunyata, ini barulah paling menakjubkan.

Pasutri muda setelah bertengkar, mereka perang dingin, beberapa hari kemudian, suami ingin bicara dengan istri, tetapi istri tidak menghiraukannya, sehingga suami membongkar semua laci dan lemari, si istri tidak tahan lagi, bertanya, “Sebenarnya kamu sedang mencari apa?” Suami menjawab, “Terima kasih langit dan bumi, akhirnya menemukan suaramu.” Kalian juga tahu, metode praktis dalam sadhana Tantra, metode praktis adalah menyuruh Anda mencari sesuatu, menyuruh Anda mencari, mencari, seperti pencerahan, Anda harus cari, suatu hari, Anda temukan, barulah menjadi milik Anda sendiri. Bukan saya mengajari Anda. Saya bertanya, apa itu sunyata? Kemudian saya mengajari Anda, bukan, apa itu pencerahan? Saya perdengarkan pada Anda, itu bukan milik Anda, Anda mesti menemukan sunyata, menemukan Buddhata, menemukan hati Anda sendiri, suatu hari, Anda benar-benar menemukan, ini barulah Anda yang sebenarnya. Jadi, Vajracarya sejati itu membimbing kita semua dengan metode praktis, agar kita semua dapat menemukan hati sejati, menemukan Buddhata yang sejati.

Hari Senin pagi masuk pelajaran bahasa, guru menemukan Xiaoming mengantuk pada saat pelajaran sedang berlangsung, lalu bertanya, “Bagaimana Yue Fei meninggal dunia?” Xiaoming berpikir sejenak, dengan yakin menjawab, “Mati kelelahan.” Guru bertanya, “Mengapa Yue Fei mati kelelahan?” Xiaoming menjawab, “Bukankah guru mengatakan, Yue Fei mati karena Qin Kuai (homonim dengan rajin), karena Yue Fei terlalu rajin, sehingga mati kelelahan.” Versi ini adalah metode praktis, metode praktis dalam membimbing. Mengapa saya menganggap pencerahan itu rahasia, anggap secret, tidak boleh diungkapkan? Sebenarnya Dharma yang tertinggi itu tidak dapat diutarakan, mengapa dianggap rahasia? Karena supaya kita mencari, jika ditemukan, barulah benar-benar milik Anda, tidak boleh sembarangan diungkapkan, jika diungkapkan, terlalu praktis, dan kalian pun tahu, itu tidak ada artinya lagi, juga tidak dapat menyampaikan Dharma. Sebenarnya, pada akhirnya Buddha mengatakan seperti ini, mengapa Buddha mau mengatakan seperti ini? “Saya tidak pernah bersabda Dharma, karena tidak ada Dharma yang bisa disabdakan.” Tidak dapat disabdakan, oleh karena itu, Beliau mengatakan bahwa Beliau tidak bersabda Dharma, sebenarnya yang Beliau sabdakan adalah Dharma praktis, kebijaksanaan yang benar-benar paling tinggi, Beliau tidak ungkapkan. Sementara, Sadhana Dzogchen dan Sadhana Mahamudra yang tertinggi akan menyampaikan tentang kebenaran utama, kebenaran utama yang tertinggi di antara Dharma yang disabdakan Tathagata, saat itu, Anda telah menemukan hati Anda sendiri, menemukan Buddhata yang sejati. Om Mani Padme Hum.

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。