Drashi Lhamo

undefined
undefined

Mantra Hati Drashi Lhamo

"Om. Ma Mo. Na Mo. Tong Tong. Za Za. SuoHa"

 

Pengenalan Singkat PratimaDrashi Lhamo

 

Kedua mata terbelalak, tubuh berwarna kuning

Alis mengernyit, mulut terbuka menjulurkan lidahmerah

 

Mahkota lima tengkorak, kaki seperti cakar ayam

Kedua tangan di depan dada memegang matahari danbulan

 

Warna Drashi Lhamo adalah kuning dan hitam, atau biru. Drashi Lhamo di Zhenfo Zong, penekanannya adalah warna kuning. Mengapa demikian? Karena harapan kemakmuran. Warna birunya memiliki nuansa Dharmapala; warna kuning memiliki nuansa pemberi berkah. Kedua matanya terbuka bulat, kedua alisnya berkerut rapat, mulutnya terbuka, lidah merah menjulur hingga ke dagu, bahkan sampai ke depan dada. Di kepalanya mengenakan mahkota lima tengkorak. Kakinya adalah kaki ayam, cakar ayam. Kedua tangannya diletakkan di depan dada, yang satu menggenggam matahari; yang satu menggenggam bulan. Bentuk ini menunjukkan daya gentar yang kuat serta kekuatan penaklukan terhadap kekuatan jahat. Ia adalah Dharmapala, tetapi juga dewa kekayaan. Kalimat yang paling penting bagi manusia adalah: menjadi sangat makmur!

 

Dharmadesana Dharmaraja LianSheng tentang “Drashi Lhamo” Asal-usul dan Kiat Sadhana

 

Masuk samadhi, kontak yoga dengan Drashi Lhamo

Dapat memperoleh kesehatan, ketenteraman, keberuntungan, terpenuhinya harapan, dan mendadak makmur.

 

Masuk samadhi, memohon dengan tulus agar Drashi Lhamo turun hadir. Bermeditasi dengan satu hati, masuk ke dalam diriku dan aku masuk ke dalam-Nya. Jika Anda telah kontak yoga dengan Drashi Lhamo, maka pasti dapat memperoleh kesehatan, ketenteraman, keberuntungan, terpenuhinya harapan,dan mendadak makmur!

 

Gatha pujian:

Manifestasi dari Dewi Mamo,

Yang Mulia Sogkyi Buchi,

Raksasi Bunda Penguasa Alam Kamadhatu,

Termasyhur dengan berbagai gelar tersebut.

Vajrini yang tertawa riang pada siang hari,

Dakini Adarsajnana di kala fajar.

Iswari yang garang dan perkasa di malam hari.

Sogkyi Buchi, Sang Dewi Kekayaan.

Karma masa lampau dan kekuatan ikrar,

Hari ini matang dan menyatu dalam satu kehidupan,

Kami memanggil-Mu dengan suara lantang dan tulus,

Mohon berkenan hadir dengan segera.

 

Mantra Hati-nya:

“Om. Mamo. Namo. Tongtong. Zaza. Svaha.”

Semakin banyak dilafalkan semakin baik.

 

Tahap awal, tahap akhir, sama dengan sadhana pada umumnya.

 

Metode sadhana di atas merujuk pada tahap inti: visualisasi, merapal mantra, dan masuk samadhi. Adapun tahap awal  dan akhir sama seperti sadhana pada umumnya. Tahap awal antara lain: mahanamaskara, mahapujana, Catur Sarana, Catur Brahma Wihara. Tahap akhir antara lain: melimpahkan jasa, gatha pujian, dan Mantra Seratus Suku Kata Vajrasattva. Jika ada kekurangan dalam sadhana, maka “Mantra Seratus Suku Kata” digunakan untuk menutupi kekurangannya.

 

Tiga botol arak putih dipersembahkan dalam tiga putaran

Daun Hia Tiongkok, daun pinus, dan khata putih

Tepung putih serta berbagai makanan

Dua cermin terang melambangkan matahari dan bulan

 

Dalam mahapujana, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, karena Drashi Lhamo memiliki kekhususan: Ia gemar minum arak putih. Harus dipersembahkan tiga botol arak putih, dan persembahannya dilakukan dalam tiga putaran, yaitu menuangkan arak tiga kali. Juga dapat mempersembahkan daun Hia Tiongkok, daun pinus, serta khata putih.

 

Selain itu, di Tibet digunakan teh mentega dan tsampa. Tsampa adalah tepung jelai dataran tinggi; di Tibet tidak menggunakan tepung gandum, melainkan tepung jelai, yang merupakan makanan pokok utama orangTibet. Dapat menggunakan tepung putih atau roti putih, serta makanan umum lainnya sebagai persembahan. Saat melakukan sadhana, harus meletakkan dua cermin terang: satu cermin melambangkan matahari di tangan-Nya; satu cermin melambangkan bulan di tangan-Nya.

 

Di luar Biara Sera di Lhasa terdapat Kuil Zhaji, diberbagai tempat juga ada pemujaan

 

Drashi Lhamo adalah Dharmapala. Jika dengan tulus melakukan sadhana dan berdoa, selain mendadak makmur, juga akan menerima berkahberupa kesehatan, panjang umur, ketenteraman, serta keberuntungan yang luhur. Ia juga melindungi para pelancong yang bepergian jauh. Artinya, ketika engkau pergi melakukan perjalanan, Ia dapat melindungimu agar semuanya aman dan selamat.

 

Sebenarnya, selain di luar Biara Sera terdapat Kuil Zhaji; di Chengdu juga ada orang yang mempersembahkan pemujaan kepada Drashi Lhamo; di Ningxia juga ada; di dalam Kuil Falun di Shenyang juga ada pemujaan kepada Drashi Lhamo; di Kuil Zhengjie di Daqing juga ada pemujaan kepada DrashiLhamo.

 

Dalam mempraktikkan sadhana Drashi Lhamo, yang paling penting adalah ini:

Di dunia manusia Anda melimpah, di Langit juga melimpah.

 

Kutipan Dharmadesana Dharmaraja Lian Sheng dalam Upacara Musim Gugur di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, transmisi perdana “Sadhana Drashi Lhamo”, 20 September 2025

 

*****************************************************************************

Pemberitahuan Dharmabakti True Buddha Foundation

Pemberitahuan Pernyataan Nomor 016

 

Penjelasan Tambahan yang Benar mengenai “Ritual Persembahan Arak” setelah Sadhana Drashi Lhamo

 

Penjelasan Pokok:

Pemberitahuan ini bertujuan untuk mengumumkan caradan langkah yang benar dari ritual persembahan arak dengan gerakan melingkar setelah pelaksanaan Sadhana Zhenfo Zong Drashi Lhamo, sebagai berikut:

 

Berdasarkan tata ritual yang ditransmisikan oleh Mulacarya Silsilah, langkah-langkah ritual persembahan arak dengan gerakan melingkar setelah sadhana adalah sebagai berikut:

 

I. Berdasarkan Dharmadesana Dharmaraja Lian Shengpada 4 Oktober 2025, dalam Pujabakti Sadhana Istadewata Buddha Amitabha di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple:

 

Persembahkan tiga cawan arak putih, lakukan tiga putaran, dan tuangkan ke tanah.

Tiga cawan dilakukan tiga kali putaran dengan cara yang sama (menggerakkan cawan arak membentuk lingkaran), sambil melafalkan:

"gàn qián gàn hū yuán yuán, gěi nǐ jīn nián dà zhuàn qián."

 

II. Berdasarkan penjelasan tambahan Dharmaraja LianSheng pada 6 Oktober 2025 mengenai ritual menuangkan arak dengan gerakan berputar dalam Sadhana Drashi Lhamo:

 

Setiap kali melakukan sadhana, sebelum sadhana terlebih dahulu menyiapkan sembilan cawan arak putih, sebagai lambang penghormatan arak tiga putaran.

 

Setelah sadhana selesai, tuangkan arak di depan pratima Drashi Lhamo;

jika kondisi altar tidak memungkinkan untuk menuangkan arak secara langsung, boleh menggunakan wadah untuk menampung arak tersebut.

 

Pegang cawan arak dan tuangkan dengan gerakan melingkar searah jarum jam, sambil melafalkan:

"gàn qián gàn hū yuán yuán, gěi nǐ jīn nián dà zhuàn qián."

 

atau

 

"gàn qián gàn hū yuán yuán, gěi wo jīn nián dà zhuàn qián."

 

Catatan: Boleh dilafalkan menggunakan pelafalan bahasa Taiwan atau bahasa Mandarin.

 

Penutup:

Pengumuman ini bertujuan untuk menjamin ketepatandan kebenaran pelaksanaan ritual.

Dengan hormat dimohon agar seluruh tempat ibadah dan sadhaka mengikuti pedoman ini dalam pelaksanaan sadhana, bersama-sama merealisasikan Bodhi.

 

Hormat Kami

True Buddha Foundation

23 Januari 2026

 

*****************************************************************************

 

Pemberitahuan Dharmabakti TBF

Pemberitahuan Sadhana Tantra nomor 028

 

Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Persembahan DalamSadhana Darshi Lhamo

 

Mengenai Sadhana Darshi Lhamo, Mulacarya DharmarajaLian Sheng memberikan keterangan tambahan:

1. Sarana puja seperti khata, cermin, danlain-lain, bisa diganti baru setiap setengah bulan sekali.

2. Setiap kali bersadhana, terlebih dahulu siapkan sembilan cangkir arak putih, dan siramkan tiga cangkir sebagai penghormatan. Usai bersadhana, siramkan di hadapan pratima Darshi Lhamo, jika lokasi altar tidak cocok untuk menyiramkan arak, boleh gunakan sebuah wadah untuk menampungair arak, pegang cangkir arak, siramkan arak membentuk lingkaran searah jarumjam, sembari melafalkan:

 

gàn qián gàn hū yuán yuán, gěi nǐ jīn nián dà zhuàn qián.

(diucap dalam dialek Hokkien, boleh juga melafaldalam dialek Mandarin)

 

Bagian kalimat: gàn qián gàn hū yuán yuan,pengucapannya dalam dialek Hokkien adalah: gàn-tsînn gàn-hoo înn-înn

 

3. Sarana puja makanan wajib diganti setiap hari,atau setiap hendak bersadhana wajib persiapkan yang baru.

4. Dua cermin bundar, boleh terpisah, boleh jugayang terhubung.

5. Boleh menggunakan kain putih untuk menggantikan khata.

6. Boleh mempersembahkan mugwort Cina, daun pinus,dan tsampa atau tepung jelai Qingke, boleh menggunakan tepung warna putih, ataumakanan pada umumnya.

 

Sekian pemberitahuan.

Hormat Kami

True Buddha Foundation

6 Oktober 2025

 

Catatan: Bagi yang belum abhiseka, tidakdi perbolehkan membaca tata ritual

 

  Harap diperhatikan: Bagi yang ingin menekuni Sadhana Tantra Zhenfo, mesti terlebih dahulu Bersarana kepada Dharmaraja LianSheng, memperoleh abhiseka, baru bisa menekuni sadhana sesuai tata Dharma

Bagi yang inginBersarana, silakan masuk ke tautan berikuthttps://ch.tbsn.org/page/index.html?id=14

undefined
undefined

Tata RitualTata RitualTata Ritual


MudraMudraMudra


MantraMantraMantra


全球真佛宗眾上師、教授師、法師、講師、助教暨全球弟子,萬眾一心,持誦 瑤池金母心咒,同心祈願 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。