25 Juni 2023 Upacara Homa Buddha Amitayus di Rainbow Temple

25 Juni 2023 Upacara Homa Buddha Amitayus di Rainbow Temple
#LiputanTBSNLianhuaLihua (蓮花麗樺)

Pada tanggal 25 Juni 2023, Rainbow Temple (Caihong Leizangsi/彩虹雷藏寺) Seattle, Amerika Serikat, dengan tulus mengundang Mulacarya Dharmaraja Liansheng untuk memimpin Upacara Homa Buddha Amitayus (Changshoufo/長壽佛). Dharmaraja memberitahukan bahwa Istadewata Homa minggu depan adalah Pingalakumara (Manyuantongzi/滿願童子), berikutnya Dharmaraja mengupas mantra dan mudra dari Pingalakumara.

Dharmaraja mengungkapkan bahwa dalam homa hari ini ada fenomena yang sangat istimewa. Saat Dharmaraja membentuk mudra dan bersamadhi, Buddha Amitayus datang ke hadapan Dharmaraja, membuka kalasa dan menganugerahkan tirta amerta untuk diminum sebanyak tiga teguk oleh Dharmaraja. Panjang umur mesti sehat, jika tidak, tidak akan ada artinya panjang umur tapi sakit-sakitan. Buddha Amitabha adalah Tathagata Amitayus, dapat menganugerahkan cahaya tak terhingga, usia tak terhingga, berkah tak terhingga, dan pahala tak terhingga kepada semua makhluk.

Selain tubuh yang sehat, manusia juga memerlukan rohani yang sehat. Untuk mendapatkan rohani yang sehat, mesti menghormati semua makhluk dengan setara. Jika Anda menipu orang, mencelakai orang, atau merendahkan orang, semua ini merupakan pertanda sakit rohani. Kesehatan rohani dapat menghasilkan panjang usia. Mencelakai orang lain menyebabkan kebencian orang tertimpa pada diri seniri, kelak pasti menerima akibat dari perbuatan diri sendiri. Orang yang belajar Buddha wajib menjaga kesehatan jiwa dan raga.

◎ Interaksi Adalah Kekuatan – Anda Bertanya Saya Menjawab
 
Pertanyaan dari siswa di Taiwan:
Siswa merapal 3 kali Sutra Satya Buddha, Dharani Mahapratisara, dan 21 kali Mantra Hati Bodhisatwa Vajrasattva, selama 7 hari berturut-turut dan memperoleh kontak batin besar, mengatasi sakit lambung siswa, bahkan penyakit yang lain juga tersembuhkan. Selain itu, Mantra Hati Vajrasattva saya manfaatkan secara hidup, menggantinya dengan Mantra Perisai dan Mantra Pembalik Bhagavati Sitatapatra, berhasil mengadhisthana penyakit tulang leher saya sampai saya bisa tidur dengan sangat nyenyak, tapi menggunakan metode lain tidak bisa menghasilkan kontak batin yang sama. Mohon Mahaguru Lu berkenan memberi petunjuk.

Dharmaraja menjawab, itu adalah metode dari siswa tersebut, sebab ia yakin kepada metodenya sendiri, sehingga berkhasiat untuk mengatasi sakit lambung dan tulang lehernya, bisa dibilang ketulusan menghasilkan kontak batin.

Pertanyaan dari siswa di Malaysia:
Dalam masyarakat masa kini, demensia semakin umum, begitu seorang manula mengalami gejala demensia, semakin tidak bisa mengurus diri sendiri, kemampuan berpikir semakin menurun, tidak ingat keluarga sendiri, juga tidak ingat hal yang dilakukan, biasanya demensia akan menyertai masa senja dari manula, selama 5 tahun, 10 tahun, menjalani hari dengan kesadaran yang tidak utuh.

Siswa ingin mohon petunjuk Mahaguru Lu, jika seorang sadhaka dikarenakan karma buruk sehingga mengalami persoalan demensia, sehingga semua dilupakan, menjadi tidak tahu cara membina diri, bahkan juga tidak ingat Mulacarya, tidak tahu lagi apa itu vimoksa, apakah dengan demikian memutus jodoh dengan Mahaguru dan Buddha Bodhisatwa? Sehingga terjerumus ke sadgati? Manusia tidak bisa mengendalikan kelahiran, usia tua, sakit, dan kematian, tapi siswa ingin selamanya bersama Mahaguru, Buddha, dan Bodhisatwa.

Dharmaraja Liansheng mohon petunjuk Buddha dan Bodhisatwa, kemudian menjawab, sekalipun mengalami demensia, pahala bhavana masa lampau dari sadhaka akan tetap ada. Kelak meninggal dunia, meskipun tubuh telah mati, tapi kesadaran masih ada dan tidak mengalami demensia. Saat jelang wafat, tubuh bardo muncul, jika digunakan metode curah kasih jelang wafat dan phowa, bisa menggugah ingatan beliau.

◎  Dharmaraja Liansheng Mengulas Sutra Vimalakirti

Teks Sutra:
"Dharma senantiasa hening alamiah, karena lenyapnya semua atribut; Dharma tiada atribut, karena tiada kondisi; Dharma tidak bernama, karena mematahkan segala kata-kata; Dharma tak terperikan, karena meninggalkan kesadaran pengamatan; Dharma tidak berwujud, karena laksana angkasa; Dharma tiada prapanca, karena pada hakikatnya sunya; Dharma tiada diri, karena tiada konsep diri; Dharma tiada diskriminasi, karena terhindar dari semua kesadaran; Dharma tiada perbandingan, karena tiada timbal balik; Dharma tidak tergolong dalam hetu, sebab tidak pada pratyaya; Dharma sama seperti Dharmata, sebab memasuki sarwa Dharma; Dharma selaras Tathata, sebab tidak mengikuti apa pun; Dharma menetap pada kesejatian, sebab tak tergoyahkan; Dharma tak tergoyahkan, sebab tidak bergantung pada sadayatana; Dharma tak datang pun tak pergi, sebab senantiasa tidak menetap; Dharma selaras sunya, selaras tanpa atribut, sesuai dengan tanpa kondisi; Dharma tiada baik dan buruk, tiada tambah dan kurang, tiada lahir dan mati, tidak bergantung pada apa pun; Dharma melampaui mata, telinga, lidah, tubuh, dan hati; Dharma tiada tinggi rendah, senantiasa menetap dalam tak tergoyahkan, meninggalkan semua pandangan dan tindakan. Wahai Mahamaudgalyayana! Demikianlah atribut Dharma, mengapa demikian? Yang membabarkan Dharma, tidak membabarkan; Yang mendengar Dharma, tidak mendengar pun tidak memperoleh, laksana Bodhisatwa ilusi yang membabarkan Dharma kepada insan ilusi, hendaknya demikian memahaminya untuk membabarkan Dharma. Pahamilah bahwa akar makhluk ada yang tajam dan tumpul, dengan baik memahaminya tiada rintangan dalam batin; Dengan hati maha karuna memuliakan Mahayana, mengenang dan membalas budi Buddha, tak terputus dari Triratna, kemudian babarkan Dharma.’ Ketika Arya Vimalakirti membabarkan Dharma ini, 800 upasaka/upasika membangkitkan Anuttarasamyaksambodhicitta. Saya tidak sanggup mendebatnya, oleh karena itu tidak pantas untuk pergi menjenguk Beliau."

Dharmaraja menjelaskan, substansi Dharma adalah meninggalkan semua atribut, tidak berkondisi, yang tidak berkondisi adalah keheningan alami. Kata-kata dan bahasa tidak bisa menguraikan substansi Dharma. Rasa dan visualisasi adalah berkondisi, Dharma tidak berkondisi, tidak berwujud laksana angkasa.

Dalam Sutra ada banyak Dharma lokiya, menurut Arya Vimalakirti Dharma lokiya adalah permainan (prapanca). Permainan ini membuat orang merasa sejenak sangat baik, tapi pada akhirnya adalah sunya. Dharma tidak menetap di sana. Menurut vijnaptimatra, selain sadvijnana seperti mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, dan pikiran, masih ada kesadaran ketujuh yaitu manas, dan kedelapan adalah alaya, dan kesadaran kesembilan amalavijnana, yang merupakan Dharma sejati. Substansi Dharma terhadap sadvijnana tidak ada perbedaan, meninggalkan semua kesadaran.  

Dharma tidak ada perbandingan, substansinya pasti tak mendua. Nidana adalah sebab dan kondisi, dan Dharma yang dibabarkan oleh Arya Vimalakirti adalah sunya kebenaran arya, atau sunya kebenaran utama. Oleh karena itu, Dharma tidak tergolong nidana, dan tak lahir pun tak binasa. Sutra Buddha sering menyebutkan: "Demikian", ini menandakan suatu yang absolut. Sedangkan Tathata sudah pasti sejati, tidak ada kepalsuan dualisme. Dharma adalah kedemikian dan Tathata, tidak ada yang menyertainya (seperti: atribut pria atau wanita)

Dharma pada dasarnya tak goyah, tidak ada benda yang dapat memengaruhinya, juga tidak bergantung pada mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, dan pikiran, tidak bergantung pada rupa, suara, bebauan, cita rasa, dan sentuhan. Memperoleh Dharma berarti selamanya memperoleh, tidak ada datang dan pergi, maha ada, tak bertambah pun tak berkurang, tidak dibedakan tinggi dan rendah.

Di pengujung Dharmadesana, dengan gamblang Mulacarya mengungkapkan kebenaran sejati dari yang mendengar Dharma tidak mendengar Dharma, yang membabarkan Dharma tidak membabarkan Dharma, dan tiada suatu yang diperoleh. Mendengar pengulasan Dharma oleh Arya Vimalakirti, Mahamaudgalyayana mengakui bahwa dirinya tidak sanggup berdebat dengan Arya Vimalakirti, sehingga merasa tidak pantas untuk pergi menjenguk Beliau.

Usai Dharmadesana, Mulacarya Liansheng menganugerahkan Abhiseka Sadhana Buddha Amitayus khusus untuk siswa yang hadir secara langsung, upacara pun usai dengan sempurna.

------------------------
Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

TBSNTV bahasa Mandarin:
https://www.youtube.com/c/真佛宗網路電視台tbsnTV

#DharmadesanaDharmarajaLiansheng
#TrueBuddhaSchool
#BuddhaAmitayus
Homa minggu depan #Pingalakumara
#SutraVimalakirti

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。