Suara Tambur Kembali Menggetarkan Gunung Hu, Api Semangat Terus Menyinari Nantou
Taiwan Lei Tsang Temple dan Pemerintah Kabupaten Nantou Bersama-sama Menyelenggarakan Karnaval Budaya Rakyat Nantou 2026 dan Kompetisi Olahraga Rakyat Piala Lotus Light
Dilaporkan oleh Wartawan Urusan Kegiatan Zhenfo Zong
Lima Puluh Lima Sekolah Berkumpul di Gunung Hu
Seribu Orang Guru dan Siswa Berpartisipasi
Karnaval Budaya Rakyat Zhenfo Zong 2026 (2026年真佛宗民俗文化嘉年華) dan Kompetisi Olahraga Rakyat Piala Lotus Light (華光盃民俗體育競賽) yang diselenggarakan bersama oleh Pemerintah Kabupaten Nantou dan Taiwan Lei Tsang Temple, telah digelar dengan meriah pada hari Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 08:30 di Taiwan Lei Tsang Temple. Pada hari kegiatan, suara tambur menggema di angkasa. Terdapat total 55 klub sekolah dari berbagai daerah di Kabupaten Nantou, dengan lebih dari seribu siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas/kejuruan, dan perguruan tinggi, beserta para guru dan orang tua berpartisipasi dengan antusias.
Kegiatan kali ini mengambil tema spiritual "Suara Tambur Kembali Menggetarkan Gunung Hu, Api Semangat Terus Menyinari Nantou." Kegiatan ini melanjutkan konsep untuk mempromosikan olahraga rakyat, pendidikan budaya, dan kepedulian sosial yang telah berjalan selama bertahun-tahun. Melalui berbagai acara seperti yoyo Tiongkok (diabolo), sepeda roda satu, tarian naga, lompat tali, tambur taiko, tambur perang, formasi tari tambur, barongsai Minnan, dan kompetisi layang-layang, acara ini menampilkan vitalitas olahraga tradisional rakyat yang kuat, dan juga memungkinkan para siswa untuk memamerkan hasil latihan harian mereka, vitalitas kepercayaan diri, serta semangat kerja sama tim.
Pemerintah dan Masyarakat Bergandengan Tangan
Bersama Menyaksikan Pencapaian Budaya
Dikarenakan Bupati Nantou, Hsu Shu-hua (許淑華), berhalangan hadir secara mendadak, upacara pembukaan dipimpin oleh Kepala Seksi Departemen Pendidikan, Liao Yizheng (廖宜政). Wali Kota Nantou Zhang Jiazhe (張嘉哲), Ketua Komite Olahraga Rakyat Asosiasi Olahraga Kabupaten Nantou Anggota Dewan Hong Mingke (洪明科), Camat Caotun ChienTzu-sheng (簡賜勝), Ketua Majelis Zhenfo Zong: Acarya Lian Dong (蓮東上師), Kepala Taiwan Lei Tsang Temple Ayushmat Acarya Lian Zhe (長老蓮哲上師), Ketua Lotus Light Charity Society Zhenfo Zong Wu Guande (吳冠德), Ketua Lotus Light Charity Society Cabang Wilayah Tengah He Chengxian (何承先), serta beberapa anggota dewan, perwakilan, kepala desa, dan tamu penting lainnya turut hadir bersama untuk menyaksikan pencapaian yang luar biasa ini.
Menjadikan Budaya Sebagai Jembatan
Mengirimkan Kedamaian dan Niat Baik
Ketua Majelis Zhenfo Zong Tiongkok Acarya Lian Dong memberikan sambutan dalam acara tersebut, mewakili Mulacarya Dharmaraja Lian Sheng untuk menyambut semua orang. Kompetisi Olahraga Rakyat Piala Lotus Light yang telah diadakan sejak 2011 tidak hanya menjadi acara tahunan yang penting di Nantou, tetapi juga diharapkan menjadi platform penting untuk mempromosikan budaya Tionghoa dan mendorong persahabatan antara masyarakat di kedua sisi selat. Landasan kedamaian di kedua sisi selat, selain sistem, ekonomi dan perdagangan, serta kebijakan, juga membutuhkan ikatan budaya dan emosional, serta akumulasi niat baik rakyat. Semuanya adalah keturunan naga, biarlah kedamaian menjadi nilai yang dapat dirasakan, diikuti, dan dihargai bersama dalam kehidupan rakyat.
Olahraga Rakyat Mengakar di Pendidikan Menampilkan Kekuatan Budaya yang Mendalam
Kepala Taiwan Lei Tsang Temple Ayushmat Acarya Lian Zhe menyatakan dalam acara tersebut bahwa olahraga rakyat tidak hanya penuh dengan kesenangan, tetapi juga merupakan manifestasi konkret dari semangat budaya Tionghoa. Cabang-cabang olahraga rakyat seperti yoyo Tiongkok, tarian naga, tambur perang, tambur taiko, barongsai Minnan, dan layang-layang mengandung makna budaya tentang disiplin, ketekunan, persatuan, rasa hormat, dan pewarisan di baliknya, membiarkannya secara alami terwujud dalam diri generasi muda.
Budaya adalah kekuatan yang paling lembut, namun juga paling mendalam. Masyarakat di kedua sisi selat memiliki akar yang sama dan terhubung melalui darah budaya. Taiwan Lei Tsang Temple bersedia untuk terus menjadikan budaya sebagai jembatan, kesejahteraan masyarakat sebagai praktik, dan belas kasih agama sebagai landasan, untuk melakukan yang terbaik demi keharmonisan masyarakat, pewarisan budaya, dan kepentingan bersama jangka panjang masyarakat di kedua sisi selat.
Pertunjukan Yoyo Tiongkok Kelas Internasional Membuka Rangkaian Acara yang Menarik
Pertunjukan pembuka tahun ini secara khusus mengundang penari yoyo Tiongkok terkemuka yang juga merupakan putra daerah Nantou, Cai Baoqing, untuk tampil. Cai Baoqing lulus dari akademi opera Tiongkok, saat ini menjadi aktor teater tari yoyo Tiongkok dan guru yoyo Tiongkok. Ia telah aktif di panggung internasional selama bertahun-tahun, pernah tampil di Edinburgh Festival Fringe, dan bahkan terpilih masuk dalam tim pertunjukan World Expo Osaka, Jepang 2025. Penampilannya yang luar biasa menunjukkan hasil yang cemerlang dari keterampilan rakyat Taiwan di panggung internasional, dan juga menjadi pembuka yang menarik untuk acara tersebut.
Antusiasme Kompetisi di Lapangan
Kehadiran Orang Tua dan Guru Paling Menyentuh
Suasana di lokasi kompetisi sangat antusias, para peserta dari berbagai sekolah berusaha semaksimal mungkin, memamerkan hasil dari latihan yang panjang. Sebelum kompetisi, para guru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk dengan sungguh-sungguh membiasakan para siswa dengan lokasi dan melakukan gladi bersih. Apa yang ditunjukkan para siswa di lapangan bukan hanya sekadar teknik, tetapi juga konsentrasi, ketahanan terhadap tekanan, kekompakan tim, dan semangat pantang menyerah, yang sepenuhnya mencerminkan nilai olahraga rakyat yang menggabungkan latihan fisik dan mental dengan pendidikan karakter.
Setelah kompetisi, guru terus-menerus memberikan semangat kepada siswa: Sangat bagus, sangat bagus! Sedangkan para ibu membuka tangan mereka untuk memeluk anak-anak mereka, memuji dengan lantang: Kamu hebat! Di setiap sudut lokasi acara dipenuhi dengan kehangatan dan rasa haru.
Tambur Perang Menggetarkan Seluruh Lokasi
SD Zhongfeng Meraih Penghargaan Istimewa
Sekolah Dasar Zhongfeng, Kota Puli, Kabupaten Nantou, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Chen Mingda untuk berpartisipasi dalam kompetisi tambur perang, dan meraih penghargaan istimewa. Sekolah tersebut memadukan penampilan bergaya U-Theatre yang berbeda dari sistem tambur perang biasa. Anak-anak memiliki kuda-kuda gerakan yang solid, dan juga menambahkan koreografi lompatan, dengan tatapan mata yang fokus dan pakaian yang cerah, mendapat apresiasi yang tinggi di lokasi.
Kepala Sekolah Chen menyatakan bahwa anak-anak sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan setiap tahun sangat menantikan kedatangan ke Taiwan Lei Tsang Temple, serta sangat berterima kasih kepada penyelenggara karena telah menyediakan tempat yang begitu lengkap dan berkualitas.
Pameran dan Stan Khusus Menambah Suasana Gembira Karnaval
Selain kompetisi dinamis, lokasi acara juga mengatur pameran layang-layang statis, menampilkan karya layang-layang dengan berbagai bentuk dan penuh warna. Beberapa layang-layang bahkan dilukis secara langsung di lokasi, yang sangat kreatif dan menantang.
Di sekitar lokasi, tim sukarelawan Lotus Light Charity Society mendirikan stan jajanan khas dan layanan, menyediakan ruang bagi warga untuk beristirahat dan bersosialisasi. Ada juga stan yang menjual jajanan dan minuman dingin dengan bisnis yang sangat ramai, di mana banyak anak hampir semuanya memegang satu gelas minuman dingin, dipenuhi dengan suasana yang meriah dan gembira.
Kompetisi Rakyat Bukan Hanya Tentang Kemenangan
Melainkan Juga Pendidikan Karakter
Makna dari Kompetisi Olahraga Rakyat Piala Lotus Light tidak hanya terletak pada hasil pertandingan. Meskipun anak-anak berharap untuk memenangkan piala, mereka juga memahami untuk mematuhi peraturan, menunjukkan sopan santun, dan semangat tim. Dalam standar penilaian kompetisi, teknik mencakup 60%, gerakan tubuh mencakup 30%, dan semangat tim mencakup 10%. Setiap tim menunjukkan penampilan yang luar biasa, persaingan sangat sengit.
Alunan Suara Tambur dan Tepuk Tangan Saling Bersahutan
Api Semangat Budaya Terus Diwariskan
Kompetisi Olahraga Rakyat Piala Lotus Light 2026 berakhir dengan sukses diiringi suara tambur dan tepuk tangan, serta sekali lagi menunjukkan pesona vitalitas budaya lokal Nantou. Taiwan Lei Tsang Temple mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kontribusi dari Pemerintah Kabupaten Nantou, sekolah-sekolah di semua tingkatan, perwakilan rakyat setempat, kelompok masyarakat, sukarelawan Lotus Light Charity Society, serta seluruh guru, siswa, dan orang tua peserta.
Semua berharap api semangat budaya ini dapat terus diwariskan, menjadikan olahraga rakyat sebagai kekuatan penting yang menghubungkan antargenerasi, mengumpulkan niat baik, mempromosikan budaya Tionghoa, serta mendorong perdamaian dan pertukaran yang bersahabat antara masyarakat di kedua sisi selat.
Keterangan Gambar Tambahan:
Dari kiri ke kanan: Dua orang berbaju biru adalah Kepala Sekolah Dasar Kabupaten Nantou, Direktur Humas Taiwan Lei Tsang Temple Wang Zizhu, Kepala Taiwan Lei Tsang Temple Ayushmat Acarya Lian Zhe, Camat Caotun Jian Cisheng, Ketua Majelis Zhenfo Zong Acarya Lian Dong, Kepala SD Shuiwei Zhang Zhiwei, Ketua Lotus Light Charity Society Cabang Wilayah Tengah He Chengxian, Kepala Sekolah Dasar Kabupaten Nantou, Pengurus Lotus Light Charity Society Chen Mingjin.