Liputan Upacara Api Homa Akhir Tahun 2025 Vihara Vajra Bumi Kertayuga 真德雷藏寺 Pontianak, Kalimantan Barat
Liputan: Tim Publikasi dan Dokumentasi Vihara Vajra Bumi Kertayuga
Dalam rangka menutup tahun 2025, Vihara Vajra Bumi Kertayuga kembali menyelenggarakan Upacara Api Homa Puja Akhir Tahun, sebuah rangkaian upacara api homa pemberkahan dan penyebrangan, dipimpin oleh Acarya Shi Lianyuan 釋蓮元上師 (Palembang) bersama Acarya Pendamping Shi Lianpu 釋蓮菩上師 (Palembang). Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, penuh berkah, syukur, serta peneguhan kembali hubungan murid-murid dengan Mahaguru dan para Buddha dan Bodhisattva.
Acara dibuka pada hari Sabtu 20 Desember 2025 dengan Upacara Api Homa Jambhala Kuning, disertai upacara inisiasi altar Dewa Rejeki oleh Acarya Shi Lianyuan. Momen ini juga menjadi saat yang penting karena Acarya sekaligus mengantar Taisui 2025, sebagai penutup siklus perjalanan tahun berjalan.
Melalui dharmadesa, kedua acarya menekankan fenomena bahwa saat ini Drashi Lamo 扎基拉姆 sangat populer dan banyak dipuja karena dianggap membawa keberuntungan dan baofu 暴富 (berkah kemakmuran). Namun Acarya mengingatkan bahwa dalam Zhenfo Zong, dewa rejeki sangatlah banyak, dan jangan sampai murid-murid justru mengabaikan Jambhala Kuning. Beliau mempunyai jodoh yang sangat kuat dengan para murid Zhenfo Zong, dan merupakan salah satu penjaga yang paling dekat dengan silsilah kita.
Acarya berpesan bahwa, “Memohon rezeki tidak hanya soal ingin kaya tetapi menjaga jodoh dharma dan tidak melupakan penjaga silsilah yang telah lama menaungi para murid.”
Keesokan harinya Minggu, 21 Desember 2025 digelar Upacara Homa Bodhisattva Marici & Upacara Penerimaan Taisui 2026. Pada kesempatan ini, Acarya Shi Lianyuan secara khusus menjemput Taisui baru untuk tahun 2026, sebagai penyambut lembaran tahun baru bagi para umat.
Acarya memberikan dharmadesana mengenai ikatan jodoh antara Bodhisattva Marici dengan Mahaguru Liansheng, menegaskan bahwa: Ketika seorang murid memohon perlindungan dengan ketulusan sepenuh hati, Bodhisattva Marici pasti hadir. Perlindungan datang dari hati yang dekat dengan Guru, berjodoh dengan Dharma, dan tekun berlatih.
Menjelang akhir upacara, para murid dari Sekolah Minggu Buddha (SMB) VVBK mempersembahkan lagu Gan En Zhenfo 感恩真佛 — sebuah penampilan yang menyentuh hati seluruh umat yang hadir. Acarya menegaskan bahwa anak-anak inilah generasi penerus Zhenfo Zong, penerus Dharma, vihara, dan silsilah. Karena itu, para orang tua dan umat diimbau:
“Jika memiliki anak, cucu, atau anggota keluarga muda—kenalkan vihara sedari dini. Agar ketika mereka tumbuh remaja atau dewasa, mereka tidak asing dengan vihara, silsilah, maupun ajaran Zhenfo Zong.”
Rangkaian Upacara Api Homa Puja Akhir Tahun 2025 berlangsung khidmat, penuh bakti, rasa syukur, serta doa agar seluruh umat terbentengi dari rintangan, diberikan rezeki yang berkah, dan memasuki tahun baru dengan hati yang lebih suci dan tekun dalam Dharma.
Semoga Maha Guru, para Buddha dan para Bodhisattva selalu menaungi umat Zhenfo Zong di Pontianak dan seluruh tempat.