Pembacaan maupun pelantunan sutra tersebut, apabila dilakukan dengan ketulusan dan konsisten dapat m

Upacara Api Homa Akhir Tahun Yisi dan Ritual Mengantar Dewa Tahunan “Wu Sui”
Liputan: Tim Publikasi dan Dokumentasi Vihara Samantha Bhadra

PONTIANAK — Dalam rangka menutup tahun lunar Yisi (Ular Kayu), Vihara Samantha Bhadra menyelenggarakan Upacara Api Homa tolak bala, pemberkatan, dan penyeberangan, dengan adhisthana Bodhisatwa Ksitigarbha. Upacara ini dipimpin oleh Acarya Shi Lianfei (Jakarta), didampingi Dharmacarya Shi Lianhong (Jakarta), bersama Bhikhu Lama dan Pandita.

Upacara berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026, dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur. Momentum akhir tahun lunar ini dimaknai sebagai ruang penguatan batin, sekaligus peneguhan relasi spiritual antara sadhaka dengan Mulacarya, serta penghormatan kepada para Buddha dan Bodhisattva melalui lantunan mantra, sutra, dan penyaluran jasa.

Dalam dharmadesanya, Acarya Shi Lianfei memaparkan fungsi dan makna Sutra Ksitigarbha. Beliau menjelaskan bahwa pembacaan maupun pelantunan sutra tersebut, apabila dilakukan dengan ketulusan dan konsisten dapat meningkatkan berkah, menumbuhkan kebijaksanaan dan mengikis karma lampau. Acarya juga menyampaikan bahwa Sutra Ksitigarbha Bodhisattva telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat membantu umat Zhenfo Zong di Indonesia memahami kandungan ajaran secara lebih jernih, sehingga praktik tidak berhenti pada aspek ritual, melainkan berkembang menjadi penghayatan yang lebih mendalam.

Selain itu, Acarya mengingatkan umat untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengendalian diri dalam memasuki Tahun Lunar Bingwu (Kuda Api) 2026, khususnya bagi mereka yang bershio Tikus, Kuda, Ayam, dan Kelinci yang disebut mengalami chiong (犯太岁). Sejalan dengan tradisi, umat dianjurkan memohon perlindungan Tai Sui (Dewa Tahunan) sebagai ikhtiar spiritual agar terhindar dari rintangan serta hal-hal yang tidak diharapkan.

Upacara Api Homa Akhir Tahun Lunar Yisi dan ritual mengantar Dewa Tahunan “Wu Sui” berlangsung tertib, khidmat, dan sarat makna. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa penutupan tahun lunar bukan semata penanda waktu, melainkan ajakan untuk memperkuat kebajikan, menata kembali niat praktik Bodhicitta, dan menumbuhkan harapan baik bagi kehidupan bersama. Di akhir upacara, Acarya Shi Lianfei mewakili Mahamulacarya memberikan abhiseka sarana kepada beberapa umat baru.

Semoga Mahaguru, para Buddha, dan Bodhisattva senantiasa menyertai serta memberkati umat Zhenfozong di Indonesia dan di seluruh penjuru dunia.

請佛住世長壽佛心咒 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。