《 Ceramah Transmisi Dharma 》 Sadhana Petunjuk Tridevi

undefined


Ceramah Dharmaraja Liansheng, Shengyen Lu, pada Upacara Agung Musim Gugur Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, 12 September 2015

Sembah puja pada Para Guru Silsilah, sembah puja pada Bhiksu Liaoming, sembah puja pada Guru Sakya Zheng-kong, sembah puja pada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah puja pada Guru Thubten Dhargye, sembah puja pada Triratna mandala, sembah puja pada adinata upacara hari ini : Sukhavatiloka Amitabha Tathagata, Avalokitesvara Bodhisattva, Mahastamaprapta Bodhisattva, Ksitigarbha Bodhisattva, sembah puja kepada semua Buddha dan Bodhisattva, sembah puja kepada adinata transmisi sadhana hari ini : Tridevi.

Gurudara, Tubten Ksiti Rinpoche, Tenzin Gyatso Rinpoche, Para Acarya, Dharmacarya, Lama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat Sedharma, dan umat Sedharma yang menyaksikan melalui internet, serta para tamu agung, selamat siang semuanya ! Apa kabar semuanya ! ( Bahasa Mandarin ) Apa kabar ! Apa kabar semuanya ! ( Bahasa Kanton ) Para Acarya, Dharmacarya, bhiksu-bhiksuni, Pandita Dharmadhuta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara serta segenap umat Sedharma sekalian, selamat datang di Seattle ! Thank you for coming ! ( Terima kasih atas kedatangannya )

Kalian mempersilakan Mahaguru duduk di atas Dharmasana namun tidak ada musik pengiring. Saat naik Dharmarajasana seharusnya disertai musik pengiring, supaya saya bisa melangkah dengan khidmat dan penuh sukacita ! Tapi kali ini tidak ada suara apa pun. Paling tidak mainkan musik pernikahan, bahkan musik pernikahan pun tiada, jadi berat melangkah, tidak ada semangat untuk melangkah. Tadi saat Gurudara dan para Acarya naik ke Dharmasana, juga tidak ada musik pengiring apa pun. Biasanya, saat seorang Acarya naik ke Dharmasana harus disertai dengan musik pengiring, kemudian barulah bertepuk tangan, ini adalah upacara agung ! Untuk upacara skala kecil maupun puja bakti bersama tidak perlu, namun untuk upacara agung harus ada musik pengiring, dengan demikian barulah dapat menyentuh relung batin para insan !

Ini adalah rupang Tridevi buatan Shifang Tongxiuhui Hong Kong, ini adalah Dewi berwarna putih, ini adalah Dewi berwarna kuning, dan ini adalah Dewi berwarna merah. Sedangkan yang ini adalah buatan Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, ya Tuhan ! Cukup berat ! Terbuat dari logam, sehingga lebih berat. Dahulu saat saya belajar menari, guru tari pernah mengajari kami, pundak tidak boleh miring, harus rata, sedangkan anggota tubuh yang lain boleh miring, bukankah demikian ? Buatan Seattle Ling Shen Ching Tze Temple cukup baik, semua nampak meliuk, seakan-akan sedang bergerak. Gambar Tridevi di belakang ini adalah karya Sdri. Joanna, di tengah adalah Dewi Putih, di sebelah kanan adalah Dewi Merah dan di sebelah kiri adalah Dewi Kuning, mereka adalah Tridevi.

undefined


◎ Untuk menekuni Sadhana Petunjuk Tridevi, terlebih dahulu perlu menata altar Tridevi, menggunakkan gambar juga boleh, yang paling penting adalah dapat beryukta. Setelah beryukta dengan Tridevi, Anda bisa memohon petunjuk. Hari ini saat makan, saya melihat kemunculan Tridevi melalui layar CCTV, saya melihat Dewi Putih berjalan turun dan berdiri di tengah arena upacara.Siapa tadi yang mendengar apa yang saya ucapkan ? Saya melihat Dewi Putih berjalan turun menuju ke bagian tengah tepat di hadapan kamera perekam, asalkan Anda melihat-Nya berjalan turun, berarti Anda telah beryukta. Tadi saat saya makan siang di sana, melihat Dewi Putih turun, saya melihatnya sangat lama, dia tidak hanya berjalan sekejap saja, melainkan terus berdiri di tengah-tengah ! Kedua Dewi yang lain masih berdiri di samping. Saya lebih menganggumi Dewi Merah, tahukah Anda apa sebabnya ? Sebab keutamaan dari seorang Dewi adalah memancarkan kecantikan dan pesona, Dewi Merah ini sangat memesona, Dewi Kuning juga sangat cantik, sedangkan Dewi Putih sangat agung. Saya beritahu Anda, paras ketiga Dewi ini adalah gadis berusia 16 tahun. Wajah rupang Dewi Putih buatan Shifang Tongxiuhui ini berparas 16 tahun. Coba Anda lihat, berapa tahunkah usia wajah rupang buatan Seattle Ling Shen Ching Tze Temple ini ? ( Umat : 18 tahun ), boleh juga, usia 18 tahun juga boleh. Saya juga melihat ada rupang yang wajahnya mirip wanita berusia 40 an tahun. Dewi harus berparas muda dan cantik, memiliki berbagai postur yang memesona. Dewi Merah memiliki postur yang memesona, Dewi Putih cenderung agung, Dewi Kuning juga cantik, sesungguhnya ketiganya sangat rupawan. Lukisan karya Joanna yang nomor satu, buatan Shifang Tongxiuhui juga nomor satu, buatan Seattle Ling Shen Ching Tze Temple dalam posisi menari, namun nampak hidup, juga nomor satu. Sedangkan rupang yang mirip usia 40 an tahun, juga sangat agung dan nampak welas asih, juga nomor satu. Ingat, seorang Dewi selamanya 16 tahun dan tidak menua, tidak seperti kita manusia yang bisa menua, anitya berjalan lebih cepat. Anitya bagi para dewi cenderung lebih lambat, meskipun berkahnya tetap bisa habis dan masih berada dalam enam alam tumimbal lahir, namun pada umumnya, kriteria wujud seorang dewi adalah berusia 16 tahun.◎ Setelah altar ditata dengan baik, ada sebuah kunci yang harus diingat, yaitu harus menghidupkannya ! Apa yang digunakan untuk menghidupkan ? Yaitu meneteskan darah diri sendiri di atas padma, di atas padma yang dipegang oleh Tridevi, bukan padma yang diinjak, melainkan padma yang dipegang di tangan.Bagaimana cara menteskannya ? Nanti sekembalinya, jangan menggunakkan pisau, krek ! Meneteskan tiga tetes, jangan demikian ! Bisa-bisa kalian menyalahkan Mahaguru. Yang terbaik adalah menggunakkan alat ukur gula darah, tempelkan lubang jarum tembak di atas kulit ujung jari Anda, kemudian ditembakkan, jari Anda akan mengalirkan setetes darah, menggunakkan jarum tembak alat pengukur gula darah tidak akan terasa sakit. Sebelumnya harus dibersihkan dulu dengan alkohol, kemudian tembakkan dan mengalir setetes darah, teteskan di atas tiga padma, ini disebut : ‘Daya roh dari darah’. Membuatnya memiliki roh.Saya beritahu Anda, ilmu bisikan gaib yang dipraktekkan kalangan awam bukan memohon petunjuk pada Dewi, melainkan menggunakan makhluk halus. Bagaimana mereka melakukannya ? Pergi ke rumah sakit, saat ada seorang wanita korban kecelakaan berdarah, mereka meminta dokter untuk menyeka sedikit darah wanita tersebut dengan menggunakkan tisu, sesampainya di rumah mereka masukkan ke dalam sedikit air, supaya bercampur, digunakkan untuk membasahi patung wanita, kemudian memanggil roh wanita yang meninggal karena kecelakaan berdarah itu. Harus wanita muda, yang tua tidak dapat digunakan, sebab yang tua sudah tidak ada tenaga untuk berjalan, harus menggunakkan wanita muda, inilah sebabnya harus berusia 16 tahun. Yang tua bahkan berjalan pun susah, mana mungkin bisa membantu Anda menjawab pertanyaan ? Anda memintanya pergi ke Taiwan, dia bahkan tidak berani naik pesawat, bagaimana bisa pergi ? Demikianlah ilmu bisikan gaib yang dilakukan oleh kalangan awam, yaitu menggunakkan roh wanita muda yang meninggal dalam sebuah kecelakaan. Saat di lokasi melihat wanita berbaring berlumuran darah, ia menggunakkan tisu untuk mengambil sedikit darah, kemudian mencampurnya dengan air, diteteskan ke atas patung wanita, menjapa mantra untuk mengundangnya, maka ia akan datang. Kemudian dia akan menempel dalam patung tersebut, ia harus memberinya persembahan, kemudian melafal mantra : “Tiānyuán dìfāng, lǜlìng jiǔzhāng, wú jīn zhào hún, sù sù jiànglín, ji ji rú lǜlìng.” Begitu mantra ini dilafalkan, maka roh yang tidak tenang karena meninggal dalam kecelakaan itu akan mendengar undangan dan masuk ke dalam patung, dan berdiam di dalam patung tersebut, saat itu ia mengatakan kepadanya : “Aku bersumpah kepadamu, setiap hari aku memberimu persembahan, tapi engkau harus membantuku.” Saling bertukar persyaratan. Inilah ilmu konsultasi roh yang dipraktekkan kalangan awam.
undefined


◎ Sedangkan Sadhana Tridevi, menggunakkan daya roh dari darah Anda sendiri yang diteteskan di atas tiga kuntum padma, ini adalah sebuah kunci ! Kemudian Anda mengundang Tridevi. Umat Sedharma ada yang wanita, ada juga yang pria, jadi bagaimana melakukan pengundangan ? Daya roh darah ini merupakan energi pelatihan diri Anda sendiri, setelah diteteskan untuk Sadhana Petunjuk Tridevi, maka rupang Tridevi akan hidup. Anda mengundang mereka, nama mereka adalah : “Aama, Zhezhema, Dundunma.” Ini adalah Bahasa Tibet, menjapa mantra ini : “Om. Aama. Suoha. Om. Zhezhema. Suoha. Om. Dundunma. Suoha.” Masing-masing 108 kali, harus mengundang-Nya, menjapa nama-Nya berarti mengundang-Nya.Dalam ilmu bisikan gaib makhluk halus yang dipraktikkan awam, yang diundang adalah roh mayat wanita tanpa nama : “Tiānyuán dìfāng, lǜlìng jiǔzhāng, wú jīn zhào hún, sù sù jiànglín, ji ji rú lǜlìng.” Sebab darahnya terhubung dengan roh dari wanita yang meninggal tersebut, setelah mendengar panggilan, dia akan segera tiba, dan dia langsung menempel pada patung itu. Pelafalan pengundangan roh dilakukan selama 49 hari. Saat dia datang, maka hio yang dipasang akan bergetar sendiri, saat hio itu bergetar, berarti dia telah tiba, tidak perlu lagi untuk mengundang rohnya. Kadang dua panji atau bendera pemanggil arwah akan mendadak berdiri dan bergertar sendiri, itu berarti dia telah tiba. Dapat diketahui dengan mengamati wajah patung tersebut, wajahnya yang semula kering akan mengalirkan minyak, wajahnya menjadi berminyak, berarti dia telah hidup. Intinya adalah menghidupkannya, ini adalah sebuah metode yang digunakan kalangan duniawi.◎ Sadhana Tridevi kita ini berbeda, sadhana ini adalah yang termulia. Dalam ilmu bisikan gaib makhluk halus diperlukan daya roh dari darah almarhum, sedangkan dalam Sadhana Petunjuk Tridevi diperlukan daya roh dari darah sadhaka, kemudian mengundang kehadiran Tridevi dari surga, seperti saat Mahaguru melihat-Nya turun menuju ke tengah arena upacara, itu tandanya pasti ampuh ! Saya beritahu Anda, ampuh atau tidaknya tergantung apakah Anda telah melihat penampakkan-Nya, apakah Ia memasuki mimpi Anda, ini semua merupakan tanda keampuhan.Bagaimana berkomunikasi dengan roh ? Saya beritahu, ada banyak jenis metode berkomunikasi dengan roh, satu di antaranya adalah Ia datang dari angkasa, kemudian turun pada tubuh Anda, dalam Tantrayana ini disebut Mantra Menghadirkan Prajna, menghadirkan Yidam Prajna, Anda berada dalam Yidam Prajna, Anda dapat mengungkapkan persoalan yang ingin ditanyakan. Ada juga metode bisikan, bisa didengar secara langsung, Ia membisikannya kepada Anda, Anda berada dalam kondisi yang sangat sadar. Ada juga yang menampakkan diri dan berbicara dalam samadhi, ada kalanya berbicara di dalam mimpi, ada juga yang secara langsung muncul di siang hari, inilah yang paling tinggi, namun semua orang bisa mengira Anda perlu dimasukkan rumah sakit jiwa, ciri-cirinya mirip orang yang mengalami halusinasi pendengaran dan pengelihatan. Lihatlah pasien rumah sakit jiwa, mereka berhalusinasi melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh orang lain, mereka berhalusinasi mendengar sesuatu yang tidak didengar oleh orang lain, itu semua membuat mereka menjadi kacau, ini adalah ciri-ciri penyakit kejiwaan. Apabila Anda melihat dengan sangat nyata, kesadaran Anda juga sangat jelas terkendali, berarti ini bukan penyakit jiwa. Saat Anda mendengarnya sangat nyata, kesadaran Anda juga jelas terkendali, Anda tidak terpengaruh, tidak teperdaya, berarti itu tergolong tepat. Orang yang menderita penyakit kejiwaan berarti telah menyimpang, sedangkan Anda lurus, keduanya berbeda. Anda harus ingat perlu menjapa mantra : “Om. Aama. Suoha. Om. Zhezhema. Suoha. Om. Dundunma. Suoha.” Penjapaan mantra adalah supaya batin, pikiran, telinga dan mata Anda sangat jelas dan terkendali.◎ Saat bersadhana, kita perlu menata altar Tridevi, melakukan mahanamaskara, mahapujana, Catursarana, Caturapramanacitta, Simabandhana Diri, Pertobatan, Visualisasi Kesunyataan Pemurnian Karma, Anda harus melakukan tujuh bagian ini, kemudian membentuk Mudra Tridevi, yang satu adalah mudra varada dan yang satunya adalah mudra memegang padma, ini adalah mudra satu-satunya. Visualisasikan di angkasa terdapat aksara ‘Bang’, sebuah aksara Tibet yang mirip dengan aksara mandarin ‘kou’, kemudian aksara tersebut berubah menjadi padma, di atas padma terdapat bijaksara ‘A’, bijaksara ‘A’ berubah menjadi Dewi Putih, kemudian bijaksara ‘A’ di atas padmasana yang lain berubah menjadi Dewi Kuning, dilanjutkan dengan bijaksara ‘A’ yang satu lagi berubah menjadi Dewi Merah, inilah Tridevi. Ketiga Dewi ini berdiri di atas padmasana, di tengah adalah Dewi Putih, sedangkan di sisi kiri dan kanan adalah Dewi Kuning dan Dewi Merah, atau Merah di kiri dan Kuning di kanan, semua boleh. Tridevi sangat cantik, berwujud gadis berusia 16 tahun, mengenakan gaun surgawi berlapis-lapis yang sangat indah. Tangan kanan membentuk mudra varada dan tangan kiri membentuk mudra memegang padma, ketiga Dewi ini merupakan emanasi dari Avalokitesvara Bodhisattva.Anda harus bersadhana terlebih dahulu, di dalam buku saya telah menuliskan Sadhana Petunjuk Tridevi, yaitu dalam buku saya yang terbaru, ‘Bahasa dari Negeri Buddha’, saya telah menulis Tata Ritual Sadhana Petunjuk Tridevi. Anda boleh menekuninya sesuai dengan tata ritual tersebut, penjapaan mantra sangat penting.Terlebih dahulu saya ceritakan sebuah lelucon, supaya Anda tidak ketiduran. Ada seorang cucu berkata kepada neneknya : “Nenek, tolong japakan mantra supaya secangkir teh susu ini menjadi lebih besar.” Nenek menjawab : “Cucuku yang baik, nenek tidak punya kemampuan semacam itu.” Cucunya mengatakan : “Nenek bohong, bukankah setiap hari nenek melafal mantra pembesar cangkir ( homofon dengan Dabeizhou / Mahakaruna Dharani ) ?” Cucunya mendengar Mahakaruna Dharani sebagai mantra pembesar cangkir.Tujuan penjapaan mantra adalah supaya Ia bersemayam dalam rupang, mengundang kehadiran-Nya, memasuki samadhi untuk merasakannya, jiwa dan raga tak goyah, pikiran tak goyah, Anda memasuki samadhi, kemudian Ia akan hadir dalam samadhi, itulah tanda bahwa Ia telah benar-benar hadir. Anda menancapkan sebatang hio di altar, hio itu akan bergetar sendiri. Siapa pernah melihat hio sedang bergetar ? Oh ! Saat Anda melakukan ritual duka untuk orang lain, Anda melihat hionya bergetar, itu tandanya ‘ghost’ telah tiba, berarti tubuh bardo almarhum benar-benar tiba. Sungguh ada roh ! Hanya saja Anda tidak tahu ! Amatilah hionya, hio itu akan terus bergetar, ini bukan halusinasi ! Hio yang tidak bergetar jangan dilihat sebagai bergetar, itu berarti ada masalah pada mata Anda. Saat hio bergetar sendiri, itu tandanya mereka telah tiba. Anda melihat bendera itu menjadi berbeda, kain bendera itu bergetar, itu tandanya roh telah tiba, bahkan roh yang hebat bisa membuat bendera di kedua sisi menjadi rubuh dan bersilangan, kemudian terpisah kembali dan bersilangan lagi.
undefined


◎ Bagaimana cara memohon petunjuk ? Mahaguru sering menggunakkan tangan, sebab Buddha Bodhisattva bisa turun pada tangan, sehingga tentu saja tangan ini akan seperti alat pengukur gempa atau alat pengukur detak jantung, dia akan terbuka, gerakan roh yang alamiah, dia bisa menutup, membuka, menutup, membuka, bahkan bisa maju mundur dan ke kiri dan ke kanan. Ada jenis lain, yaitu hadir pada tubuh, ada juga yang hadir pada tangan, juga ada yang hadir pada kepala, Anda akan merasakan kulit kepala Anda kebas. Kemudian Anda bertanya kepada-Nya : “Benar tidak ?” ( Mahaguru memperagakan ), tidak benar, Ia menggelengkan kepala. “Benar tidak ?” ( Mahaguru memperagakan ) benar, Ia mengungkapkan bahwa apa yang Anda katakan adalah benar. Ini tergolong metode yang sangat sederhana, asalkan roh itu turun pada kepala, wajah akan terasa kebas, kepala akan terasa kebas. Ia dapat menjawab Anda, seperti tangan Mahaguru ini, Ia dapat menjawab, “Apakah pekerjaan ini dapat berhasil ?” Dia bertanya pekerjaan apa ? Pekerjaan karya Buddha, karya menuntun para insan, Mahaguru hanya punya pekerjaan menuntun para insan. “Mohon tanya, apakah pekerjaan ini dapat berhasil ?” Ujung jari akan mulai bergerak, Ia telah menjawab, ini adalah “Ramalan Jari Dewata.”Siapa yang bisa ? Acarya Lianzhe dari True Buddha Diamond Temple New York (紐約金剛雷藏寺蓮者 ) , silakan berdiri. Silakan naik ke panggung dan katakan, apakah Anda bisa melakukannya ? Silakan menghadap kepada mereka. ( Acarya Lianzhe : Bisa. ) Saya beritahu, saya bukan mengada-ada, jangan menyangka hanya Mahaguru yang bisa, sebenarnya Acarya Lianzhe juga bisa. Benar tidak ? (Benar), baik silakan turun ! ( Acarya Lianzhe bernamaskara penuh kepada Mahaguru ) Bukan hanya saya yang menguasainya ! Ada banyak umat yang juga menguasainya, sebab daya roh dapat hadir pada tangan, ini adalah Ramalan Jari Dewata. Anda harus memahami tanda yang diberikan-Nya, Ia akan memberi tahu Anda, perlu membuat kesepakatan dengan baik, menyentuh ujung jari ini berarti 100 persen, menyentuh dua jari ini berarti 90 persen, menyentuh ini berarti 80 persen, menyentuh ini 60 persen, menyentuh ini 50 persen, menyentuh ini 30 persen, sedangkan yang ini berarti tidak memenuhi syarat, ini sudah sangat jelas. Anda bertanya kepada saya, di dalam 100 persen, berapa persenkah Anda ? Pasangan yang tadi, saat baru saja menikah, “Tentu saja dalam hatiku hanya ada kamu, hanya kamu yang aku cintai, hanya aku yang kamu cintai.”, tentu saja keduanya saling sepakat, saat saya menikah juga demikian. Lihatlah bagaimana di tengahnya kelak, bagaimana di masa mendatang ? Dapat diprediksikan. Oleh karena itu, kelak jika dalam hati kalian tiada lagi pasangan, boleh bersama-sama hidup membiara, saat itu akan mengupasampada kalian. Semula adalah keluar dari rumah untuk dinikahkan, akhirnya menjalani kehidupan membiara, hanya berkurang satu aksara ‘nv’ ( wanita ), sebelahnya sudah tenang. Bagaimana jika ada anak ? Bawa kemari untuk menjadi sramanera kecil, demikian juga boleh. Segala sesuatu di dunia ini seperti yang dikatakan oleh Sang Buddha : “Sarvasamskarah anityah.”, tubuh terus berubah, hati juga terus berubah. Dalam tiap usia, usia 10 tahun memiliki wajah usia 10 tahun, usia 20 tahun memiliki wajah usia 20 tahun, usia 30 tahun memiliki wajah usia 30 tahun, usia 40 tahun memiliki wajah usia 40 tahun, usia 60 tahun memiliki wajah usia 60 tahun, usia 70 tahun memiliki wajah usia 70 tahun, usia 80 tahun memiliki wajah usia 80 tahun, usia 100 tahun memiliki wajah usia 100 tahun, mana ada yang selalu sama ? Hanya seorang dewi yang bisa selamanya berparas 16 tahun. Di dunia kita ini segala yang berkondisi tidaklah kekal, alam material ini tidaklah kekal, semua makhluk tidaklah kekal. Oleh karena itulah Sakyamuni Buddha mengatakan : “Sarvasamskarah anityah.”Ada sebagian orang yang pada permulaan bisnisnya tidak baik, tidak apa, jari ini menunjukkan perkembangan bertahap, ia menyentuh nilai 50 persen, kemudian 60 persen, 70 persen, atau dari 50, 80, kemudian 100, asalkan ia menunjuk seperti ini, maka saya katakan : “Akan semakin membaik.” Namun apabila ia menunjuk, 100 persen, 80 persen, kemudian 50, ini berarti makin menurun, inilah petunjuk yang bermakna semakin membaik dan semakin memburuk.◎ Anda juga bisa menggunakan kepala, bisa juga menggunakan jantung, tubuh, mata, atau telinga, namun Anda harus tahu bahwa Ia telah tiba, di sinilah pokoknya. Baiklah, terlebih dahulu bervisualisasi, kemudian menjapa mantra, memasuki samadhi, berkontak dengan kedatangan-Nya, kemudian Anda melantunkan pujian : “Zì tā yīqiè sānjiè shì, yuánběn zhēzhǐ bùnéng zhī, wéi yuàn cíbēi kāishì wǒ, gù ěr zhìxīn gōngjìnglǐ.” Di alam semesta ini ada surga, alam manusia, alam asura, neraka, preta dan hewan, ini adalah enam alam tumimbal lahir, sedangkan triloka adalah : arupadhatu, rupadhatu dan kamadhatu, segala persoalan di triloka pada dasarnya tertutup, tidak diketahui oleh orang awam, namun saat ini Dewi dari surga datang untuk membabarkannya, maka Anda memberikan penghormatan dari kedalaman lubuk hati.
undefined


◎ Ada juga sebuah gatha : “Yǒuqíng sānshì sānjiè zhōng, fèng qǐng sān tiānnǚ zhǐshì, wùbì xiángjìn lái shì zhī, wǒ bì zhìxīn gōngjìngli." Begitu Ia memberitahu Anda, maka haturkan pujana kepada-Nya, Ia sama dengan Avalokitesvara Bodhisattva, merupakan emanasi Avalokitesvara Bodhisattva, oleh karena itu boleh bernamaskara kepada-Nya, sama dengan bernamaskara kepada Avalokitesvara Bodhisattva, Tridevi ini sama dengan Avalokitesvara Bodhisattva. Kunci utama ada pada pada tiga warna padma yang dibawa oleh Tridevi, sadhaka menggunakan jari manis tangan kanan, mengalirkan tiga tetes untuk membasahi. Dapat menggunakan alat pengukur kadar gula darah, cukup tiga tetes, ke atas tiga padma tersebut. Bagi Anda yang memiliki afinitas dengan Tridevi, maka akan sangat cepat berhasil, “Yang memiliki afinitas dengan Tridevi, dapat cepat mencapai keberhasilan.” ; Sedangkan bagi yang tidak memiliki cukup afinitas, keberhasilannya akan lebih lambat. Erat atau tidaknya afinitas dapat diamati dari petunjuk pengundangan. Misalnya Anda bertanya kepada Mahaguru, “Apakah saya memiliki afinitas erat dengan Tridevi ?” Mahaguru memberikan petunjuk : “Ada afinitas.”, maka pasti sangat cepat memperoleh kontak batin, bagi yang tidak memiliki afinitas, akan lebih lambat, namun asalkan Anda menghormati-Nya dengan tulus, tentu saja akan terjalin afinitas. ◎ “Harus menjaga kebersihan ruang altar tempat bersadhana, wanita hamil, orang berhati jahat dan hewan dilarang masuk.” Jangan membiarkan anjing, ayam, bebek, babi masuk ke ruangan altar, wanita yang sedang mengandung juga tidak diperkenankan masuk.Sebenarnya Tridevi cenderung tidak kaku, wanita hamil juga tidak terlalu dilarang, namun Tridevi sangat menyukai kebersihan. Masuk altar harus dalam kondisi bersih. Ada sebuah lelucon mengenai tidak ada afinitas. Sun Wukong berkata kepada Tang Sanzang : “Guru ! Pinjam uangnya !” Tang Sanzang menjawab : “Untuk hal ini, perlu didiskusikan dahulu dengan istriku.” Sun Wukong merasa heran : “Bukankah Anda tidak punya istri ?” Tang Sanzang menjawab : “Benar ! Oleh karena itu tidak bisa didiskusikan.” Lihatlah, Tang Sanzang dalam kisah ini sangat pelit ! Saat Sun Wukong meminjam uang, dia tidak mau meminjamkan, tidak bisa didiskusikan, ini artinya tidak ada afinitas. Saat Anda sama sekali tiada afinitas dengan Tridevi, maka sudahlah, Anda tidak perlu menekuni Sadhana Tridevi. Sungguh ! Sebab yang tidak berafinitas akan lebih lambat, namun saat Anda sangat menghormati-Nya, maka Ia akan rela untuk hadir. “Anda tidak berafinitas dengan Kami, Anda kelihatan seperti pembohong rohani, Anda ingin Kami membantu dalam konsultasi, namun sebenarnya Anda ingin mengeruk harta dan asusila, tentu saja Kami tidak mau hadir.” Tridevi adalah Dewi kebenaran, merupakan emanasi Avalokitesvara Bodhisattva, “Batin Anda sesat ! Bagaimana mungkin Kami mau datang ?” Apakah Anda ingin memperdaya uang orang ? Tentu saja Anda bisa mendapat bisikan yang akurat, orang juga akan datang kepada Anda, namun apabila Anda menggunakkan konsultasi sebagai ajang untuk memperdaya uang orang, serakah ingin mengeruk sebanyak-banyaknya, maka tentu saja Tridevi tidak akan mau, “Tidak ada yang bisa didiskusikan, Kami tidak akan datang !”. Ingatlah ! Batin harus bertekad menuntun para insan, saat konsultasi sangat akurat, maka mereka akan bersarana pada Zhenfo Zong, ini sekedar upaya kausalya !Ceritakan sebuah lelucon, Si Istri berkata pada Si Suami : “Suamiku, aku baru saja terpeleset dan daguku terluka.” Si Suami menjawab : “Istriku, jangan takut, kamu punya dua dagu, terluka satu, tapi masih ada satu cadangan.” Lihatlah Dewi kita ini, mana ada Dewi yang berdagu dua ? Yang berdagu dua bukanlah Dewi. Ada rupang Tridevi yang dibuat seperti usia 40 tahun, posturnya lebih berisi, wajahnya lebih bulat, tapi lumayan, sangat agung, ini baik.◎ “Tidak boleh meminum minuman keras, tidak boleh merokok, tidak boleh memasuki ruang altar dalam kondisi tidak bersih.” Tidak boleh minum minuman keras dan merokok !Sebuah lelucon lagi, seorang baik hati membawa seekor ikan untuk dilepaskan di pantai, tapi ikan itu terus berenang kembali, seakan tidak mau pergi. Orang baik hati itu bertanya kepada si ikan : “Wahai ikan ! Pergilah berenang dengan tenang ! Jangan tidak rela seperti itu, saya juga tidak mengejar pahala apa pun !” Ikan itu bicara : “Tidak rela apanya ? Dasar bodoh, saya ini ikan air tawar, Anda melepaskan saya ke laut, apakah Anda ingin membunuh saya ?!” Untuk beryukta maka harus ingat larangannya, tidak boleh minum minuman keras. Lihatlah, Mereka semua sangat suci, sangat cantik, berhati baik, apabila Anda minum minuman keras, baunya bisa membuatnya pergi tidak memedulikan Anda. “Anda mengundang Kami untuk datang, tapi Anda masuk dengan minum minuman keras…”, terjadi benturan, ini tidak baik, tidak akan beryukta. Bagi yang merokok juga, Anda sendiri bisa terkena kanker paru-paru ! Apakah Anda juga mau Tridevi terkena kanker paru-paru ? Tidak akan beryukta. Sangat banyak hal yang menyebabkan Anda tidak dapat beryukta.Ada seorang ibu, suaminya telah meninggal dunia, dia terus menangis sambil menepuk peti mati : “Kau sungguh tega ! Mencampakkan aku, bagaimana nanti aku menjalani hidup ? ! Mengapa tidak sekalian saja membawaku !” Saat itu, rambutnya tersangkut peti mati, dia sangat terkejut dan berteriak : “Aaaa ! Aku tidak mau pergi ! Kamu pergi sendiri saja !” Seperti ini ! Antara ucapan dan hati berbeda. Tridevi tidak demikian, Anda berikrar kepada-Nya, Ia langsung mengetahui : “Rintangan karma Anda sangat ringan, Anda adalah siswa Zhenfo Zong !”, Anda telah mengikis separuh rintangan karma, kebiasaan buruk juga telah tiada, sudah tidak lagi merokok, tidak minum minuman keras dan tidak melakukan hal-hal yang tidak suci, Anda sudah sangat murni, maka Tridevi akan sangat menyukai Anda, mereka akan rela menampakkan diri kepada Anda, maka Anda bisa pergi bersama-Nya ! Asalkan Ia menempel pada tubuh Anda, pada tangan Anda, pada kepala, pada mata, atau pada telinga, Anda dapat mendengar suara-Nya, atau melihat-Nya mengatakan sesuatu, sungguh baik ! Inilah yukta !Mungkin Anda tidak ingin pergi bersama-Nya, sangat panik, “Saya punya istri, tidak bisa pergi ikut Anda !” Dia bukan hendak menikah dengan Anda ! Dia hanya akan membawa Anda untuk bertamasya ke surga, melihat kondisi alam surga, apa yang dikhawatirkan ? Ikutlah Dia ! Dia sudah rela membawa Anda untuk berjalan-jalan, maka ikutlah dengan-Nya. Setelah ikut pergi, sekembalinya, luar biasa, Prana Asali melimpah ruah, Anda membawa banyak berkah dari surga, ada adhistana dewata pada diri Anda, itu semua dapat menyingkirkan sakit penyakit. Mahaguru pernah membawa seseorang ke surga, sekembalinya, sakitnya sembuh seketika, hanya sekali ke surga, sekembalinya langsung sehat. Di surga ada amrta ! Setelah meminumnya, berbagai penyakit akan tersembuhkan, bahkan yang tidak dapat disembuhkan oleh dokter, semua bisa tersembuhkan.
undefined


◎ Asalkan Tridevi membawa Anda minum amrta di surga, sekembalinya, keesokan harinya, semua penyakit akan sirna. “Saat Anda telah mencapai keberhasilan dalam sadhana, dalam mimpi akan berjumpa dengan Tridevi, atau seorang Dewi muncul, maka Anda dapat memohon petunjuk padanya.” Asalkan ada Dewi yang muncul, Anda dapat memohon petunjuk.Seperti yang barusan saya katakan, ada sangat banyak kontak batin yang tidak Anda ketahui, seperti hio yang dapat bergetar, itu pertanda kehadiran-Nya, dua bendera yang bergerak, berarti Ia telah hadir. Sangat sederhana, Anda bisa menggantungkan seutas tali, mengikat sebuah pensil, dalam kondisi tidak ada angin ! Pensil itu akan bergerak melingkar dengan sendirinya, ia akan terus berputar-putar di altar, itu tandanya Ia telah hadir. Konsultasi Meja Dewata juga demikian, menggunakkan pemanunggalan daya roh diri sendiri dan roh Yidam Prajna, dengan ringan diletakkan di atas meja, meja itu akan berputar dengan sendirinya, bukan Anda yang mendorongnya, mejanya yang berputar sendiri. Anda ikatkan pensil pada seutas tali, pensil itu bisa berputar sendiri, cobalah sendiri, saat roh telah hadir, maka ia akan berputar sendiri. Banyak hal yang seperti lelucon ini, pada saat latihan militer, instruktur mengatakan : “Yang merasa instruktur sangat tampan, silakan keluar dari barisan !” Maka sebagian besar siswa keluar, dengan marah instruktur mengatakan : “Kalian semua lari keliling lapangan 5 putaran !” Kemudian instruktur berkata kepada siswa yang tersisa : “Jadi orang jangan seperti mereka, tidak jujur, jelas-jelas tahu saya tidak tampan, tapi masih bertentangan dengan hati nurani diri demi menyanjung saya.” Ternyata instrukturnya tidak tampan. Kemudian instruktur mengatakan : “Baiklah ! Bagi yang tersisa, dengarkan perintah ! Siap grak ! Balik kiri grak ! Lari 10 putaran !” Ternyata yang mengatakan dia tampan harus lari 5 putaran, sedangkan yang merasa dia tidak tampan harus lari 10 putaran. Tadi ada yang menerima upasampada, saya ingin bertanya kepada mereka : “Siapa yang meminta kalian untuk hidup membiara ?” Tanya pada bhiksu yang pertama : “Siapa yang meminta Anda untuk hidup membiara ?” ( Jawab : “Buddha Bodhisattva yang meminta saya.” ) Buddha Bodhisattva memintanya untuk menjalani kehidupan membiara ? Benarkah ? ( Jawab : “Benar ! Ibunda ( Yaochijinmu ) yang menyetujuinya !” ) Berarti ini bukan tekad Anda sendiri ? Anda mendengarkan Buddha Bodhisattva, apakah Anda tidak mendengarkan Mahaguru ? ( Jawab : “Mahaguru adalah Buddha.” ) Mahaguru adalah Buddha ? ( Jawab : “Benar.” ) Masih cukup beralasan.Yang kedua, “Mengapa Anda memilih kehidupan membiara ?” ( Jawab : “Menyadari hidup ini tidak kekal.” ) Segalanya tidak kekal. ( Jawab : “Benar !”) Menyadari hidup ini tidak kekal, maka Anda menjalani kehidupan membiara ? Ah ? Ini juga bermasalah, Anda menyadari hidup ini tidak kekal maka Anda ingin menjalani kehidupan membiara, namun orang-orang di sana semua juga menyadari hidup ini tidak kekal, mengapa mereka tidak hidup membiara ? Mereka berambut, mereka juga tahu bahwa hidup ini tidak kekal. ( Jawab : “Namun ini berasal dari lubuk hati saya sendiri, mendadak terbesit pikiran : Sudah tidak jauh dari hidup membiara. Maka saya memohon petunjuk Mahaguru.” ) Yang lebih jelas lagi. ( Jawab : “Saya sendiri rela, telah menyadari hidup ini tidak kekal, ditambah lagi, mendadak, saat pertengahan bulan April, terbesit sebuah pemikiran, yaitu : ‘Tidak jauh lagi dari hidup membiara.’ Maka di awal Juni saya memohon petunjuk Mahaguru.” ) Dalam hal apa tidak kekal ? Sehingga membuat Anda ingin hidup membiara ? ( Jawab : “Semuanya.” ) Semuanya ? ( Jawab : “Semuanya.” ) Semuanya adalah tidak kekal ? ( Jawab : “Benar.” ) Ini adalah ucapan Buddha, “Segala sesuatu tidaklah kekal.” Segala sesuatu yang berkondisi tidaklah kekal. ( Jawab : “Kemudian barulah saya membuat keputusan ini, Mahaguru Berdharmadesana : ‘Segala sesuatu merupakan pengaturan terbaik.’ Maka saat itu merasa bahwa keputusan ini merupakan pengaturan yang terbaik, terima kasih Mahaguru.” ) Sangat baik, Anda masih mempunyai satu hal yang menyebabkan Anda ingin hidup membiara, hanya saja tidak Anda ungkapkan. Anda tidak mengucapkannya tapi Mahaguru tahu, tidak usah diutarakan di hadapan orang banyak, ini juga baik, segala sesuatu merupakan pengaturan terbaik. Baiklah ! Boleh ! Berikutnya, bagaimana dengan Anda ? ( Jawab : “Terima kasih Mahaguru, saya sendirilah yang rela untuk menjalani hidup membiara, saya sendiri bertekad untuk menjalani hidup membiara, demi yang lebih baik…” ) Anda sendiri yang bertekad ? ( Jawab : “Sraddha yang kokoh, mendukung dan mengikuti Mulacarya, belajar dari Mulacarya, Mulacarya sebagai silsilah, hanya ingin membabarkan Dharma untuk menuntun insan.” ) Sangat baik ! ( Jawab : “Terima kasih !” ) Diri sendiri yang bertekad, sangat baik . Pertanyaan untuk Anda ! Di manakah hati Anda ? ( Jawab : “Hati saya ada pada Mulacarya silsilah, hati saya selamanya mengikuti Mulacarya.” ) Baik, anggap saja benar ! Yang tersisa silakan kembali ! Apapun yang diucapkan selalu ada alasan, segala sesuatu adalah pengaturan yang terbaik.
undefined


◎ Dalam menekuni sadhana ini, Anda juga harus mengingat satu hal, Anda sendiri harus makan sedikit bagian dari tiap-tiap sarana puja. Mengapa demikian ? Ini bermakna menjalin afinitas dengan Tridevi, Anda mempersembahkan kepada-Nya, Ia menerima pujana, kemudian saat mengambil pujana tersebut , makanlah sedikit, ini berarti hati semakin dekat dengan hati Tridevi, lama-kelamaan semakin dekat, mengubah hawa yang tidak baik pada tubuh menjadi baik. Ada lagi yang sangat penting, dalam sadhana memohon petunjuk ada dikatakan, Anda mempersiapkan satu nampan pujana khusus, dipersembahkan kepada Tridevi, sesudahnya, satu nampan itu harus Anda makan, setelah Anda mempersembahkannya, kemudian Anda memakannya, berarti hati Anda semakin dekat dengan-Nya, menjalin afinitas, ini sangat penting.Sebuah lelucon mengenai pengusaha minyak Saudi, putra tunggal seorang pemilik ladang minyak bersekolah di Inggris, ia mengirimkan e-mail untuk memberitahukan kondisinya baik-baik saja : “Ayah dan ibu, sekolah dan kehidupan saya di sini baik-baik saja, tidak perlu khawatir ! Ferarri yang kalian pesan telah saya terima.” Pengusaha minyak mengirimkan ferarri untuk anaknya yang sedang bersekolah di Inggris. “Namun di kota ini tidak mudah untuk parkir, banyak siswa yang menggunakan sarana transportasi kereta api.” Keesokan harinya, ia menerima e-mail dari ayahnya : “Putraku ! GBP 100 juta telah ditransfer ke rekeningmu, belilah sebuah kereta api ! Jangan sampai teman-temanmu mengatakan kamu tidak bisa membaur !” Ini tidak beryukta, terus terang, ini tergolong tidak beryukta. “Sadhaka yang serakah akan nama, ketenaran, keuntungan dan persembahan, daya dan pahalanya akan berkurang banyak.” Ini adalah sila. Saat konsultasi yang Anda berikan sangat akurat, namun Anda serakah harta, orang-orang mendengar ucapan Anda, maka Anda bagaikan singa membuka lebar moncongnya : “Bagi yang ingin konsultasi, orang miskin US$ 500, bagi yang kaya, satu pertanyaan US$ 1000.” Saat memberikan konsultasi Mahaguru selalu bersifat sukarela. Saat saya membukanya, ya Tuhan ! Masih ada US$ 1, yang US$ 5 sudah biasa, US$ 10 sudah sangat jarang, US$ 50 lebih jarang lagi, bagaimana dengan US$ 100 ? Ada ! Hanya sedikit. Anda para Acarya yang datang, apakah kalian berpujana pada Mahaguru ? Bagi yang berpujana pada Mahaguru silakan angkat tangan !... Bagi yang tidak berpujana silakan angkat tangan !... Lihatlah, semua tidak berani mengangkat tangan. Tadi jelas-jelas dikatakan yang berpujana pada Mahaguru silakan angkat tangan, tapi hanya sedikit ! Saat ditanya siapa yang tidak berpujana, juga tidak ada yang angkat tangan, apakah kalian punya hati nurani ?! Kalian mengenakan mahkota Pancadhyanibuddha, Pancadhyanibuddha menetap di atas kepala, lucu sekali, Pancadhyanibuddha di atas kepala, seharusnya bicara yang jujur, kalian duduk di atas Dharmasana, tapi tidak berani angkat tangan, jelas-jelas tidak berpujana, kalian juga tidak berani angkat tangan. Ada sebagian yang sering bertemu, juga tidak berpujana, apalagi kalian yang sangat jarang, dalam waktu yang lama baru berjumpa sekali, datang dari tempat yang jauh, tentu saja tidak sempat berpujana, tapi tetap harus mengangkat tangan ! Pancadhyanibuddha menetap di atas kepala kalian, diminta angkat tangan, tidak ada yang berani angkat tangan. Sekarang baru angkat tangan.◎ Untuk membabarkan sadhana ini juga tidak mudah ! Bagi yang serakah keuntungan, ketenaran dan persembahan, daya dan pahalanya akan berkurang banyak. Kalian datang membawa angpau untuk dipersembahkan pada Mahaguru, Mahaguru berjalan sangat cepat, “Saya tidak sempat berpujana pada Mahaguru, saat Mahaguru hadir, kebetulan hari itu saya tidak datang, sehingga tidak ada kesempatan untuk berpujana. Beberapa hari kemudian, saya kembali dari tamasya, juga tidak melihat Mahaguru, di ruang makan sangat banyak orang, tidak enak untuk berpujana di sana, saat sesi tanda tangan, saya juga harus cepat..” Akhirnya angpau itu saya bawa kembali. Sebuah lelucon, di dunia jaman sekarang ada pembunuh bayaran kelas atas, datang dan perginya tidak dapat dideteksi, hanya meninggalkan percikkan darah, yang menandakan dia pernah datang, namanya adalah darah datang bulan. Saya beritahu Anda, kalian datang ke Seattle, setelah sekian lamanya baru bisa berjumpa, Acarya Lianji, tadi tidak melihat Anda, apakah Anda mengangkat tangan ? Anda mengangkat tangan ? Anda memang mengangkat tangan. Benar ! Sekian lamanya baru berjumpa sekali, sangat sukar, saya lihat Anda makin lucu, ingatlah untuk berpujana pada saya. Acarya Lianji orangnya baik, Guashan Leizangsi didirikan dengan sangat baik, sangat langka dia bisa datang ke Seattle, sudah sangat lama, berapa tahun ? Dua puluh tahun ! Dua puluh tahun lamanya dia tidak datang ke Seattle, begitu saya melihatnya, wah ! Sangat gembira, sangat ingin memeluknya, ingin menciumnya, namun dia tidak melambaikan tangan memanggil saya. Anda tidak hendak berpujana pada Mahaguru ? Siapa tahu beberapa hari nanti dia sudah terbang kembali ke Taiwan. Orangnya sangat baik, hatinya sangat baik, dia membantu Mahaguru selama lebih dari tiga tahun, saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makan, semuanya ditanggung olehnya, sungguh langka ! Sungguh ! Dia juga takut orang lain salah paham, tiap kali mengunjungi restoran prasmanan, saya duduk dan dia menuangkan kuah untuk saya, mengambilkan lauk dan nasi, kemudian makan. Keesokan harinya kami kesana lagi, masih sama, saya duduk, dia menuangkan kuah, mengambilkan lauk dan nasi. Hari ketiga, kita berkunjung ke situ lagi, dia juga masih menuangkan kuah, mengambilkan nasi dan lauk untuk saya. Orang-orang memerhatikan kami, mereka mengatakan : “Pasti pasangan homoseksual.” Meskipun kami sama-sama pria, namun Mahaguru hanya duduk di sana, dia terus melayani Mahaguru, mereka mengatakan pasti Acarya Lianji adalah pihak pria dan Mahaguru adalah pihak wanita. Suatu hari, Gurudara tiba, Gurudara pergi bersama kami, juga Lucy, Lucy dan Gurudara datang bersama, pemilik restoran prasmanan dan karyawannya mengatakan : “Hah ? Ada wanita, jadi belum tentu mereka adalah pasangan homoseksual.” Saat itulah mereka baru mengerti. Sungguh, mereka semua sempat menyangka : “Pasangan homoseksual itu datang lagi.” Dari jauh sudah kedengaran.Acarya Lianji telah berpujana kepada saya selama tiga tahun lebih. Mahaguru tidak memedulikan berapa banyaknya uang, cukup niat Anda. Inilah intinya, saat Anda memiliki niat tersebut, itu sudah cukup, tidak penting berapakah jumlah uangnya. Mahaguru tidak serakah akan ketenaran, keuntungan dan persembahan. Di antara para Acarya kita, tentu saja ada banyak yang serakah keuntungan dan persembahan, namun ada juga yang tidak serakah. Seperti Mahaguru, Anda tidak harus mempersembahkan angpau yang sangat tebal, cukup niat Anda, maka Anda sudah dapat memperoleh karma baik, namun apabila Anda serakah akan ketenaran, keuntungan dan persembahan, maka daya dan pahala Anda pasti akan berkurang banyak, bahkan terjerumus ke neraka, terjerumus ke tiga alam rendah, ini bisa saja terjadi.◎ “Dalam hal ini, apabila masih ada yang kurang dipahami, Anda boleh memohon petunjuk pada Mulacarya yang melakukan transmisi Dharma, jangan mendengar kata-kata orang lain.”Jangan mendengar ucapan sembarang dari orang lain, apakah pengulasan saya ini sudah jelas ? Saya ceritakan sebuah lelucon sebagai penutupnya, siang hari di sebuah meja makan, putranya yang berusia 7 tahun tidak mendengar nasehat, mereka sedang berdebat, akhirnya si ayah berdiri dan mengatakan : “Aku ini ayahmu, jadi kamu harus mendengar kata-kataku.” Perlahan putranya berdiri dan mengatakan : “Apakah Anda punya bukti ?” Om Mani Padme Hum.
慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。