Avalokitesvara Bodhisattva

undefined
undefined


Mantra Hati Avalokitesvara Bodhisattva

”Om. Ma-ni. Bei-mi. Hum.”


Mengenal Pratima Avalokitesvara Bodhisattva

Tubuh Avalokitesvara Bodhisattva berwarna putih, duduk di atas padmasana, mengenakan jubah surgawi dan berhiaskan untaian ratna mutu manikam, Sang Bodhisattva berparas anggun dan memancarkan kewelasan, tubuh Bodhisattva memancarkan sinar putih bersih yang tak terhingga banyaknya. Sadhaka dapat memvisualisasikan Mantra Sadaksari (Om. Ma-ni. Bei-mi. Hum) bersinar mengitari Sang Bodhisattva.

Wujud Avalokitesvara Bodhisattva ada banyak, di antaranya ada : memegang cintamani, memegang gulungan sutra, memegang padma, memegang kalasa suci, dan lain sebagainya. (Saat bersadhana boleh memvisualisasikan rupang Avalokitesvara Bodhisattva yang dipersemayamkan di altar, dan Dharmayudham yang dipegang Sang Bodhisattva mengabhiseka sadhaka)


Dharmadesana Dharmaraja Liansheng

Dalam agama Buddha, Avalokitesvara Bodhisattva merupakan Bodhisattva yang sangat agung, Bodhicitta-Nya paling besar, ikrar-Nya paling agung, dan insan yang diseberangkan juga paling banyak. Beliau memiliki jodoh yang paling erat dengan para insan, dan para insan menyebut-Nya : Mahamaitri Mahakaruna Avalokitesvara Bodhisattva yang senantiasa menjawab aspirasi semua makhluk.

Avalokitesvara Bodhisattva memiliki emanasi yang tak terhingga banyaknya, antara lain : Sahasrabhujanetra Avalokitesvara Bodhisattva (Qianshou Qianyan Guanshiyin Pusa), Arya Avalokitesvara Bodhisattva (Sheng Guanyin), Cintamanicakra Avalokitesvara (Ruyilun Guanyin), Avalokitesvara yang Menganugerahkan Keturunan (Songzi Guanyin), Hayagriva Avalokitesvara (Matou Guanyin), Ekadasamukha Avalokitesvara (Shiyimian Guanyin), Cundi Avalokitesvara (Zhunti Guanyin), Makara-vahana Avalokitesvara (Aolong Guanyin), Kalasa Avalokitesvara (Jingping Guanyin), Pandaravasini Avalokitesvara (Baiyidashi), Avalokitesvara Raja Agung (Gaowang Guanshiyin), dan lain-lain.

Hampir semua umat Buddha memuja Avalokitesvara Bodhisattva. Dikatakan bahwa : Di setiap keluarga ada Amitabha Buddha, di setiap rumah ada Avalokitesvara Bodhisattva.

Di kalangan rakyat Taiwan, pratima Avalokitesvara Bodhisattva pada umumnya berupa Buddhaguha, rakyat menyebutnya Kuan Im Chana, Avalokitesvara Bodhisattva terdapat di bagian paling atas, di kiri dan kanan terdapat Sudhanakumara (Shancai Tongzi) dan Nagakanya (Long-nv), di bagian bawah adalah Dewata Dao, yaitu Tianshang Shengmu (Bodhisattva Bahari) dan Guansheng Dijun (Sangharamapala). Namun, ada pula yang hanya bergambar Avalokitesvara Bodhisattva.

Ikrar mula Avalokitesvara Bodhisattva adalah bermaitrikaruna menolong para insan. Beliau merupakan manifestasi dari Bodhicitta semua Buddha dan Bodhisattva, dan merupakan Buddha Purba yang telah mencapai Anuttarasamyaksamboddhi, disebut sebagai Samyakdharmavidya Tathagata (Zhengfaming Rulai)

Avalokitesvara Bodhisattva dan Mahastamaprapta Bodhisattva (Dashizhi Pusa) merupakan asisten dari Amitabha Buddha di Sukhavatiloka, ketiganya disebut sebagai Trini Arya Sukhavati. Avalokitesvara Bodhisattva juga merupakan salah satu dari Asta Mahabodhisattva.

Dalam Garbhadhatu Mandala, Avalokitesvara Bodhisattva berada di Barat Daya Sala Delapan Kelopak di panggung tengah, merupakan Adhinatha utama dari Avalokitesvarasala. Sedangkan dalam Vajradhatu Mandala, Beliau adalah Vajradharma Bodhisattva.

Avalokitesvara Bodhisattva memiliki belas kasih yang teragung, Beliau mengerahkan berbagai macam upaya demi menuntun para insan. Dalam tiap hal, sadhaka mesti mengutamakan Bodhicitta, Avalokitesvara Bodhisattva sendiri memiliki Bodhicitta yang teragung. Mantra Avalokitesvara Bodhisattva yang paling dikenal adalah : Sadaksari Mantra, Mantra Pandaravasini, dan MahakarunaDharani.

Dalam Saddharmapundarika Sutra, Samantamukha Varga (Pu Men Pin) disebutkan, Avalokitesvara Bodhisattva memiliki 32 emanasi, Beliau akan menampakkan diri untuk membabarkan Dharma dalam wujud yang sesuai dengan kebutuhan para insan. Beliau dapat menjelma menjadi Buddha, Pratyekabuddha, Sravaka, Brahma, Indra, Isvara, Mahesvara, Devamahasenapati, Vaisravana, Cularaja, sresthi, upasaka dan upasika, pejabat, brahmana, bhiksu, bhiksuni, wanita, kumara, kumari, dewa, naga, yaksha, gandarva, asura, garuda, kinara, mahoraga, manusia, amanusya, Vajradharadeva dan lain sebagainya.

Di Tibet, ketika Avalokitesvara Bodhisattva menyaksikan betapa sukarnya menyeberangkan para insan, mata kiri Beliau meneteskan air mata, bermanifestasi menjadi Syama Tara (Tara Hijau), mata kanan meneteskan air mata dan bermanifestasi menjadi Sita Tara (Tara Putih). Oleh karena itu, Syama Tara dan Sita Tara dipandang sebagai emanasi dari Avalokitesvara Bodhisattva.

Dharmaraja Liansheng mengajarkan, dalam setiap tahunnya ada tiga hari besar bagi Avalokitesvara Bodhisattva, ketiga hari besar ini (Hari jadi, kesempurnaan, dan upasampada) sangat istimewa dan manggala untuk menekuni Sadhana Cintamani Pandaravasini (Baiyidashi Ruyibaozhu Guanshiyin Pusa Fa). 

* Tanggal 19 bulan 2 Imlek : Hari Jadi Avalokitesvara Bodhisattva. 
* Tanggal 19 bulan 6 Imlek
Kesempurnaan Avalokitesvara Bodhisattva.
* Tanggal 19 bulan 9 Imlek
Upasampada Avalokitesvara Bodhisattva.

Perhatian : Penekunan sadhana tantra Zhenfo harus sesuai kaidah Dharma, yaitu memiliki tekad Bodhicitta, bersarana kepada Dharmaraja Liansheng, menaati sila, menguatkan fondasi Catur-prayoga dan Guru-yoga, kemudian barulah memohon abhiseka sadhana adhinatha ini.

undefined

Tata RitualTata RitualTata Ritual


Sadhana Yidam Yoga Avalokitesvara Bodhisattva

Ruang Unduh Penjelasan detail

MudraMudraMudra


MantraMantraMantra


Mantra Avalokitesvara Bodhisattva

Ruang Unduh

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。