Karya Tulis Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu ke-310 Menabuh Genta Pagi - Mawas Diri dan Kilas Bali

Karya Tulis Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu ke-310 Menabuh Genta Pagi - Mawas Diri dan Kilas Balik

Menabuh Genta Pagi - Prakata

Buku ini adalah pemahaman dari membaca buku saya, isi di dalam buku ini seluruhnya adalah hal yang saya baca atau dengar, ditambah dengan pemikiran dan perenungan saya sendiri hingga menjadi utuh.
Buku yang saya baca, tidak hanya buku modern, juga ada banyak buku kuno, baik dari zaman purba, abad pertengahan, maupun masa kini, sehingga mencakup segala hal.
Saya menulis buku, tidak ingin terlalu serius, tidak ingin terlalu kaku, juga tidak ingin memikirkan ilmiah atau tidak ilmiah.
Singkatnya, tidak ingin membuat orang bosan, tetapi juga tidak bisa menjadi sesuatu yang baru dan aneh tanpa alasan.
Tentu saja hal aneh itu ada, tetapi juga dapat membuat orang berpikir dua kali, jika dipikirkan dan ternyata masuk akal maka itulah dia.
Jadi, meskipun aneh!
Tapi, masuk akal dan rasional!
Ini adalah penjelasan yang saya tulis di awal buku.

Saya memiliki sebuah cerita tentang hukum karma kecil, ceritanya sebagai berikut:
Ada sebuah desa.
Keluarga Zhao San sangat miskin, sedangkan Keluarga Guo sangat kaya.
Zhao San dan ibunya, berdua, masuk ke Keluarga Guo sebagai pelayan, yaitu menjadi asisten rumah tangga.
Beberapa tahun kemudian, ibunya meninggal karena sakit.
Lewat satu tahun, pada suatu malam, Zhao San baru saja akan tertidur, dalam keadaan antara mimpi dan tidak mimpi.

Zhao San melihat ibunya berdiri di ujung ranjang, dan berkata kepadanya:
"Anakku! Besok ada badai salju, seekor ayam betina di sudut tembok akan mati kedinginan, majikan akan memberikan ayam tersebut kepadamu untuk dimakan, janganlah kamu memakannya. Dulu saat di Keluarga Guo, karena keserakahan, saya mencuri tiga ratus koin Keluarga Guo, sehingga pejabat akhirat menghukum saya menjadi ayam, bertelur untuk membayar utang tiga ratus koin, hingga hari ini tiga ratus koin tersebut telah lunas, sehingga besok saya akan pergi."

Zhao San terbangun dari mimpi, mengingat erat-erat perkataan ibunya.
Benar saja.
Di sudut tembok ada seekor ayam betina yang mati kedinginan karena badai salju, Keluarga Guo memberikan ayam itu kepada Zhao San untuk dimakan.
Zhao San mengingat perkataan ibunya.
Dia mencari sebuah tempat, menggali tanah, dan menguburkan ayam betina tersebut. Tepat saat sedang mengubur, malah terlihat oleh majikan Keluarga Guo.

Majikan bertanya:
"Untuk apa mengubur ayam?"

Zhao San tidak menjawab, hanya meneteskan air mata.
Majikan bertanya lagi.
Zhao San bergumam, masih enggan mengungkapkannya.

Kemudian, majikan terus mendesaknya. Zhao San tidak punya pilihan, baru kemudian menceritakan semuanya dengan rinci kepada majikan Keluarga Guo.
Majikan Keluarga Guo mengingat-ingat kembali dengan saksama, memang ada kejadian kehilangan tiga ratus koin, hanya saja tiga ratus koin tidak dihitung banyak, waktu itu juga tidak terlalu diperhitungkan, maka dibiarkan saja!
Majikan Keluarga Guo berpikir, bahkan masalah sepele seperti biji wijen ini, juga memiliki hukum sebab akibat karma, coba pikirkan! Sungguh sangat membuat orang waspada!

Saya membaca artikel ini, di dalam hati sungguh sangat terkejut! Saya pikir, orang zaman dahulu berkata, segala sesuatu telah ada takdirnya, contohnya, Shaozi Yishu karya Shao Kangjie. Orang zaman sekarang menyebutnya Tieban Shenshu, itu adalah metode perhitungan dari aliran pembuktian.
Asalkan tahun, bulan, hari, jam, menit kelahiran. Semuanya benar, maka semua nasib dan peruntungan telah ditentukan. Seratus persen manjur, hanya kebaikan besar yang dapat mengubah nasib dan peruntungan.
Sutra Surangama menyebutkan, hanya jika tidak ada tiga kondisi, baru tidak ada tiga sebab, oleh karena itu, berhenti berbuat jahat adalah Bodhi.
Ingatlah jangan melanggar tiga kondisi, membunuh, mencuri, berbuat asusila. Tidak ada tiga kondisi baru tidak ada tiga sebab, barulah bisa suci.
Semoga kita semua saling menyemangati.

Februari 2026

Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu
Sheng-Yen Lu
17102 NE 40th Ct.,
Redmond WA 98052
U.S.A.

Daftar Isi
001 Hantu Menampakkan Wujud Asli?
002 Hari-hari Tanpa Memakai Celana (Catatan Musim Semi)
003 Hari-hari Tanpa Memakai Celana (Lanjutan) - Buku Harian Istirahat Pemulihan
004 Bukti Dua Surat
005 Naik Dharmasana Membabarkan Dharma Membahas "Nomor Satu"
006 Setelah Keluar Rumah Sakit, Memimpin Upacara Agung
007 Setelah Keluar Rumah Sakit, Memimpin Homa Agung
008 Mahaguru Lu Menunjukkan Penyakit: Siswa Harus Menyerahkan Rapor Bhavana
009 Merayakan Peringatan 40 Tahun Dharmaraja Lian Sheng Meninggalkan Kehidupan Duniawi (Kilas Balik Nidana Kebiksuan)
010 Sepatah Kata Genta Pagi
011 Petunjuk Acarya Lian Ying
012 Dharmadesana Mahaguru Lu (Satu)
013 Di Dalam Kesuraman, Wajib Menjaga Setitik Cahaya, Oleh Shi Lian Yi
014 Dharmadesana Mahaguru Lu (Dua)
015 Orang yang Salah Mengira Dirinya Adalah Siswa Berbakat

Artikel Terbaru/Karya Tulis Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu ke-310 Menabuh Genta Pagi - Mawas Diri dan Kilas Balik /Tiga Bab Bacaan Uji Coba Kingstone:
https://www.kingstone.com.tw/basic/freeread/2012250182380

Situs web E-book Karya Tulis Dharmaraja Lian Sheng Sheng-yen Lu Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

持誦長壽佛心咒「嗡。阿媽惹尼。祖溫底耶。梭哈。」 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。