8 November 2020 Upacara Agung Homa Raga Vidyaraja di Rainbow Temple Seattle Amerika Serikat

8 November 2020 Upacara Agung Homa Raga Vidyaraja di Rainbow Temple Seattle Amerika Serikat

【Liputan Upacara Rainbow Temple oleh TBS Lianhua Renhe】⁣

Raga Vidyaraja Perwujudan Vajrasattva⁣
Salah Satu dari Dwistadevata Mahavasikarana Zhenfo Zong⁣

Pada tanggal 8 November 2020, Dharmaraja Liansheng Lu Shengyan memimpin Upacara Homa Raga Vidyaraja di Rainbow Temple (彩虹雷藏寺) Seattle Amerika Serikat. Raga Vidyaraja bermanifestasi dari Mahavairocana Tathagata yang memasuki Hati Samantabhadra Bodhisattva, sekaligus merupakan perwujudan dari Vajrasattva, Istadevata Mahavasikarana dalam Tantra. Penampilannya menyeramkan, namun Hatinya merupakan realisasi raga tiada berbeda dengan Bodhicitta suci, memiliki Dharmabala besar yang luar biasa. Menekuni Sadhana Raga Vidyaraja dapat memperoleh Mahavasikarana, memiliki banyak pengikut, dan banyak orang akan memberikan dukungan.⁣

"Di Jepang yang paling banyak disemayamkan adalah Acalanatha Vidyaraja, selain itu adalah Raga Vidyaraja.". Raga Vidyaraja memiliki tubuh berwarna merah, berlengan enam dan masing-masing membawa Dharmayudham; Sepasang tangan pertama, tangan kiri memegang japamala, tangan kanan memegang padma; Sepasang tangan kedua, tangan kiri memegang busur, tangan kanan memegang anak panah; Sepasang tangan ketiga, tangan kiri memegang ghanta di bagian bawah, tangan kanan memegang vajra di atas, sekujur tubuh memancarkan sinar terang berwarna merah, duduk di atas padmasana berkelopak seribu yang tumbuh dari dalam amrtakalasa. Raga Vidyaraja mempunyai berbagai macam metode khusus, antara lain: Sadhana Melukis, Sadhana Mahavasikarana, Sadhana Memahat, Sadhana Penakluk Mara, dan Sadhana Amrta.⁣

Sadhana Tantra dapat membuat orang cepat mencapai keberhasilan, namun juga sangat berbahaya, jika sampai berjumpa dengan seorang Acarya yang belum mencapai keberhasilan bhavana dan tamak akan nama dan harta, bisa jadi sadhana yang dilakukan oleh sadhaka seumur hidup akan sia-sia, oleh karena itu, mesti belajar menggunakan kebijaksanaan untuk membedakan Acarya sejati dan Acarya gadungan. Sebenarnya Acarya gadungan bisa dikenali dengan cepat, Dharmaraja Liansheng mengisahkan sebuah cerita humor untuk mengingatkan siswa.⁣

Berikutnya, Dharmaraja menjawab pertanyaan siswa. Umat dari Malaysia bertanya, dalam buku "Zuòchántōngmíngfǎ", artikel berjudul "Roh Asali yang Lincah", Mahaguru menuliskan bahwa di bawah pusar sadhaka terdapat bayi kecil, mesti bisa berbhavana sampai yang asali berubah menjadi sinar terang, di atas yoga dengan sinar pelangi pancawarna, di tengah yoga dengan triwarna putih, merah, dan biru, dan di bawah yoga dengan lima elemen bumi, mengerahkan ke atas dapat bergerak dan berhimpun, mesti mencapai keberhasilan ini baru merupakan Siddha Zhenfo Zong. Mohon tanya Mahaguru, apa yang dimaksud dengan bayi di bawah pusar ini? Bagaimana cara mencapai keberhasilan tersebut?⁣

Dharmaraja menjelaskan: "Bayi di bawah pusar adalah kundalini di Istana Prasavadharma, gunakan metode api internal dan bindu untuk membangkitkan kundalini, gunakan pikiran untuk mengerahkan prana naik ke cakra ajna."

Pikiran Fokus Menyerap Sadripu⁣
Transformasi Pikiran Menjadi Sunya⁣
Memperoleh Samadhi⁣

Umat dari Malaysia bertanya, menggunakan metode visualisasi caturmahabhuta adalah sunya untuk membunuh sadripu, apakah ini bisa dilakukan?⁣

Setelah Dharmaraja memohon petunjuk Buddha dan Bodhisattva, beliau mengatakan: Nilainya 60. Jika kita terlalu suka lihat ponsel, menggandrungi ponsel, maka banyak waktu yang akan terbuang sia-sia hanya untuk melihat ponsel. Telinga tamak mendengarkan musik, akan terpedaya oleh suara. Mulut tamak akan makanan lezat, menggandrungi makanan lezat. Atau tubuh tamak akan sentuhan, pikiran tamak akan khayalan, jiwa dan raga terikat, tidak bisa terbebas dari samsara.⁣

Mesti sesuai dengan yang telah diajarkan oleh Sang Buddha, terlebih dahulu merenungi derita, menutup enam indra, jiwa dan raga tak goyah, dengan demikian baru bisa masuk samadhi. Gunakan pikiran fokus untuk menyerap enam indra, kemudian pikiran ditransformasikan menjadi sunya, menggunakan hati diri sendiri yang kecil untuk beryoga dengan Mahahati alam semesta. Hanya melalui samadhi baru bisa sepenuhnya membersihkan sadripu.⁣

Umat dari Singapura bertanya, ia sendiri membuat cetakan tsatsa (Buddha rupang kecil), ingin membuat 100 buah tsatsa untuk menyingkirkan rintangan diri sendiri, apakah saat membuatnya mesti sambil menjapa mantra? Bagaimana cara menangani tsatsa yang sudah rampung?⁣

Dharmaraja menjawab:⁣
Bahan tsatsa bisa gunakan tanah liat, tepung, atau tepung jelai qingke, bisa juga ditambahkan dengan abu kremasi Sangha Agung. Japa mantra yang sesuai dengan Buddha atau Bodhisattva yang dibuat tsatsa. Tsatsa yang telah rampung bisa diletakkan di alam, di puncak gunung, di tepi danau, ini adalah perbuatan mengembangkan Bodhicitta menjalin jodoh Dharma dengan insan, kelak semua tsatsa tersebut bisa menjadi orang pendukung Anda, akan banyak yang berjodoh baik dengan Anda."

Dharmaraja melanjutkan pengulasan Lamdre, saat meditasi memasuki alam hewan, akan nampak beberapa hewan, bahkan ikan paus di lautan, suara mantra bisa mengeluarkan suara binatang. Dharmaraja mengatakan, pernah bersamadhi memasuki kedalaman samudra, melihat banyak ikan yang berenang ke sana ke mari di dalam tubuh diri sendiri. Pernah saat bersamadhi tiba di pasar swalayan, melihat siswa bernama Peng Lin yang sedang beli keju di sana. Memasuki samadhi air dapat masuk ke dalam air, masuk samadhi api dapat masuk ke dalam api, masuk samadhi alam surga dapat memasuki istana surga dan melihat segala sesuatu di surga.⁣

Dharmaraja menyemangati para siswa untuk tekun berbhavana, kelak meninggal dunia dapat menggunakan samadhi untuk langsung mencapai empat alam kesucian.⁣

Artikel lengkap Dharmadesana, bisa disimak melalui True Buddha News (bahasa Mandarin):⁣
www.tbsva.org/tbnw/epaper_detail1292.htm

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。