Samantabhadra Bodhisattva

【Mantra Hati Samantabhadra Bodhisattva】:
 
Mantra 1 : "Om. Suoha. Gaya. Suoha."
Mantra 2 : "Namo Sanmanduo Warila. Saduo. E."
 
【 Pengenalan Singkat Pratima Samantabhadra Bodhisattva 】

Samantabhadra Bodhisattva ( Puxian Pusa ) mengenakan mahkota, tubuh berwarna emas, tangan kanan memegang padma atau ruyi, tangan kiri membentuk Mudra Varada. Atau mengenakan Mahkota Pancadhyani Buddha, tubuh berwarna emas, membentuk mudra, atau memegang vajra, duduk bersila penuh di atas gajah putih bergading enam. ( Enam gading merepresentasikan Sadparamita )

【 Kutipan Dharmadesana Mahaguru Liansheng Sheng-yen Lu 】

Samantabhadra Bodhisattva merupakan Bodhisattva carya ( aktivitas ) agung yang menunggangi gajah putih bergading enam. Perlu diketahui bahwa Samantabhadra Bodhisattva merupakan Dharmaputra dari Para Tathagata yang banyaknya bagaikan butiran Sungai Gangga dalam masa berkalpa-kalpa, terdapat Varga Bhadracaryapranidhana yang tersebar di dunia. Samantabhadra Bodhisattva menggunakan kesadaran pendengaran untuk membedakan sesuai pikiran, memancarkan sinar kebijaksanaan menerangi semua makhluk, memperoleh keleluasaan agung, merupakan Mahabodhisattva yang terutama dalam penembusan sempurna. Beliau merupakan salah satu dari Astamahabodhisattva ( 8 Bodhisattva Agung ).

Dalam Tantra Timur, Samantabhadra Bodhisattva merupakan Hrdayaputra dari Mahavairocana Tathagata, juga merupakan Dharmarajaputra. Vajrasattva merupakan Dharmarajaputra dari Pancadhyani Buddha, Samantabhadra Bodhisattva juga merupakan Dharmarajaputra dari Pancadhyani Buddha. Dalam eksoterik Beliau adalah Samantabhadra Bodhisattva, dalam esoterik adalah Vajrasattva, Vajracitta Bodhisattva, atau Vajrapani Bodhisattva, merupakan Bodhisattva yang sangat agung. Semua Devavajra merupakan emanasi dari Samantabhadra Bodhisattva.

Trini Arya Avatamsaka antara lain : Shakyamuni Buddha, Manjusri Bodhisattva dan Samantabhadra Bodhisattva, kedua Bodhisattva Agung ini merupakan asisten dari Shakyamuni Buddha, Manjusri Bodhisattva menguasai Pintu Kebijaksanaan, Samantabhadra Bodhisattva menguasai Pintu Asas dan Pengetahuan.

Vajrasattva dan Samantabhadra Bodhisattva berbeda nama namun merupakan satu substansi. Sebab, Samantabhadra menerima abhiseka dari Mahavairocana Tathagata, kedua tangan memegang Vajra Pancajnana. Para Acarya yang mentransmisikan Sadhana Tantra, di saat menerima abhiseka sebagai Acarya, memperoleh lima atribut, dapat disebut sebagai emanasi Vajrasattva.

Dalam Vajradhatu Mandala, Vajrasattva merupakan Bodhisattva Bhumi ke-16. Patriark pertama dari Shingon Jepang adalah Mahavairocana Tathagata, sedangkan Patriark ke-2 adalah Vajrasattva.

Ketika menekuni Sadhana Samantabhadra Bodhisattva, terlebih dahulu bentuk mudra, kemudian bervisualisasi Samantabhadra Bodhisattva, mesti diingat bahwa wujud yang divisualisasikan adalah Samantabhadra Bodhisattva versi Tantra, sebab Beliau menerima abhiseka dari Mahavairocana Buddha, oleh karena itu kedua tangan-Nya memegang vajra. Dalam Tantra, rupang Samantabhadra Bodhisattva berwujud kedua tangan memegang vajra, inilah visualisasi Samantabhadra Bodhisattva. Dalam Sutrayana, pada umumnya pratima Samantabhadra Bodhisattva mengenakan Mahkota Pancadhyani, tubuh berwarna emas, tangan kanan memegang padma atau ruyi, tangan kiri membentuk Mudra Varada, duduk bersila penuh di atas gajah putih bergading enam. Menekuni Sadhana Penjapaan Samantabhadra Bodhisattva sehari sekali, dapat menyingkirkan semua karmavarana, melengkapi semua jasa kebajikan, terlahir di Sukhavatiloka.
 
Samantabhadra Bodhisattva adalah Vajrasattva dalam Tantra, keduanya merupakan pimpinan dari eksoterik dan esoterik, memiliki kebajikan berupa Bodhicitta, menjadi kriteria bagi Sepuluh Penjuru Buddha Bodhisattva dalam tiga masa. Oleh karena itu, Amitabha Buddha merupakan Penguasa Pintu Dharma.

Samantabhadra Bodhisattva merupakan Mahapranidhanaraja, Beliau memiliki Dasamahapranidhana yang dijunjung tinggi oleh para siswa Buddha.

Pranidhana 1 - Sembah puja pada para Buddha : Bersembah puja pada semua Buddha.

Pranidhana 2 – Memuliakan Tathagata : Memuliakan semua Tathagata, memuliakan tingkatan tertinggi para Tathagata, Mahaagung ! Tathagata ! Tempat berlindung bagi semua makhluk.

Pranidhana 3 – Pujana universal : Menekuni homa dengan luas, menekuni pujana dengan luas, Sadhana Mahamandalapuja, pujana mesti dilakukan.

Pranidhana 4 – Bertobat atas karmavarana : Setiap hari kita mesti bertobat atas karmavarana diri sendiri, diri sendiri yang mengetahui karma apa yang telah dilanggar, Anda mesti bertobat atas segala karmavarana yang telah diperbuat hari ini.

Pranidhana 5 – Bermudita atas jasa kebajikan : Ketika melihat orang lain berbuat jasa kebajikan, atau berdana, Anda mesti berpartisipasi dengan sukacita.

Pranidhana 6 – Memohon memutar Dharmacakra : Bagi yang mampu membabarkan Dharma, atau yang memiliki bhavana sangat baik, yang memiliki Samyakdharma, maka mohonlah dia untuk memutar Dharmacakra, supaya dia membabarkan Dharma demi menuntun insan luas.

Pranidhana 7 – Memohon Buddha menetap di dunia : Kita mesti senantiasa memohon Buddha menetap di dunia.

Pranidhana 8 – Senantiasa belajar pada Buddha : Mengikuti umat Sedharma untuk menekuni Buddhisme, semua  bersama menekuni Buddhisme, jangan bersadhana sehari kemudian berhenti selama 3 hari, ikut-ikutan libur dan tidak bersadhana, jangan demikian. Atau diri sendiri dalam satu bulan hanya bersadhana sekali, atau dalam satu minggu hanya bersadhana sekali, atau dalam tiga hari hanya bersadhana sekali, tidak boleh demikian.

Pranidhana 9 - Senantiasa menyesuaikan dengan para insan. Ini sangat penting, mesti menyesuaikan dengan para insan, disebut sebagai upaya kausalya, di dalam kata : ‘Menyesuaikan dengan para insan’ terdapat pengetahuan yang sangat mendalam. 

Pranidhana 10 - Melimpahkan jasa bagi semua makhluk. : Semua kebajikan yang telah Anda lakukan, hendak dilimpahkan ke mana, ini sangat penting, menghimpunnya menjadi arus Dharma, menuju ke Sukhavatiloka.

Ksetraparisuddhi dari Samantabhadra Bodhisattva juga merupakan Ksetraparisuddhi Amitabha Buddha. Dasamahapranidhana Samantabhadra tiada pernah berakhir, sekali pun karma semua makhluk telah berakhir, klesa semua makhluk telah habis, namun Dasamahapranidhanaraja tidak akan pernah berakhir. Oleh karena itu, tidak peduli apakah di dunia ini ada atau tidak ada manusia, Dasamahapranidhana dari Samantabhadra Bodhisattva  selamanya berada di angkasa.

Dalam Catatan Pustaka Tantra Kobo Daishi dijelaskan perihal Sukhavatiloka dan Ghanavyuhaksetra. Samantabhadra Bodhisattva merupakan Guhyapati semua ajaran eksoterik, dan pranidhananya adalah terlahir di Sukhavatiloka mencapai Bodhi demi para Buddha di tiga masa. Oleh karena itu antara eksoterik dan esoterik memiliki kesamaan dalam hal tekad terlahir di Sukhavatiloka.

Ksetraparisuddhi merupakan salah satu sekte dalam Agama Buddha, Samanthabadra Bodhisattva merupakan patriark pertamanya, tujuan utamanya adalah terlahir di Sukhavatiloka melalui metode pelafalan Nama Buddha.

Di Tiongkok ada empat gunung suci : Gunung Wutai merupakan Bodhimanda dari Manjusri Bodhisattva, disebut juga sebagai Gunung Teduh ; Gunung Putuo merupakan Bodhimanda dari Avalokitesvara Bodhisattva ; Gunung Jiuhua merupakan Bodhimanda dari Ksitigarbha Bodhisattva ; Gunung Emei merupakan Bodhimanda dari Samantabhadra Bodhisattva.

Samantabhadra Bodhisattva memiliki gatha peringatan bagi para insan, gatha ini sangat termasyhur :

“Hari telah berlalu, demikian pula nyawa turut berkurang, bagaikan ikan kekurangan air, apa yang menyenangkan dari ini semua ?” 

Demikian kita memuliakan Samantabhadra Bodhisattva :

大菩薩、大莊嚴、
Dà púsà, dà zhuāngyán,
Mahabodhisattva, Mahavyuha,

大功德、大俱足、
dà gōngdé, dà jùzú,
Mahaguna, Mahapurna,

大相應、大蓮華、
dà xiāngyìng, dà liánhuá,
Mahayoga, Mahapadma, 

大威力、大守護、
dà wēilì, dà shǒuhù,
Mahaujas, Maharaksa,

大成就、大授記
dà chéngjiù, dà shòujì
Mahasiddhi, Mahavyakarana.

◎ Perhatian : Penekunan sadhana tantra Zhenfo harus sesuai kaidah Dharma, yaitu memiliki tekad Bodhicitta, bersarana kepada Dharmaraja Liansheng, menaati sila, menguatkan fondasi Catur-prayoga dan Guru-yoga, kemudian barulah memohon abhiseka sadhana adinata ini.

Tata RitualTata RitualTata Ritual


Sadhana Adinatayoga Samantabhadra Bodhisattva

Ruang Unduh Penjelasan detail

MudraMudraMudra


MantraMantraMantra


慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。