27 Februari 2021 Pujabakti Sadhana Istadevata Padmasambhava di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

27 Februari 2021 Pujabakti Sadhana Istadevata Padmasambhava di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

#Berita TBS Seattle Ling Shen Ching Tze Temple ⁣

Pada hari Sabtu, tanggal 27 Februari 2021, Dharmaraja Liansheng memandu semua melakukan pujabakti Sadhana Istadevata Padmasambhava Bodhisattva, saat melimpahkan jasa, Mahaguru bersembah puja kepada Padmasambhava Bodhisattva dari Ksetraparisuddhi Zangdokpalri, memohon Padmasambhava Bodhisattva memancarkan sinar terang menerangi dunia, menyeberangkan para arwah terlahir di Ksetraparisuddhi Zangdokpalri, memancarkan terang menyingkirkan pandemi, mengadhisthana supaya semua sehat sentosa, penyakit tersingkirkan, panjang usia dan leluasa. Memohon supaya Padmasambhava Bodhisattva mengadhisthana para umat mencapai kesempurnaan dalam bhavana, kontak yoga dengan Istadevata, kontak yoga dalam Sadhana Internal, kontak yoga dalam Sadhana Tantra, dan kontak yoga dalam Sadhana Guhya. Mohon Padmasambhava Bodhisattva mengadhisthana sadhaka mencapai keberhasilan sadhana, supaya sadhaka dapat menjelma menjadi tubuh sinar pelangi, mencapai Kebuddhaan menggunakan tubuh saat ini juga. Mohon Guru Padmasambhava dari Zangdokpalri mengadhisthana para umat, supaya segala harapan yang baik terpenuhi, menyingkirkan karmavarana, menyingkirkan pandemi, dan menyingkirkan rintangan bhavana. ⁣

Berikutnya, mengamalkan ajaran Mahaguru: "Mahamaitri tanpa pamrih, mengembangkan mahakaruna memandang semua makhluk sebagai satu kesatuan dengan diri sendiri." Seattle Ling Shen Ching Tze Temple (西雅圖雷藏寺) dan Rainbow Temple (彩虹雷藏寺) masing-masing berdonasi 10,000 USD dan 50,000 USD kepada Sheng-Yen Lu Foundation, untuk membantu penduduk Texas yang terdampak bencana badai salju. ⁣

Tbboyeh menayangkan video: Mahaguru menuturkan bahwa saat Bodhidharma bertapa, Beliau bisa mendengar semut yang sedang bertengkar, dari sini dapat diketahui tingkatan keheningan batin Bodhidharma. Tbboyeh menggunakan lukisan Mahaguru yang berjudul: "Sadhaka Dalam Gua" sebagai sampul buku terbaru. Buku baru ini adalah karya tulis Dharmaraja Liansheng yang ke-282, berjudul "Bersua Bodhidharma", dan akan diterbitkan secara serentak di seluruh dunia pada tanggal 4 Maret 2021. ⁣

Mahaguru memberitahu semua, Guru Padmasambhava adalah sesepuh yang paling awal masuk Tibet. Pada masa awal pembabaran Dharma ke Tibet, Guru Padmasambhava merupakan sesepuh utama bagi Tantra Tibet, sedangkan Y.A. Atisa adalah sesepuh masa akhir pembabaran Dharma ke Tibet. Guru Padmasambhava adalah bayi yang menjelma dari dalam padma, oleh karena itu disebut Padmasambhava (Lahir dari dalam padma), bahasa Mandarin "Dàshì" berarti Bodhisattva. Riwayat hidup Beliau sangat melegenda, menurut yang tertulis dalam kitab, Beliau adalah titisan Sakyamuni Buddha, Amitabha Buddha, dan Avalokitesvara Bodhisattva, merupakan penjelmaan manunggal triguhya tubuh, ucapan, dan pikiran. ⁣

◎ Interaksi Adalah Kekuatan - Anda Bertanya Aku Menjawab

Mahaguru berwelas asih menjawab pertanyaan siswa dari seluruh dunia. ⁣

Siswa bertanya:
1. Dalam Dharmadesana tanggal 17 Mei 2021, Mahaguru mengatakan: "Guru, Istadevata, dan Dharmapala, trimula manunggal dan menetap di puncak kepala. Terlebih dahulu visualisasi Istadevata menetap di puncak kepala sadhaka, Mulacarya memasuki tubuh Istadevata, dan Dharmapala juga memasuki tubuh Istadevata." Jika Istadevata saya adalah Padmakumara, apakah wajah, jubah, dan atribut yang dikenakan Padmakumara perlu divisualisasikan berbeda dengan Mulacarya? Atau visualisasi dua Mahaguru? Sebab saat visualisasi Padmakumara, siswa memvisualisasikan wajah Mahaguru. ⁣

2. Apakah para siswa boleh menulis surat ke Taman Arama Zhenfo mohon Mahaguru menganugerahkan abhiseka jarak jauh untuk Sadhana Memutar Seribu Cakra (Qianzhuanlunfa - 千轉輪法)? ⁣

Mahaguru menjawab:
Guru, Istadevata, dan Dharmapala, Trimula bisa manunggal, sadhana bisa dilakukan bersamaan, Trimula masuk dalam diri sadhaka. Cukup gunakan wujud Istadevata sebagai yang utama. ⁣

Mengenai wujud Padmakumara dan Mulacarya, menurut saya, Padmakumara dan Mulacarya bisa divisualisasikan berwajah serupa, tidak perlu dua wajah yang berbeda. Contohnya Padmasambhava, Trimula atau Guru, Istadevata, dan Dharmapala dari Padmasambhava Bodhisattva adalah Simhamuka Dakini. ⁣

Karena Istadevata Anda adalah Padmakumara, Guru Anda juga adalah Padmakumara, maka Anda visualisasikan menjadi dua, dengan kata lain, boleh visualisasikan keduanya manunggal, dan keduanya manunggal sama dengan tiga manunggal. ⁣

Sadhana Memutar Seribu Cakra boleh abhiseka jarak jauh. Boleh tulis dan kirim surat ke Taman Arama Zhenfo untuk mohon abhiseka jarak jauh Sadhana Memutar Seribu Cakra. ⁣⁣

Siswa bertanya:⁣
1. Saya menyadari bahwa segala sesuatu datang dan pergi sesuai nidana. Nidana ini sungguh luar biasa, mengendalikan segalanya, termasuk di antaranya kapan menikah, kapan akan memikirkan suatu hal, kapan memikirkan seseorang, semua muncul karena nidana. ⁣

Di saat nidana telah tiba, maka saya pun akan memikirkan suatu hal dan melakukannya. Jika nidana berbuat karma buruk telah tiba, dengan sendirinya saya pun melakukan karma buruk. Demikian pula, di saat nidana tiba, saya pun bisa melanggar sila. Contohnya menang lotre, dalam hal ini tidak ada keberadaan keberuntungan, semua terjadi karena tiba waktunya nidana berbuah, sehingga saya memenangkan lotre. Jika demikian, tingkatan yang bisa kita capai dalam bhavana di kehidupan saat ini telah ditentukan. Bagaimana siswa bisa mengatasi dan melampaui nidana ini? ⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Pertanyaan ini perihal teori nasib dan peruntungan. Dalam Kitab Empat Ajaran Liaofan ada seni membangun nasib, karena metode yishu dari Shao Zi telah meramal Yuan Liaofan dengan sangat akurat, maka ia pun memilih untuk menjadi pasif, Liaofan merasa jika segalanya sudah sesuai nidana, untuk apa saya berusaha? ⁣

Suatu ketika, ia berjumpa dengan Mahabiksu Yungu yang menasihatinya, "Apa yang Anda lakukan ini keliru.". Sekarang Mahaguru juga memberitahu Anda, "Jika bagi Anda segalanya adalah nidana dan tidak dapat dilampaui, berarti Anda juga keliru." Mengapa demikian? Sebab asalkan Anda mau berbhavana, maka nidana dapat diubah!

Yuan Liaofan mengubah nidana menggunakan kebajikan besar, tiap kali berbuat satu macam kebajikan, ia mengambil satu batu putih, tiap kali melakukan satu perbuatan buruk ia menandainya dengan batu hitam, batu hitam semakin sedikit, dan batu putih semakin banyak, kemudian nasib dan peruntungannya pun berubah. Jika Anda tidak berbhavana, maka segalanya mengikuti nasib yang terbentuk dari karma lampau. ⁣

"Bagaimana siswa bisa mengatasi dan melampaui nidana ini?" Saya beritahu Anda, asalkan Anda belajar Buddhadharma, mencapai keberhasilan Buddhadharma, dapat leluasa atas kelahiran dan kematian diri sendiri, tidak lagi terikat oleh nidana, dan Anda tidak perlu gentar akan apapun lagi. Anda sudah bisa menguasai diri sendiri, telah memperoleh keleluasaan, sehingga nidana pun telah teratasi, melampaui nidana. ⁣

Sakyamuni Buddha telah membabarkan bagaimana mengatasi nidana, ada dua, pertama adalah kebajikan besar dapat mengatasi nidana, yang kedua adalah seorang sadhaka agung juga dapat mengatasi nidana. ⁣

Siswa bertanya:⁣
Dalam kehidupan saat ini kita telah menekuni Sadhana Tantra Zhenfo, namun beberapa ratus kehidupan lampau kita memiliki nidana tiga alam rendah, oleh karena itu kita masih terus bertumimbal lahir. Jika nidana tiga alam rendah beberapa ratus kehidupan lampau telah tiba, maka dengan sendirinya dalam benak saya muncul keinginan untuk berbuat jahat, mewujudkan nidana tiga alam rendah. Bagaimana melampaui nidana ini supaya tidak lagi terjerumus ke tiga alam rendah? ⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Sangat sederhana, jika tidak ingin terjerumus ke tiga alam rendah, maka jangan lakukan perbuatan yang mewujudkan nidana tiga alam rendah! Jangan melanggar sila, dengan demikian tidak akan terjatuh ke tiga alam rendah. Oleh karena itu Sakyamuni Buddha bersabda, "Jadikan sila sebagai Guru."

Jika Anda telah melanggar sila, hanya ada tiga cara untuk membersihkannya:

1. Carilah Mulacarya atau Acarya yang berkualifikasi untuk memberi Anda abhiseka ulang sila Tantra. Selain itu, ada satu metode lagi, yaitu purifikasi. ⁣

2. Jika Mulacarya Anda sudah tidak berada di dunia fana, dan Anda juga tidak bisa menemukan Acarya yang berkualifikasi, maka Anda mesti bersadhana, tekuni sadhana yang ditransmisikan oleh Mulacarya, yaitu sadhana untuk purifikasi karma buruk. Lakukan homa, mohon Istadevata Anda menganugerahkan purifikasi. Melakukan homa dan bersadhana berarti mengabhiseka diri sendiri. Saat Anda melakukan homa, Istadevata tiba, mengabhiseka diri sendiri, purifikasi, ini adalah metode kedua. ⁣

3. Menjapa Mantra Sataksara 100,000 kali, memohon Vajrasattva atau Vajracitta Bodhisattva menganugerahkan purifikasi kepada Anda. ⁣

◎ Dharmaraja Liansheng Melanjutkan Pengulasan Lamdre

"Tanda keberhasilan" berarti saat Anda mencapai tingkat tertentu, akan muncul tanda-tanda tertentu.

"Sadhaka yang menghasilkan 700 pahala, mengalami tubuh penjelmaan berada di ratusan ksetraparisuddhi", apakah Anda telah mencapai ksetraparisuddhi? Apakah Anda yakin bahwa diri sendiri telah mencapai ksetraparisuddhi? "Walaupun masih berada di dunia fana." Meskipun Anda masih berada di dunia fana ini, namun sesungguhnya Anda telah mencapai ksetraparisuddhi. "Dalam sekejap dapat menggetarkan ratusan loka ksetraparisuddhi", dalam sekejap Anda dapat mencapai semua ksetraparisuddhi itu, bahkan ratusan ksetraparisuddhi. Anda dapat melihat wajah Buddha, dapat mendengar pembabaran Dharma para Buddha di tiap ksetraparisuddhi. ⁣

Beberapa hari lalu, saya melihat Cundi Bhagavati, saya pergi ke ksetraparisuddhi Cundi Bhagavati, dalam meditasi saya mendengar Dharmadesana dari Cundi Bhagavati. Demikianlah makna dari "Sadhaka yang menghasilkan 700 pahala". ⁣

"Slokha: Ratusan dana. Ada ratusan cara berdana yang berbeda, dapat berdana dalam waktu yang sama." Sebelum minum secangkir air pun saya mempersembahkannya, termasuk saat hendak makan, untuk barang yang hendak digunakan, atau yang hendak dikenakan, semua barang tersebut bisa dipersembahkan, ini juga merupakan tindakan berdana. Ada ratusan cara yang berbeda untuk berdana, berbagai benda bisa digunakan untuk berdana, semua yang nampak, yang terpikirkan, yang diingat, bahkan tubuh, ucapan, dan pikiran juga dapat didanakan. ⁣

"Memancarkan ratusan sinar. Memancarkan sinar putih, menyerap sinar merah, ada ratusan macam sinar yang berbeda." Saya melihat sinar, sangat banyak dan halus, saat bermeditasi di malam hari, tiap kali memejamkan mata, tiap kali di depan mata muncul sinar yang bisa bergetar, saya pun mengetahui akan ada suatu alam yang muncul. Saya bisa melihat banyak jenis sinar muncul bersamaan, kemudian menjadi lingkaran, dan di tengah ada sinar putih yang sangat besar, di sekelilingnya semua adalah sinar putih, terus muncul dan bergetar, muncul di hadapan saya, bergetar dengan hebat, kemudian seluruh angkasa menjadi layar yang sangat besar, sinar warna putih. Singkat kata, "Memancarkan ratusan sinar. Memancarkan sinar putih, menyerap sinar merah, ada ratusan macam sinar yang berbeda." Kondisi ini memang ada, dan dapat terlihat. ⁣

"Membabarkan ratusan kata", Sakyamuni Buddha membabarkan Dharma, ini adalah "Membabarkan ratusan kata", Beliau cukup mengucap satu kata "Om", tiap siswa memiliki penjelasan yang berbeda, ada ratusan pemahaman yang berbeda. Saat Sakyamuni Buddha membabarkan Dharma, satu patah kata saja, bagi seratus siwa akan terdengar berbeda-beda, ini disebut, "Membabarkan ratusan kata, membabarkan Dharma sesuai dengan kondisi."

Usai Dharmadesana, Mahaguru berwelas asih menganugerahkan adhisthana kepada segenap siswa di lokasi dan semua yang menyaksikan melalui internet. ⁣

Artikel Dharmadesana lengkap dapat disimak melalui tautan di bawah ini:
www.tbsva.org/tbnw/epaper_detail1490.htm

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。