26 Oktober 2024 Pujabakti Sadhana Istadewata Jambhala Kuning di Seattle

26 Oktober 2024 Pujabakti Sadhana Istadewata Jambhala Kuning di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

Berita Seattle Ling Shen Ching Tze Temple (Xiyatu Leizangsi/西雅圖雷藏寺)
Oleh : Kou Yinxin (口因心)

Pada tanggal 26 Oktober 2024, pukul delapan malam, Seattle Ling Shen Ching Tze Temple menyelenggarakan pujabakti Sadhana Istadewata Jambhala Kuning (Huangcaishen/黃財神), dengan tulus mengundang Mulacarya Dharmaraja Liansheng untuk memimpin pujabakti, serta melanjutkan pengulasan Sutra Vimalakirti.

Usai pujabakti sempurna, Dharmaraja Liansheng mengungkapkan bahwa tadi sewaktu bersadhana merasakan sakit perut, kemudian dengan tutur kata yang humoris, Beliau menghapus kekhawatiran segenap siswa. Dharmaraja Liansheng mengatakan, pasti ada orang yang menderita sakit perut, sehingga saya kini menanggung rasa sakitnya. (Keesokan harinya, Biksu Lianyi/蓮屹法師 dari Norwegia melaporkan bahwa sudah tiga hari beliau sakit perut, dan tepat saaat Mulacarya Liansheng di atas Dharmasana menanggungnya, sakit perut Biksu Lianyi pun sembuh seketika.)

◎ Interaksi Adalah Kekuatan – Anda Bertanya Saya Menjawab

Siswa bertanya: Dahulu, Dharmaraja Liansheng berwelas asih mentransmisikan serangkaian Maha Sadhana Avenika Kalacakra dan kiat penekunannya (termasuk Tujuh Maha Abhiseka, Sadhana Vajrakila Kalacakra, Sadhana Perlindungan Perisai Kalacakra, Sadhana Sembilan Tahap Meditasi, Sadhana Makna Mula, Sadhana Cakra Surya dan Candra, Sadhana Rantai Vajra Kalacakra), sebagian besar sadhana ini tidak diajarkan, atau tidak ditransmisikan secara umum di sekte yang lain, tetapi ada umat yang berpendapat bahwa kita boleh menerima Abhiseka Sadhana Kalacakra dari Rinpoche lain (seperti dari Gelugpa atau Jonang), alasannya adalah:

1. Sekte lain mencakup: Empat Abhiseka Kalacakra Tingkat Tinggi dan Abhiseka Vajracarya, jika ditabah dengan Tujuh Maha Abhiseka dari Mulacarya Liansheng, dapat menyempurnakan seluruh abhiseka Sadhana Kalacakra secara tradisi.

2. Dalam silsilah Sadhana Kalacakra Mulacarya Liansheng tidak ada silsilah sekte Jonang, sehingga menerima abhiseka tidak akan terjadi kontradiksi.

3. Sadhana Kalacakra dijunjung tinggi oleh semua sekte, beberapa kali abhiseka dari sekte yang berbeda, hanya akan menambah daya silsilah, sama seperti Dharmaraja Liansheng sendiri yang menghimpun silsilah Sadhana Kalacakra dari sekte yang berbeda.

Siswa memohon petunjuk Mulacarya Liansheng, apakah pemikiran di atas benar? Supaya siswa tidak keliru dalam memahami, sehingga kehilangan silsilah Sadhana Kalacarya Zhenfo Zong yang sangat istimewa, terlebih adalah silsilah rahasia dalam keheningan samadhi Mulacarya Liansheng.

Dharmaraja Liansheng menjawab:
Semula Sadhana Kalacakra diabhiseka oleh Vajracarya, selain tujuh maha abhiseka, masih ada empat level abhiseka. Namun, saat level Anda belum mencapainya, mendapat abhiseka apa pun, atau Abhiseka Vajracarya, juga tetap Vajracarya palsu. Jika Anda belum menyempurnakan penekunan tujuh maha abhiseka, sekalipun menerima empat level abhiseka, tetap tidak ada artinya.

Silsilah sangat rahasia dalam samadhi, saat level Anda telah sampai, dengan sendirinya akan muncul abhiseka silsilah ini, saat level Anda belum sampai, tidak akan bisa memperolehnya.

Dharmaraja Liansheng bertanya kepada Sdri. Hanyu (寒雨師姐), siapa yang memberi Anda abhiseka rahasia Mahapurna? Sdri. Hanyu menjawab, di lokasi berhimpunnya Dakini di Bellevue, melihat mandala Guru Padmasambhava, Guru Padmasambhava menganugerahkan kepada saya Abhiseka Silsilah Rahasia Mahapurna.

Dharmaraja Liansheng bertanya, siapa lagi yang pergi bersama sdri. Hanyu? Biksuni Lianli (蓮壢法師) dan Biksuni Lianqi (蓮旂法師) berdiri menjawab. Biksuni Lianli mengatakan, melihat di tengah angkasa ada sebuah mata, kemudian Semua (Buddha dan Bodhisatwa) memberitahu saya, nama saya di langit yang rahasia, kemudian melihat kehidupan lampau saya, tahu apa yang hendak saya lakukan menitis di dunia ini. Biksuni Lianqi mengatakan, saat itu di hadapan rembulan, muncul bija aksara “Bang”, tiba-tiba dengan kuat berkontak batin akan kehadiran Bhagavati Prajnaparamita dan Machig Labdron, kemudian saya mencerahi sesuatu, memahami yang absolut, sunya dan suka yang bukan dualisme.

Dharmaraja Liansheng lanjut bertanya, Hanyu apakah Anda adalah Yidama? (Jawab: Ya!) Biksuni Lianqi, apakah Ia menyebut Anda Asongma? (Jawab: Ya!). Dia (Biksuni Lianli) ada namanya, tetapi lebih panjang, coba sebutkan nama Anda untuk saya dengar. (Jawab: Yaitu, “Jue lu ming jin jiu gen ye shou”) Memperoleh abhiseka silsilah rahasia, semua punya nama masa lampau. Asongma adalah Ekajati, titisan Ekajati, sedangkan dia adalah salah satu dari Daka. Saat levelnya sampai, abhiseka semacam itu akan datang sendiri, yang tidak berwujud akan memberi Anda abhiseka. Jika Anda memohon kepada Rinpoche Besar, Rinpoche Kecil, atau Rinpoche ternama lainnya untuk memberi Anda abhiseka, boleh saja, tetapi abhiseka belum tentu ada anubhava nyata. Saat levelnya sampai, Ia memberi Anda nama, memberi abhiseka, ini adalah pembuktian.

◎ Pengulasan Sutra Vimalakirti

Bagian 10, Varga Buddha Sugandhakuta


“Para Bodhisatwa bertanya: Berapa macam Dharma yang direalisasi oleh Bodhisatwa, sehingga lakunya di dunia saha ini tidak bercela, dan terlahir di alam suci semula.”

Para Bodhisatwa di bawah Tathagata Sugandhakuta dari Negeri Buddha Sarvagandhasugandha bertanya: “Apa yang mesti dilakukan oleh Bodhisatwa di dunia saha?” Yang berakar dalam tentu saja tidak akan tercemar, tetapi yang berakar dangkal tetap tercemar keduniawian, pada saatnya tidak akan bisa kembali lagi, bahkan tidak bisa mencapai kesucian Bodhisatwa. Para Bodhisatwa yang bisa mengamalkan laku Bodhisatwa di dunia saha, mesti mempelajari apa baru bisa kembali ke alam suci Bodhisatwa semula?

“Vimalakirti mengatakan, Bodhisatwa merealisasikan Delapan Dharma, sehingga di dunia ini lakunya tidak bercela, dan terlahir di alam suci semula.”

Arya Vimalakirti memberitahu para Bodhisatwa Negeri Sarvagandhasugandha: “Jika Bodhisatwa ingin kembali ke alam suci, mesti menekuni Delapan Jenis Dharma, sehingga tidak tercemar oleh keduniawian.”

“Apa saja delapan tersebut?”
Delapan Jenis Dharma yang mana?

“Memberi manfaat kepada semua makhluk tanpa pamrih.”

Yaitu maitri dan karuna tak terhingga. Anda memiliki maitri tak terhingga, bantuan Anda kepada semua makhluk juga tak terhingga, bahkan tidak pernah mengharapkan balasan.

“Menanggung berbagai derita semua makhluk.”

Semua makhluk punya kerisauan dan derita, Anda mesti menanggungnya, ini adalah karuna tak terhingga.

“Semua kebajikan yang dilakukan, seluruhnya didermakan.”

Kebajikan apa yang telah Anda lakukan, semua dikembalikan kepada semua makhluk, bukan untuk diri sendiri, ini adalah mudita tak terhingga.

“Dengan kesetaraan hati memandang semua makhluk, tiada rintangan dalam kerendahan hati.”

Dengan kesetaraan memperlakukan semua makhluk, tidak peduli kepada orang baik atau orang jahat, semua perlu maitri, karuna, mudita, dan upeksa.

Upeksa adalah memperlakukan yang dekat maupun musuh dengan kesetaraan. Menjadi seorang Bodhisatwa, tidak ada yang dianggap musuh, tidak ada dendam, terhadap semua makhluk setara. Mesti memandang semua makhluk sebagai Buddha, melayani semua makhluk sama seperti melayani Buddha.

“Terhadap Bodhisatwa, memandangnya seperti Buddha.”

Semua makhluk adalah Buddha.

“Tidak meragukan semua ajaran yang didengar, tidak saling bertentangan dengan Sravaka.”

Tidak peduli Dharma apa pun, sesungguhnya semua adalah Buddhadharma. Banyak orang mengatakan: “Apa itu Buddhadharma? Apa yang bukan Buddhadharma?” Sesungguhnya semua Dharma bisa merupakan Buddhadharma, bahkan lobha, dvesha, dan moha adalah Buddhadharma, tidak ada yang bukan Buddhadharma. Sravakayana adalah Hinayana, Hinayana dan Mahayana semua adalah Dharma yang dibabarkan oleh Buddha, sehingga kita jangan bertentangan dengan Hinayana dan Mahayana.

“Tidak mendengki, tidak takabur, di antara semua, menaklukkan hati sendiri.”

Tidak pernah mendengki, tidak pernah cemburu. Jangan kira diri sendiri bisa, sehingga takabur. Jangan kira orang lain lebih mampu ketimbang Anda, Anda pun langsung cemburu, langsung mendengki. Yang perlu ditaklukkan bukan orang lain, melainkan diri sendiri.

“Senantiasa introspeksi diri, tidak sibuk meributkan kekurangan orang lain.”

Senantiasa introspeksi atas kesalahan diri sendiri, jangan terus melihat kesalahan orang lain.

“Senantiasa satu hati mengupayakan berbagai pahala kebajikan.”
Demikian senantiasa satu hati.

“Yaitu Delapan Dharma”
Insan yang berakar dangkal mesti belajar delapan jenis Dharma.

“Ketika Arya Vimalakirti dan Manjusri membabarkan Dharma di tengah persamuhan, ratusan ribu dewata membangkitkan Anuttarasamyaksambodhicitta, sepuluh ribu Bodhisatwa memperoleh Anutpattikadharmaksanti.”

Saat Arya Vimalakirti dan Bodhisatwa Manjusri membabarkan Dharma di tengah persamuhan, “Ratusan ribu dewata membangkitkan Anuttarasamyaksambodhicitta”, ada sepuluh ribu Bodhisatwa memperoleh Anutpattikadharmaksanti. Anutpattikadharmaksanti adalah satu tingkat spiritual, yaitu Bodhisatwa bumi ke delapan, tidak akan mundur lagi.

Di pengujung Dharmadesana, Dharmaraja Liansheng tak kuasa menahan tangis karena mengasihani para insan yang menderita karena imbas peperangan.

Mengakhiri rangkaian acara puja malam hari itu, Dharmaraja Liansheng berwelas asih menganugerahkan Abhiseka Sarana kepada siswa baru, dan mengadhisthana Air Maha Karuna Dharani, mengabhiseka pratima Buddha, dan menggunakan vyajanacamara untuk mengadhisthana segenap siswa yang hadir.

------------------------
Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

#DharmadesanaDharmarajaLiansheng
#TrueBuddhaSchool
#JambhalaKuning
Istadewata pujabakti Minggu depan #Padmasambhava

「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。