17 Januari 2026 Pujabakti Sadhana Istadewata Buddha Bhaisajyaguru di Seattle

17 Januari 2026 Pujabakti Sadhana Istadewata Buddha Bhaisajyaguru di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

Berita Seattle Ling Shen Ching Tze Temple (西雅圖雷藏寺)

Setiap hari Sabtu malam, Seattle Ling Shen Ching Tze Temple selalu terang benderang oleh cahaya lampu. Pada tanggal 17 Januari 2026, setelah makan malam, semua datang lebih awal ke baktisala, duduk di tempat masing-masing, dengan penuh harap menantikan pujabakti bersama Buddha.

Kemudian, di tengah pelantunan Mantra Hati Padmakumara yang khidmat, Mulacarya Mahaguru Lu, Dharmaraja Lian Sheng, memasuki aula. Mahaguru melangkah dengan tenang, memandang penuh welas asih kepada hadirin, memasuki baktisala, naik ke Dharmasana, dan memimpin pujabakti Sadhana Istadewata Buddha Bhaisajyaguru.

Usai pujabakti Sadhana Istadewata Buddha Bhaisajyaguru, Mahaguru memberikan wejangan. Alam suci pada hakikatnya tidak memiliki pembedaan, bersifat setara dan saling terhubung. Oleh karena itu, sepuluh penjuru Buddhaksetra semuanya dapat dikunjungi. Selama seorang sadhaka telah mencapai alam suci, maka saat hati tergerak oleh satu pikiran saja, dirinya sudah tiba di sana. Ini benar-benar “apa yang dipikirkan akan terwujud”, tanpa perlu visa dan tanpa batasan apa pun.

Selanjutnya, dalam Sutra Surangama disebutkan:
“Yang besar dapat menampung yang kecil, yang kecil dapat menampung yang besar; satu adalah banyak, dan banyak juga adalah satu.”

Seperti Arya Vimalakirti, yang mampu menempatkan seluruh wilayah Buddha Aksobhya di atas telapak tangan-Na dan membawanya ke dunia Saha, juga mampu membawa nasi dari Buddhaksetra Sugandhakuta ke dunia Saha untuk dimakan oleh semua orang. Satu butir nasi dapat dimakan oleh semua Buddha dan Bodhisatwa, dan setelah dimakan masih tersisa banyak.

Bukan hanya Arya Vimalakirti yang dapat melakukannya, Yesus pun dapat melakukannya. Dalam Khotbah di Bukit dicatat bahwa pada waktu itu, seluruh orang di gunung datang mendengarkan Yesus mengajar Dharma. Ketika semua lapar, hanya ada seorang anak kecil yang membawa lima roti dan dua ikan. Yesus memejamkan mata, berdoa sambil membagikan roti dan ikan tersebut, dan roti serta ikan itu tidak pernah habis dibagikan, sehingga semua yang datang mendengarkan ajaran menjadi kenyang, bahkan masih tersisa dalam jumlah besar.

Dunia Saha sangat merepotkan. Seorang perempuan harus mengandung selama sepuluh bulan, lalu bertahun-tahun merawat dan mendidik anak. Ketika anak itu dewasa, ia sendiri telah menjadi tua. Di alam surgawi, tidak perlu kerepotan seperti itu. Jika membaca Sutra Buddha, akan diketahui bahwa hanya dengan satu pandangan saja sudah dapat memiliki anak, tanpa melalui kehamilan. Ini bukan kelahiran dari rahim, melainkan kelahiran melalui transformasi, dan anak tersebut akan tumbuh dengan sendirinya. Hal ini benar-benar berada di luar apa yang dapat dibayangkan oleh dunia Saha.

Oleh karena itu, segala sesuatu dalam tingkat tertinggi sama sekali berbeda dari apa yang dapat dibayangkan oleh manusia.

◎ Interaksi Adalah Kekuatan - Anda Bertanya Saya Menjawab

Siswa bertanya:
Menurut tradisi tahunan, shio yang berkaitan dengan shio Kuda mungkin menghadapi berbagai tingkat ciong atau pasang-surut. Mohon Mahaguru Lu berwelas asih menjelaskan, pada tahun ini tipe apa yang “paling perlu menjaga batin”? Apakah ada satu kunci sederhana yang bisa dilakukan semua orang untuk mengatasi Tai Sui, misalnya melalui menjapa mantra, melimpahkan jasa, berbuat kebajikan, atau mengubah tabiat buruk?

Mahaguru menjawab:
Cara yang paling sederhana adalah menyemayamkan Tai Sui. Bagaimana cara mengatasi Tai Sui? Anda harus memahami bagaimana menjaga batin. Menjaga batin berarti menjaga sila. Sebagai seorang sadhaka, yang terpenting adalah menjaga sila. Lima sila dalam Buddhisme harus benar-benar dijaga.

Shio Kuda berada dalam posisi duduk ciong, sehingga terkena Tai Sui. Yang berhadapan langsung dengan selisih enam adalah Zi-Wu, sehingga shio Tikus mengalami ciong langsung dan juga terkena Tai Sui. Ciong tidak langsung adalah shio Kelinci dan Ayam. Yang lainnya relatif masih baik, tetapi tetap perlu menyemayamkan Tai Sui.

Tahun ini adalah tahun Kuda Api. Kuda Api berlari sangat cepat dan mudah menimbulkan masalah. Oleh karena itu, dalam tahun ini, setiap orang harus berhati-hati dan bersikap lebih stabil. Baik terkena ciong maupun tidak, semuanya sebaiknya tetap menyemayamkan Tai Sui dan menyalakan pelita, berharap cahaya Buddha dan Bodhisatwa menyinari diri Anda, mengatasi banyak bencana.

Menjapa mantra, melimpahkan jasa, berbuat kebajikan, dan mengubah tabiat buruk, semuanya sangat baik. Ditambah dengan menjaga sila, maka praktik tersebut menjadi sangat lengkap.

Tahun 2025 sudah merupakan tahun yang penuh kekacauan, dan tahun 2026 akan lebih kacau lagi. Setiap kali melakukan sadhana, saat melimpahkan jasa, saya selalu mengucapkan harapan agar wabah dan virus disingkirkan, bencana unsur tanah-air-api-angin dihapuskan, dan bencana peperangan dilenyapkan.

◎ Pengulasan Sutra Surangama

"Gerakan yang terkait dengan angin, keheningan yang terkait dengan ruang angkasa, kecerahan yang terkait dengan matahari, dan kegelapan yang terkait dengan awan."

Buddha Sakyamuni menjelaskan bahwa di dunia Saha terdapat banyak fenomena: ketika angin bertiup, pepohonan bergoyang; jika tidak ada awan, angkasa menjadi sangat jernih; ketika matahari terbit, seluruh bumi menjadi terang; ketika awan datang, bumi menjadi gelap.

"Namun, makhluk-makhluk yang terbelenggu oleh kebingungan mereka, berpaling dari pencerahan dan merangkul dunia objek-objek yang dipersepsikan ini. Di tengah tekanan keterikatan makhluk-makhluk dengan objek-objek yang dipersepsikan, dunia fenomena yang terkondisi pun muncul."

Semua manusia di dalamnya, ketika melihat berbagai rupa duniawi, menjadi terperdaya oleh bentuk-bentuk tersebut dan menimbulkan banyak penderitaan batin. Inilah wujud dunia Saha.

“Dengan pemahaman-Ku yang luhur dan terang, yang tidak pernah muncul maupun lenyap, Aku identik dengan Tathagatagarbha.”

Sesungguhnya semua fenomena ini tidak lahir dan tidak musnah. Inilah Tathagatagarbha yang sejati.

"Tathagatagarbha sendiri adalah pemahaman yang luhur, tercerahkan, dan terang, yang menerangi seluruh Dharmadhatu."

Tathagatagarbha adalah hakikat Buddha. Dengan ini seseorang memperoleh kesadaran agung, lalu memandang seluruh dunia Saha.

"Oleh karena itu, di dalam dirinya, yang satu adalah tak terhingga dan yang tak terhingga adalah satu."

Di dalamnya terdapat makna:
Satu adalah banyak. Satu Tathagatagarbha, satu Batin Sejati Terang nan Luhur, berubah menjadi dunia Saha, satu berubah menjadi banyak.
Segala fenomena pada hakikatnya adalah Tathagatagarbha, juga merupakan Batin Sejati Terang nan Luhur. Banyak juga adalah satu.

"Yang agung muncul di dalam yang kecil, sebagaimana yang kecil muncul di dalam yang agung."

Yang kecil dapat menjadi sangat besar, dan yang besar dapat menjadi sangat kecil.
Walaupun Tathagatagarbha, Batin Sejati Terang nan Luhur, hanyalah “satu”, ia dapat berubah menjadi seluruh dunia Saha dan banyak dunia lainnya. Satu dapat menjadi banyak, banyak dapat menjadi satu, yang besar dapat menampung yang kecil, yang kecil dapat menampung yang besar, semuanya adalah transformasi dari “satu”.

"Aku duduk tak bergerak di tempat yang sunyi ini demi Bodhi."

Pada hakikatnya tidak lahir dan tidak musnah, yaitu tidak tergoyahkan.

"Dan Dharmakaya-Ku meluas ke mana-mana dan meliputi tak terhingganya ruang angkasa ke sepuluh arah."

Dalam keadaan tidak tergoyahkan, ia dapat memunculkan berbagai loka di sepuluh penjuru.

Tubuh manusia terdiri dari unsur tanah, air, api, dan angin; seluruh alam semesta juga terdiri dari tanah, air, api, dan angin. Walaupun tubuh manusia kecil, ia setara dengan satu dunia. Bahkan di dalam satu partikel debu pun terkandung tanah, air, api, dan angin. Yang besar dapat menampung yang kecil, yang kecil dapat menampung yang besar, itulah prinsipnya.

"Di ujung sehelai rambut halus, muncul negeri-negeri Buddha yang megah."

Pada ujung sehelai rambut saja, dapat muncul sebuah alam suci.

Orang yang telah merealisasikan Dharmakaya mengetahui bahwa Dharmakaya dapat menjadi sangat besar hingga mencapai alam surga, dan juga dapat menjadi sangat kecil seperti titik cahaya sebesar ujung jarum. Oleh karena itu, di atas sehelai rambut dapat terwujud sebuah alam suci.

"Bersemayam di dalam setiap butir debu, Aku memutar Roda Dharma yang agung."

Seperti Buddha Sakyamuni di dunia Saha, seakan-akan berada di dalam satu butir debu, Beliau memberikan ajaran Dharma dan memutar Roda Dharma Agung.

"Karena Aku telah membebaskan diri-Ku dari dunia objek-objek yang dipersepsikan."

Walaupun berada di dunia Saha, Beliau selaras dengan kesadaran luhur.

"Aku telah menyatu dengan pencerahan. Karena itu, hakikat realitas terwujud, hakiki yang luhur, terang, dan sadar."

Oleh karena itu, Buddha Sakyamuni sendiri adalah Tathata, kesadaran luhur, dan hakikat vidya.

“Demikianlah Tathagatagarbha, pikiran yang mendasar, luhur, dan sempurna.”

Yang disebut Tathagatagarbha pada dasarnya adalah Batin Sejati Terang nan Luhur.

Pada akhir pujabakti, Mahaguru Lu secara khusus menyebutkan bahwa Istadewata Upacara Homa esok hari adalah Vidyarajni Mahamayuri, yang merupakan Istadewata penyembuh penyakit dan sangat penting. Berdasarkan Sutra Buddha Sakyamuni, jika seseorang mengalami keracunan, mantra dan Sutra Vidyarajni Mahamayuri dapat menyembuhkannya.

Semua orang mengingat dengan saksama pengingat Mahaguru tersebut, lalu melangkah pulang ke rumah masing-masing, dengan penuh harapan menantikan Upacara Homa di Rainbow Temple keesokan harinya, untuk terus mendengarkan Dharmadesana Mahaguru Lu yang sarat akan kebijaksanaan mulia.

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

請佛住世長壽佛心咒 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。