Ritual Satwamocana dalam Rangka Menyambut Hari Trisuci Waisak 2026
Liputan: Tim Publikasi dan Dokumentasi Vihara Vajra Bumi Dwipa Tarakan
Kota Tarakan – Kalimantan Utara, berkat daya adhistana dari Mahamula Acarya Liansheng, pada Minggu, 24 Mei 2026 Vihara Vajra Bumi Dwipa Tarakan menyelenggarakan kegiatan ritual Satwamocana atau pelepasan satwa yang dipimpin oleh Biksu Shi Lian Sui dan didampingi oleh para pandita. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Trisuci Waisak 2570 BE / 2026, dan sebagai wujud nyata praktik cinta kasih, kepedulian terhadap sesama makhluk hidup, serta penanaman kebajikan dalam menyambut hari suci umat Buddha.
Rangkaian acara diawali dengan puja bakti bersama yang berlangsung dengan penuh khidmat di dalam vihara. Lantunan mantra, bunyi lonceng Dharma, serta harum dupa menciptakan suasana yang damai dan menenangkan batin seluruh umat yang hadir. Para umat mengikuti ritual dengan penuh ketulusan sambil memanjatkan doa demi kedamaian dunia, kesehatan, serta kebahagiaan semua makhluk.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Warsito S.Ag selaku Pembimas Buddha dari Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara, beserta Penyuluh Agama Buddha dari Kementerian Agama Kota Tarakan. Kehadiran para tokoh pembina agama Buddha tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan umat Buddha di Kota Tarakan.
Dalam dharmadesananya, Biksu Shi Lian Sui menyampaikan tentang konsep Satwamocana dan pentingnya Satwamocana serta pelestarian alam sebagai praktik Dharma yang mengajarkan umat untuk menumbuhkan welas asih dan menghargai kehidupan semua makhluk.
Usai puja bakti, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan satwa di alam terbuka. Puluhan burung dilepaskan kembali ke habitatnya sambil diiringi pelafalan mantra dan doa bersama. Suasana penuh sukacita dan haru terasa ketika para peserta menyaksikan satwa-satwa tersebut kembali bebas ke alam.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat kerja sama para pengurus vihara, donatur, panitia, serta seluruh umat yang turut berpartisipasi. Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong antar umat Buddha dalam menyambut Hari Trisuci Waisak.
Semoga melalui pelaksanaan Satwamocana ini, semua makhluk hidup senantiasa berbahagia, terbebas dari penderitaan, dan memperoleh berkah kebajikan. Semoga cahaya Dharma senantiasa menerangi kehidupan kita semua.