419 - Mengulas Drsta (1)

Hari ini mengulas bagaimana mengetahui drsta (kapasitas pemahaman) seseorang menurut pandangan sutrayana dan tantrayana. Pada umumnya sutrayana memang membicarakan drtsa namun cenderung jarang.

Tantrayana sangat banyak membahas perihal drsta, dikarenakan pelatihan batin cenderung tak berwujud, maka sangatlah sukar untuk mengetahui tingkatan yang telah Anda capai.  Dalam tantrayana ada pelatihan tubuh, inilah pelatihan berwujud, dari berbagai macam tanda-tanda pada tubuh sadhaka, dapat diketahui drsta yang dimilikinya. Oleh karena itu ada drsta yang berwujud, ada juga yang tidak berwujud. Sisi yang tidak berwujud harus diungkapkan melalui ucapan atau syair yang Anda buat, dengan demikian tingkatan drsta Anda dapat diketahui.

Oleh karena itu Hong-ren, patriark ke-5 sekte Dhyana yang sangat ternama, saat hendak mentransmisikan patra dan jubah kepada siswa, Ia meminta mereka semua untuk menuliskan gatha, ada dua gatha yang paling terkenal. Yang satu menulis: “Tubuh adalah Pohon Bodhi, batin adalah cermin.”, ini bermakna supaya Anda rajin dalam aktivitas Buddha, supaya tidak ternodai oleh debu, “Tubuh adalah Pohon Bodhi, batin adalah cermin bersih, harus tekun untuk membersihkannya setiap saat, jangan sampai berdebu.” Gatha ini ditulis oleh Shen-xiu, ia adalah siswa utama. Namun kita dapat melihat bahwa ia tergolong pandangan bhava (eksistensi). Gatha yang ditulis oleh patriark ke-6 Hui-neng tidaklah sama, ia menulis hal yang berkaitan dengan gatha tersebut, yang Ia tulis adalah: “Bodhi pada hakikatnya tiada pohon, yang bersih juga bukanlah cermin, pada hakikatnya tiada suatu apapun, bagaimana mungkin dapat berdebu.” Ini membahas abhava (non-eksistensi), tubuh bukanlah Pohon Bodhi, batin juga bukanlah cermin, pada hakikatnya tiada, bagaimana mungkin ada debu? Ini membahas sunya.

Oleh karena itu setelah membaca kedua gatha tersebut, patriark ke-5 Hong-ren langsung mengetahui tingkatan siapakah yang lebih tinggi, sehingga Ia mentransmisikannya kepada Hui-neng. Ini merupakan metode menggunakan gatha untuk menampilkan tingkatan drsta, sebenarnya saya baru saja menulisnya tadi saat saya duduk, sebab saya tidak menghafalnya dengan sangat jelas, saya hanya mengandalkan ingatan terdahulu, saat pernah membacanya, jadi kedua gatha ini baru saja saya tulis secara langsung, oleh karena itu belum tentu tiap aksaranya tepat, namun maknanya memang demikian, Shen-xiu masih tergolong pada pandangan bhava. Hui-neng tergolong abhava, tingkatanya sudah sangat tinggi. Oleh karena itu Hong-ren mentransmisikan patra dan jubah kepada Hui-neng. 

Transmisi patra dan jubah dalam sekte Dhyana dapat dilakukan melalui pengujian gatha, begitu gatha dituliskan, langsung dapat diketahui sampai manakah tingkatan drsta yang dimilikinya. Dalam sekte Dhyana, cara mengetahui tingkatan drsta juga dapat dilakukan melalui percakapan, namun tentu saja cara ini juga dapat keliru. Saya dengar ada seseorang yang sangat hebat, dalam percakapan dua orang juga menggunakan gerakan tangan dan kaki, dalam cerita sekte Dhyana ada yang demikian, ada seseorang yang menggambar sebuah lingkaran, orang yang satunya begitu melihat gambar lingkaran tersebut langsung terkejut: “Wah! Bagaimana mungkin dia tahu saya adalah penjual shaobing?” sebenarnya bukan demikian, kemudian orang itu menunjukkan tiga jari, dia mengatakan: “Wah! Sangat hebat! Ternyata dia juga tahu berapa harga satu shaobing yang saya jual!”, kita tahu maknanya tidak selalu demikian, ada sangat banyak misteri dhyana yang tersembunyi dalam ucapan dan gerakan tubuh, ini tergolong sebagai dhyana berwujud. Dari dalamnya dapat diketahui tingkat drsti seseorang, dapat diketahui melalui ucapan dan tulisan.

Untuk mengetahui tingkatan drsti dalam tantrayana tidaklah sama, sebab selain menekuni pemurnian perbuatan tubuh, ucapan dan pikiran, tantrayana juga menekuni pelatihan tubuh, tingkat drsta dari pelatihan tubuh sangatlah jelas, bukannya tergolong yang samar-samar. Apa itu drsta? Dalam menekuni sadhana, apakah Anda mengalami anubhava (pengalaman nyata) aliran arus Dharma, ini merupakan sebuah drsta. Saya sering mengatakan, apabila dalam sadhana Anda dapat melebur dalam sunya, maka arus Dharma semesta akan mengabhiseka Anda, apakah Anda memperoleh anubhava abhiseka tersebut? Ada dan tidaknya sangatlah jelas. Apakah Anda setiap saat bersama dengan yidam dan Dharmapala? Ada dan tidaknya juga sangatlah jelas, inilah drsta.
 
Seperti Mahaguru sendiri, Dharmapala senantiasa berada di sekeliling, ini dapat diungkapkan. Namun apabila sesungguhnya Anda belum mencapai tingkatan Dharmpala senantiasa menyertai, dan Anda mengatakan: “Dharmapala senantiasa berada di sekitarku.”, maka ucapan ini menjadi sebuah dusta. Saat Anda mengetahui bahwa Dharmapala senantiasa beserta Anda, yidam senantiasa bersemayam di atas usnisa, setelah Anda merealisasinya, itulah drsta, ada dan tidaknya haruslah sesuai kenyataan.

Dalam sadhana Anda, apakah arus Dharma semesta mengalir memasuki Anda, ada dan tidaknya katakan dengan jujur. Oleh karena itu anubhava dapat Anda peroleh, anubhava ini dapat dikatakan adalah drsta, apabila dalam sadhana Anda telah mengalaminya, telah berkontak batin, arus Dharma mengaliri Anda, inilah drsta. Anubhava yang timbul dari pemanunggalan setiap saat dengan yidam, juga merupakan drsta.

Om Mani Padme Hum.  

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。