2018-02-03 Penglihatan Vikalpa Adalah Penglihatan Riil, Penglihatan Nirvikalpa Adalah Penglihatan Dharmakaya
undefined

Ceramah Lamdre ke-125 oleh Dharmaraja Liansheng Sheng-yen Lu pada Upacara Homa Raga Vidyaraja, 3 Februari 2018 di Taiwan Lei Tsang Temple

Terlebih dahulu marilah kita bersembah puja kepada segenap Guru Silsilah, sembah puja kepada Bhiksu Liaoming, sembah puja kepada Guru Sakya Zhengkong, sembah puja kepada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah puja kepada Guru Thubten Dhargye, sembah puja kepada Tri-ratna Mandala, sembah puja kepada Adhinatha homa hari ini : Raga Vidyaraja.

Gurudara, Thubten Ksiti Rinpoche, para Acarya, Dharmacarya, Bhiksulama, Pandita Dharmaduta, Pandita Lokapalasraya, ketua vihara, para umat Sedharma, dan umat Sedharma yang menyaksikan melalui internet. Tamu agung hari ini : Setjen Pemerintah Provinsial Taiwan : Bpk. Zheng Pei-fu dan istri Ibu Han Wu-zhen. Akademisi Academy of Sinica Prof. Zhu Shi-yi dan istri Ibu Chen Wenwen. Anggota Legislatif Kabupaten Nantou : Huang Wenjun. Direktur Bedah Plastik Chung Shan Medical University Hospital Profesor Zheng Senlong. Penasihat hukum Zhenfo Zong, pengacara Zhou Huifang ; Segenap anggota tim profesor doktor dan medis Zhenfo Zong. Manajer Umum Ching Yi Biotech Co. Ltd. Sdri. Zhang Yuzhen. Perwakilan anggota Legislatif Kota Tainan : Cai Wang-quan. Seniman pahat bpk. Jian Zhengxing. My university classmates, bpk. Zhu Jinshui dan ibu Chen Zexia. Ketua umum Lotus Light Charity Society, Produser Sembilan Tingkat Dzogchen, Diktat Hevajra, dan Ulasan Risalah Agung Tahapan Jalan Tantrayana - Acarya Lianyue, dan pembawa acara : sdri. Peijun ; Pembawa acara Lamdre dan Sutra Paribodhi, Acarya Lianhai ; Produser acara Gei Ni Dian Shang Xin Deng di CTI Sdri. Xu Yaqi. My sister Lu Shengmei, My sister Lu Guoying dan suami, bpk. Li Hetong. Terima kasih kepada segenap donatur konsumsi : Sdri. Yao Yue-jian dari sebesar NT$ 100 ribu, sdr. Xiao Zhi-jie sebesar NT$ 100 ribu.

Taiwan Lei Tsang Temple berpartisipasi dalam Festival Lampion di Nantou, lampion utamanya adalah Mandala Mahottara Heruka yang didirikan oleh tim Acarya Lian-yue (蓮悅上師), dan akan dipamerkan dalam Festival Lampion di Nantou. Pada pukul 8 malam itu akan diselenggarakan upacara penyalaan lampu Mandala Mahottara Heruka, ini sama dengan upacara abhiseka mandala, dan saya diundang untuk mengabhiseka Mandala Mahottara Heruka. Bupati Nantou, sdr. Lin Ming-zhen, anggota legislatif, pejabat senior, tamu agung dan Mahaguru akan bersama menyalakan lampu, dan mempersilakan Bupati Lin Ming-zhen untuk memberikan kata sambutan, serta mengundang Mahaguru untuk Berdharmadesana. Kita akan berpartisipasi dalam upacara penyalaan lampu dan abhiseka Mandala Mahottara Heruka, mungkin akan mengucapkan beberapa patah kata, tanggal 10 Februari nanti. Hari itu adalah Upacara Amoghapasalokesvara, ( mereka ) bertanya kepada Mahaguru apakah waktu upacara bisa dimajukan ? Supaya abhiseka usai pada pukul 5:30, dan pukul 6:40 bisa tiba di arena festival, catatan tambahan : Usai upacara hari itu, Mahaguru tidak akan memberikan adhisthana jamah kepala. Wah ! Tanggal 10 Februari, berarti minggu depan ! Amituofo ! Mengajak Anda semua untuk hadir, berpartisipasi dalam upacara abhiseka Mandala Mahottara Heruka. Saya bukan bertujuan untuk menyalakan lampu, akan tetapi abhiseka mandala memang diperlukan. Penyelenggaraan Festival Lampion di Nantou adalah tanggal 10 Februari – 4 Maret 2018, di Pusat Pameran Industri Pertanian Nantou. Upacara Homa akan berjalan seperti biasa, memberitahukan kepada semua, dan silakan menyimak berita di internet, kita tahu bahwa True Buddha School berpartisipasi dalam Festival Lampion Nantou. 

Provinsi mana yang menjadi tempat utama penyelenggaraan Festival Lampion Taiwan tahun ini ? Di Chiayi, di tiap kota atau kabupaten ada Festival Lampion. Ketika saya baru saja kembali, bpk. Wang Zi-zhu selaku humas telah melapor kepada saya, saya mengatakan : “Hendak berpartisipasi ?” Ia menjawab ya. Kemudian, ia mengatakan bahwa ia telah memberitahu bupati bahwa kita hendak berpartisipasi. Bupati naik ke mimbar dan mengatakan bahwa kita hendak berpartisipasi. Akhirnya, tanggung jawab diberikan kepada Acarya Lian-yue. Padahal Mandala Mahottara Heruka yang sebelumnya telah dibongkar, dan sekarang mesti dibangun ulang, membutuhkan dana sebesar NT$ 2 juta, berpartisipasi dalam festival lampion mesti membayar sewa lokasi, Acarya Lian-yue seorang diri memikul tanggung jawab berat. Wang Zi-zhu, Anda yang telah berjanji dengan mereka, mestinya Anda juga keluar uang ! Sebenarnya, melakukan hal ini benar-benar berat, namun tentu saja juga merupakan kehormatan bagi kita Zhenfo Zong. Sesungguhnya penyelenggaraan festival lampion dan pendirian Mandala Mahottara Heruka bukanlah sesuatu yang mudah. Oleh karena itu, sebelum Anda janji dengan orang, Anda mesti mempertimbangkan dengan baik, jika gratis, kita bisa berpartisipasi. Jika gratis, kita pasti ikut. Jika membayar, kedua belah pihak mesti berunding, jangan melimpahkan semua tanggung jawab kepada Acarya Lian-yue, jangan demikian. 

Selamat sore semuanya ! Apa kabar semuanya !  ( Bahasa Taiwan ) Selamat sore semuanya ! Apa kabar semuanya !  ( Bahasa Mandarin ) Apa kabar ! Apa kabar semuanya ! ( Bahasa Kanton ) Wugai ! Wugaishai ! ( Bahasa Kanton : Terima kasih semuanya ) Sawadika!( Bahasa Thailand : Apa kabar ) Kamsamnida ! ( Bahasa Korea : Terima kasih ) Selamat siang dan selamat petang ! ( Mahaguru mengucapkan dalam bahasa Indonesia ) Hola Amigo ! ( Bahasa Spanyol : Apa kabar ) Te quiero mucho ! ( Bahasa Spanyol : Aku cinta kamu ) Merci ( Bahasa Perancis : Terima kasih ) Bonjour ! ( Bahasa Perancis : Apa kabar ) Good afternoon ! ( Bahasa Inggris : Selamat sore ) Konnichiwa ! ( Bahasa Jepang : Apa kabar ) 

◎ Kemunculan Raga Vidyaraja mesti terlebih dahulu visualisasikan ratnakalasa, kenapa ratnakalasa menggunakan aksara Hrih ( Xie ) ? Sebab aksara Hrih menandakan kalasa amrta milik Amitabha Buddha, terdapat amrta dari Amitabha Buddha. Di antara 7 Buddha dalam puja Ulkhamukhayoga Ksitigarbha ada Amrtaraja Tathagata, Beliau adalah Amitabha Buddha. Oleh karena itu, aksara Hrih menjelma menjadi kalasa amrta ; Yang digunakan untuk menjelmakan padmasana adalah aksara Vam ( Bang ) ; Raga Vidyaraja adalah emanasi dari Vajrasattva, maka digunakan aksara Hum, yang kemudian menjelma menjadi Raga Vidyaraja, aksara Sansekerta bertransformasi menjadi Raga Vidyaraja.

Raga Vidyaraja sangat populer dan banyak dipuja di Jepang, dalam Tantra Tibet juga cukup tersebar. Dulu kita pernah melihat sebuah film, yaitu :  Aizen Katsura, menggunakan dua kata ini : Aizen ( Airan / Raga ). Apa makna dari ‘Raga’ ? Dari jalan Hushan sampai ke dalam gang, kita akan lihat tulisan : “Comblang”, Raga berarti comblang, mengandung arti transformasi. Ada disebutkan bahwa menjapa Mantra Raga Vidyaraja genap 300 ribu kali, Beliau dapat menjadi penghubung antara Anda dengan Istadevata untuk mencapai kontak yoga.

Sadhana apa sajakah yang dimiliki Raga Vidyaraja ? Ada Sadhana Amrta, Sadhana Penawar Racun, Sadhana Vasikarana, Sadhana Menyingkirkan Mara, Sadhana Lukis, Sadhana Pahat, dan Sadhana Menghentikah Kejahatan, Anda mesti menjapa Mantra Raga Vidyaraja genap 300 ribu kali, setelah berkontak yoga dengan Raga Vidyaraja, Anda bisa berkontak yoga dengan tiap Adhinatha, dan berkontak yoga dengan Istadevata Anda sendiri. Di sini ada sebuah busur dan panah, panah ini bisa digunakan untuk Sadhana Vasikarana dan Sadhana Abhicaruka. Anak panah berwarna merah yang berhiaskan bunga, digunakan untuk Sadhana Vasikarana ; Panah yang berwarna biru, yang terbuat dari logam, yang lancip, digunakan untuk Sadhana Abhicaruka. 

Asalkan Anda bisa menggunakan visualisasi dalam Tantra, Anda visualisasi diri sendiri menjadi Raga Vidyaraja, memegang busur dan anak panah berwarna merah, memanah orang yang Anda cintai, maka akan segera tersetrum, hatinya akan tersentuh, dan Anda berhasil dalam Sadhana Vasikarana. Selain itu, menggunakan busur dan panah berwarna biru, dipanahkan, visualisasikan musuh Anda, atau pihak yang tidak baik, atau bahkan makhluk halus, begitu Anda panah, gangguan akan sirna. Raga Vidyaraja mempunyai Sadhana Menyingkirkan Mara dan Sadhana Vasikarana. Ada lagi sebuah metode untuk Sadhana Vasikarana, yaitu menggunakan 108 benang sari teratai merah, bakar dalam tungku homa, sebut nama orang tersebut, ini juga merupakan Sadhana Vasikarana.   

◎ Ada 2 asal-usul Raga Vidyaraja, yang satu beremanasi saat Mahavairocana Tathagata memasuki Hati Samantabhadra Bodhisattva, dan yang satu adalah emanasi dari Vajrasattva ; Dalam Sutrayana tidak ada Vajrasattva, tapi ada Samantabhadra Bodhisattva, Vajrasattva dalam Sutrayana adalah Samantabhadra Bodhisattva. Selain itu, ada satu lagi, yaitu Mahastamaprapta Bodhisattva, yang dipandang sebagai Vajrasattva. Sesungguhnya Mahastamaprapta Bodhisattva dan Samantabhadra Bodhisattva adalah Vajrasattva. Kita menjapa Mantra Raga Vidyaraja : “Hum. Zha Zhi Hum. Re.” Mudra-Nya, kedua tangan merangkap ke dalam, jari tengah berdiri saling silang, ini bermakna “Raga”. Wujud-Nya ada yang berlengan 2, memegang vajra dan ghanta, ada juga yang berlengan enam. 

Menurut saya, yang istimewa adalah, cara Raga Vidyaraja memegang vajra, tangannya begini, jika Anda dapat memutarnya seperti ini, demikianlah cara Beliau memegang vajra, ( Mahaguru memperagakan ), diputar. Ada visualisasi, Anda bervisualisasi menjadi Raga Vidyaraja, ada mantra, dan ada mudra, Anda dapat menekuni Sadhana Istadevata Raga Vidyaraja. 

Asalkan Anda berkontak yoga dengan Raga Vidyaraja, maka Raga Vidyaraja akan menjadi comblang supaya Anda dapat berkontak yoga dengan Guru, berkontak yoga dengan Istadevata, dan berkontak yoga dengan Dharmapala, Anda dapat berkontak yoga dengan banyak Adhinatha. Dulu saya mentransmisikan Sadhana Raga Vidyaraja di Hong Kong, saya masih ingat, penyelenggara saat itu adalah Acarya Chang-ren (常仁上師). Benarkah, Anda yang menyelenggarakan ? Tahun 1998, di Hong Kong, sudah 20 tahun lalu. Di dalamnya ada berbagai macam sadhana, banyak orang memahat pratima Raga Vidyaraja untuk dikalungkan di leher, baik sekali, ini disebut Sadhana Pahat, ada juga Sadhana Lukis. Jika Anda sering menggambar Raga Vidyaraja, tergambar dan terpatri dalam hati Anda, maka kontak batin akan sangat cepat. 

Saya ceritakan sebuah lelucon ! Kebohongan juga ada peringkatnya, peringkat pertama adalah restoran, ‘waiter’ akan mengatakan : “Pesanan akan segera tiba !” Sebenarnya belum tentu, kadang, mesti tunggu sangat lama, tapi, ia pasti akan berkata seperti itu, supaya Anda bisa duduk dengan tenang. Peringkat kedua adalah rekan : “Kapan-kapan traktir Anda makan.” Belum tentu, tapi, ia akan selalu mengatakan kapan-kapan traktir Anda makan ; Peringkat tiga adalah pejabat senior, pejabat senior mengatakan : “Saya akan bicara singkat saja.” Sebenarnya dia akan bicara panjang lebar, terus bicara sampai pantat pendengarnya pegal, ia akan terus bicara ; Peringkat keempat adalah suami : “Malam hari ini saya ada rapat.” Peringkat kelima adalah pramusaji pub, apa yang dikatakan ? “Keluarga saya sangat miskin, ayah ibu saya sakit.” Maka Anda pun tahu apa maksudnya. Peringkat keenam adalah pengusaha konstruksi : “Rumah yang kami bangun tidak akan ada kecurangan bahan bangunan.”  Tanpa mencurangi bahan bangunan bagaimana mungkin bisa dapat untung ? Peringkat ketujuh adalah dokter, ia akan mengatakan : “Kami telah berupaya maksimal.” Benar-benar maksimal atau tidak itu urusan lain, singkat kata, “Kami telah berupaya maksimal.” ; Peringkat kedelapan adalah badan pendidikan : “Sekalipun miskin, tidak boleh miskin pendidikan.” ; Peringkat kesembilan adalah pria : “Aku akan mencintaimu selama puluhan ribu tahun.” Peringkat kesepuluh adalah wanita : “Aku tidak mencintai hartamu.” Sekarang sudah ditemukan, satu-satunya yang memecahkan rekor peringkat sepuluh, yaitu peringkat kesebelas, pemerintah : “Percaya lah kepada saya, esok akan lebih baik.” Tapi semua itu masih belum apa-apa, kebohongan tingkat tinggi, peringkat kedua belas, siapa itu ? Presiden : “Rendah hati ! Rendah hati ! dan rendah hati !” Peringkat ketiga belas, kekasih : “Kita saling menyetrum dengan cinta.” Ternyata cinta juga bisa menghasilkan setrum ! Ada lagi, peringkat yang lebih tinggi, peringkat keempat belas, wah ! Ini yang tertinggi, “Sakyamuni Buddha turun dan menggandeng tangan saya.” ( Mahaguru menyanyi ) : “Bergandengan tangan, di bawah rintik hujan.”, Amituofo ! Sesungguhnya kita True Buddha School mesti berbicara jujur. 

Saya ingat, transmisi Raga Vidyaraja yang pertama, di Hong Kong, dipimpin oleh Acarya Lian-deng (蓮嶝上師), ia Berdharmadesana terlebih dahulu, kemudian saya menambahkan, Acarya Lian-deng menulis banyak catatan, kemudian ia terus membaca catatan tersebut, terus sampai upacara hampir usai, tapi ia masih belum selesai. Saya ingat Acarya Lian-miao (蓮妙上師) berjalan menghampirinya, memberitahu : “Waktu yang Anda gunakan terlampau banyak.” Ia mengatakan : “Tunggu sebentar, saya akan segera selesai.” Kemudian, ia terus membacanya, ternyata belum selesai, Acarya Lian-miao menghampiri dan berkata kepada Acarya Lian-deng : “Upacara sudah hampir usai, bisakah Anda segera selesaikan ?” Lian-deng bicara jujur, ia memberitahu Acarya Lian-miao : “Saya benar-benar tidak bisa mengakhirinya.” Ia masih belum selesai membacanya, masih ada beberapa lembar, setumpuk catatan. Demikianlah upacara saat itu, Acarya Lian-miao telah menghampirinya sebanyak kira-kira 5 kali, terus menegurnya, akhirnya, terpaksa diakhiri. Saya pun dengan cepat membabarkan beberapa sadhana dari Raga Vidyaraja. Kadang, siswa Zhenfo Zong bicara jujur, selama masih belum selesai bicara, tidak bisa dipotong di tengah, ia mesti bicara sampai selesai baru bisa berhenti. Acarya Lian-deng bicara jujur, oleh karena itulah ia memperoleh keberhasilan sejati, ia dapat menjadi Buddha Bodhisattva, sungguh agung. Ia membaca catatan, terus membaca, sama seperti dalam berbhavana, ia terus berbhavana tanpa henti. Jika saya menderita kanker, saya pasti akan mengaduh. Setelah ia tahu bahwa ia menderita kanker, ekspresinya tidak berubah. Dokter memberitahunya : “Hidup Anda tinggal 3 bulan.” Ekspresinya tidak berubah, ia menerimanya dengan hati lapang, kemudian ia berhasil hidup selama 4 tahun 3 bulan, lebih 4 tahun dari prediksi dokter, ekspresi tidak berubah, tidak ada kesedihan sedikit pun. Dalam hal ini, saya merasa sungguh salut. Jika dokter memberitahu waktu yang tersisa tinggal 3 bulan, maka saya akan lemas selama 3 hari, sebab merasa sangat terkejut, mana mungkin bisa menanggungnya ?

◎ Acarya Lian-deng sangat yakin dalam bhavana, lihatlah ! Saat ia opname, sekujur tubuh ditancapi selang, ia masih duduk bermeditasi di atas tempat tidur, menghebohkan seisi rumah sakit, semua datang untuk melihat makhluk aneh, “Sekujur tubuh ditancapi selang, tapi ia masih bisa duduk bermeditasi ?” Siapa yang bisa duduk bermeditasi saat sekujur tubuh ditancapi selang ? Oleh karena itu, semangat dan tekadnya sama seperti ibunda dari Hanifa. Ibu dari Hanifa adalah guru bahasa Mandarin, seorang guru yang mengajar bahasa Mandarin di Indonesia, merupakan tenaga pengajar yang miskin, ayahnya juga seorang tenaga pengajar yang miskin, saat mereka pensiun, begitu teringat akan Buddhadharma, mereka terus bersungguh-sungguh dalam menjapa sutra dan mantra, tanpa henti, begitu teringat, mereka langsung mengerjakan tugas, pada akhirnya, mereka berhasil memperoleh sarira Vajra, sarira-sarira itu sangat mengkilap, sangat bulat, dan sangat besar. Bhavana mesti punya semangat seperti itu. Saya merasa daya tahan saya kurang, benar-benar….  Akan tetapi, saya bisa terhubung dengan Kesadaran Alam Semesta.

Kala itu, saat Acarya Lian-deng mentransmisikan sadhana, ceramahnya sangat lama, sebab saya memberitahunya : “Lian-deng ! Berapa lama ceramah Anda, maka selama itu pula lah ceramah saya.” Oleh karena itulah ia terus bicara, akan tetapi, tidak mungkin sampai tidak makan malam ! Atau sampai tidak tidur, sebab mesti perhatikan semua umat !

◎ Saya ulas sedikit mengenai Lamdre, “Berikutnya, menggunakan kesadaran terang untuk menghasilkan Nirvikalpa ( tiada pembedaan ), penglihatan dalam kondisi Nirvikalpa melalui kesadaran terang, ini disebut Dharmata Tunggal. Sedangkan segala atribut yang berbeda, merupakan pengendalian kesadaran terang yang mengukuhkan eksistensi, saat itu, semua pembedaan merupakan sunya, mengukuhkan Dharmata melalui Nirvikalpa. Dengan mempertahankan pemikiran tersebut, secara bertahap menghasilkan mandala Istadevata tanpa sisa eksternal dan internal, atau segala eksistensi riil yang ditampilkan oleh dunia materi makhluk hidup, kemunculan kebijaksanaan menyeluruh dari semua darsanabhumi yang dituturkan sebelumnya, disebut : Penglihatan Dharmata Riil.”

Bagian ini sangat sukar untuk dijelaskan, akan tetapi, saya beritahu Anda semua, asalkan bhavana Anda telah mencapai tingkat tertentu, saat meditasi telah sampai tingkat tertentu, seperti dalam Sutra Hati dikatakan : “Ketika Avalokitesvara Bodhisattva, menyelami Prajnaparamita yang mendalam, mengamati bahwa . . . “,“Ketika Avalokitesvara Bodhisattva menyelami Prajnaparamita yang mendalam…” apa artinya ? Saat Avalokitesvara Bodhisattva memasuki meditasi paling mendalam. Penglihatan yang akan diulas hari ini, ada Penglihatan Nirvikalpa, yaitu Penglihatan Dharmakaya, dan Penglihatan Vikalpa atau Penglihatan Riil. Kita bahas mata ketiga, saat Mahaguru berkomunikasi dengan Buddha dan Bodhisattva, hari ini Mahaguru melihat kedatangan Raga Vidyaraja, Mahaguru benar-benar mengetahui bahwa Raga Vidyaraja memasuki tubuh, saya melihat Raga Vidyaraja, semua sangat nyata, Beliau telah muncul. Mahaguru adalah Guru, saat saya mengirimkan daya batin, siswa Zhenfo Zong yang benar-benar berbhavana akan menerima pesan yang saya kirim. 

◎ Jika kalian menggunakan mata ketiga, atau di siang hari mata Anda melihat kemunculan Mahaguru di hadapan Anda, ini menandakan Anda telah memiliki penglihatan, yaitu Penglihatan Dharmata Riil. 

Anda telah menghasilkan Penglihatan Dharmata Riil, Anda bisa melihat Raga Vidyaraja, juga bisa melihat Mahaguru. Saat ada sesuatu yang ingin Mahaguru sampaikan kepada Anda, kadang, Anda akan memperoleh Penglihatan Mimpi, Mahaguru mengajarkan mantra kepada Anda melalui mimpi, atau mengajarkan bagaimana melakukan sesuatu, itu dikirimkan langsung dari hati saya, apabila Anda dapat menerimanya, maka paling tidak Anda telah memiliki sedikit kemampuan untuk mengetahui isi hati orang lain dan kemampuan mata batin. Di antara kalian, apakah ada yang bermimpi Mahaguru mengajarkan mantra ? Mentransmisikan mantra khusus kepada Anda, ada tidak ? Ada orang yang angkat tangan, di sana ada yang angkat tangan, ada beberapa. Saat saya melakukan sesuatu, seorang Guru, Ia akan mengirimkan pesan dari dalam batinnya. Anda akan berjumpa dengan Mahaguru dalam mimpi, tentu saja ada sangat banyak orang yang berjumpa dengan Mahaguru dalam mimpi, benar tidak ? Bagi yang pernah berjumpa dengan Mahaguru dalam mimpi silakan angkat tangan ! Wah ! Banyak sekali ! Mentransmisikan sadhana kepada Anda melalui mimpi, atau mengajari Anda cara mengatasi sesuatu, apa yang mesti dilakukan untuk mengatasi sesuatu, saya akan mengirimkan pesan batin, sama halnya, Guru saya, Bhiksu Liao-ming, Guru Sakya Zhengkong, Gyalwa Karmapa ke-16, dan Guru Thubten Dhargye, beberapa hari lalu, Guru Thubten Dhargye baru saja mengirimkan pesan batin kepada saya, Anda mesti bisa terhubung dengan Guru Anda, terhubung dengan Istadevata, terhubung dengan Dharmapala, terhubung dengan Istadevata yang Anda dambakan, saat itu, fenomena yang muncul adalah fenomena kontak yoga, penglihatan merupakan salah satu bentuk kontak yoga.

◎ Saya pernah memberitahu Anda semua, bahwa saya pernah sampai ke alam Pasukan XX, ada di pinggiran neraka. Saya pernah mencari 2 orang, yang pertama, apakah kalian masih ingat presiden Lotus Light Charity Taiwan Selatan ? Qiu Zheng-yi. Saya pergi ke sana untuk mencari Qiu Zheng-yi, sebab saya tahu Qiu Zheng-yi ditangkap oleh Pasukan XX, satu orang di selatan, dan satu orang di utara, saya pergi ke sana untuk mencari Qiu Zheng-yi. Saya masuk ke dalam Pasukan XX, orang di neraka pinggiran mengatakan : “Qiu Zheng-yi tidak ada di sini.” Saya mengatakan : “Jelas-jelas ia telah ditangkap oleh Pasukan XX, kenapa tidak ada di sini ?” Ia mengatakan, saat Qiu Zheng-yi tiba di depan gerbang, karena kepalanya memancarkan sinar merah atau sinar kebajikan, ia mengerjakan Lotus Light Charity Society sampai kepalanya memancarkan sinar merah, memancarkan sinar kebajikan, sehingga seorang Dakini dari Surga Akanistha turun untuk menjemput Qiu Zheng-yi terlahir di Istana Surga Akanistha. 

Satu orang di wilayah utara, yaitu Bhiksuni Lian-wu (蓮譕法師), saat ia belum siuman, saya telah pergi ke alam Pasukan XX untuk mencarinya, Pasukan XX mengatakan : “Saat kami hendak mengambilnya, ia telah dibimbing oleh banyak kumara menuju ke dalam cahaya terang.” Akhirnya, ia pun siuman, ia mengalami koma skala 3, koma yang telah sangat parah, wajah dan tengkoraknya telah berubah bentuk. Saat Bhiksuni Lian-wu koma, berkat penjapaan mantra dan doa bersama dari semuanya, ia pun melihat kegelapan di satu sisi, dan warna putih di sisi lain, ada sekelompok kumara yang bersama menjapa Nama Buddha, kemudian mereka membimbing Bhiksuni Lian-wu untuk meninggalkan kegelapan dan masuk ke dalam tempat yang bercahaya terang, para kumara itu terus mengetuk mu-yi, membimbingnya keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang, membawanya keluar. 

Di mana Bhiksuni Lian-wu ? Apakah hari ini hadir ? Silakan kemari, berdiri di atas mimbar. Berikan mikrofon kepadanya, Anda tidak perlu bernamaskara… Berdiri saja. Saat Anda koma, apakah Anda melihat satu sisi berwarna putih, dan satu sisi berwarna hitam ? ( Bhiksuni Lian-wu : “Benar !” ) Apakah Anda melihat kumara melafal Nama Buddha ? ( Bhiksuni Lian-wu : “Saya lihat para sramanera kecil membawa mu-yi sambil melafal : “Amituofo ! Amituofo !” ) Melihat banyak kumara melafal Amituofo, dan Anda pun ikut melafal Nama Buddha, kemudian, Anda keluar dari tempat yang gelap untuk menuju ke tempat yang terang, dan akhirnya Anda pun siuman. Benarkah demikian ? ( Bhiksuni Lian-wu : “Benar.” ), silakan Anda tuturkan sekali kepada semuanya.

◎ Bhiksuni Lian-wu : “Saya lihat sramanera kecil membawa mu-yi melafal Amituofo, saya pun terus ikut melafalnya, saat saya melafal Amituofo, empat aksara “Amituofo” terbagi menjadi 2 bagian, satu bagian terang, dan satu bagian gelap, saya pun tidak memedulikannya, terus melafal Amituofo, terus melafal sampai padma dalam hati saya mekar, di samping padma ada sinar kuning, sramanera kecil itu menghampiri dan duduk di atas padma di hati saya, saya manunggal dengan sramanera kecil, hati saya memancarkan sinar, saya terus melafal, sramanera kecil itu berubah menjadi sramanera kecil yang tak terhitung banyaknya, masing-masing memancarkan sinar terang dari dalam hatinya, semua sramanera kecil pun menyatu kembali dalam satu sramanera kecil yang semula, kembali duduk di atas padma di hati saya, saya terus ikuti pelafalan Amituofo, saya pun siuman di tengah sinar Amitabha Buddha.”

Anda koma selama berapa hari ? ( Bhiksuni Lian-wu : “Saya sudah lupa.” )  Ada yang ingat dia telah koma berapa hari ? Anda telah koma selama beberapa hari ! Ada banyak Padmakumara, ada banyak siswa yang membantunya melafal Nama Buddha, berdoa bersama, menjadi sramanera kecil, membimbing Anda keluar dari kegelapan, berjalan menuju ke tempat yang terang. 

◎ ( Bhiksuni Lian-wu : “Terima kasih atas pertolongan Mahaguru, terima kasih kepada semua yang telah melafal Nama Buddha untuk saya, terima kasih semua, nyawa saya adalah milik Anda semua. Terima kasih !” )

Baik, silakan duduk. Oleh karena itu keberadaan orang yang menuntun melafal Nama Buddha sangat penting, saat ia mengalami koma, ada orang yang mengadhisthananya, dan ia pun siuman dari koma skala 3, ini sungguh luar biasa. Kepalanya telah dibedah, semua sramanera kecil yang ia lihat adalah Penglihatan Dharmata Nyata, ia bisa menerima pesan dari sramanera kecil, ia bisa melihatnya dalam kondisi koma, saat itu, ia bisa mengikuti Nama Buddha, bisa membaik, dan bisa tertolong. Sedangkan Qiu Zheng-yi, ia telah dijemput oleh Dakini dari Surga Akanistha. Pasukan XX cukup hebat. Jika seorang Guru mengirimkan pesan batin kepada Anda semua, mengirimkan semua yang dipikirkan dalam hatinya kepada Anda semua, maka semua siswa yang dapat menerima pesan tersebut adalah siswa yang berjodoh. 

Ceritakan sebuah lelucon, seorang guru muda masuk ke sekolah, dengan penuh perhatian kepala sekolah memberitahunya : “Anda mesti memperlakukan murid yang meraih nilai 100 dalam ujian dengan baik, sebab kelak ia dapat menjadi seorang ilmuwan. Anda juga mesti memperlakukan murid yang mendapatkan nilai 80 dengan baik, sebab kelak mungkin ia akan menjadi rekan Anda. Anda juga mesti memperlakukan murid yang tidak lulus ujian dengan baik, sebab kelak ia akan menyumbang untuk sekolah ; Anda juga mesti baik kepada murid yang menyontek, sebab kelak ia akan memerintah ; Anda juga mesti baik kepada murid yang berhenti sekolah, sebab kelak ia bisa menjadi Bill Gates atau George Bush.” George Bush menjadi presiden, Bill Gates menjadi pengusaha besar, menjadi orang terkaya, ia berhenti sekolah. Bagaimana dengan Mahaguru ? Tinggal kelas 2 kali, kalian jangan memandang yang tinggal kelas 2 kali sebagai tidak baik, kelak ia akan menjadi seorang Guru. Oleh karena itu, nilai yang baik belum tentu kelak bisa berhasil.

◎ Manusia mesti perhatikan kesehatan diri sendiri, asalkan konsentrasi memasuki samadhi yang mendalam, kelak pasti dapat mencapai keberhasilan. Vikalpa adalah Penglihatan Dharmata Riil, nirvikalpa adalah Penglihatan Dharmata Angkasa. 

3 orang laki-laki bersama melamar seorang wanita, ayah dari wanita itu memberitahu mereka : “Saya hanya bisa menikahkan putri saya dengan salah satu di antara kalian, silakan kalian utarakan kelebihan masing-masing.” Si A mengatakan : “Saya punya harta sekian puluhan juta.” Puluhan juta ? Sekarang harta puluhan juta bukan apa-apa ! Semua sudah mencapai triliunan. Si B mengatakan : “Saya punya sebuah rumah mewah, bahkan ayah saya adalah tokoh politik.” Giliran Si C : “Saya tidak punya apa-apa, akan tetapi, saya hanya punya seorang anak yang sekarang ada dalam kandungan putri Anda.” Oleh karena itu, ada sebuah pepatah : “Yang bergerak terlebih dahulu akan menang, yang bergerak belakangan akan kalah.” Yang tidak bergerak akan lebih celaka.

Sekarang kita mendengar Buddhadharma, kita mesti mepelajarinya dengan sungguh-sungguh, mencapai kontak yoga yang sejati, yang nyata, benar-benar melampaui, memasuki samadhi yang mendalam, Anda bisa berkomunikasi dengan Istadevata, juga bisa berkomunikasi dengan para Adhinatha, Anda bisa memperoleh penglihatan nyata, dan tidak seperti XX. Tentu saja ia mengaku bisa melihat segala sesuatu, bahkan ia bisa melihat Sakyamuni Buddha dan semua Buddha, tidak hanya bisa berkomunikasi, bahkan bisa berbincang, tapi dia tidak sungguhan, karena dia berbohong. Jika dia benar, maka saya pasti bisa menerima pesan dia, tapi dia palsu, ia sama sekali tidak bisa menerima pesan saya. Pesan yang saya kirim, ia sama sekali tidak bisa menerimanya, ia mengatakan sering rapat bersama saya di Mahapadminiloka, setelah saya menunggu lama, kapan Anda akan datang rapat dengan saya ? Anda bilang ada, tapi saya tidak melihat Anda ! Perkataan Anda adalah kebohongan. 

Banyak orang mendonorkan darah, donor darah adalah amal, pada mobil donor darah tertulis : “Donor 250 cc mendapat susu sapi ; Donor 500 cc mendapat jam tangan.” Ada orang yang bertanya kepada perawat : “Donor 1000 cc dapat apa ?” Perawat mengatakan : “Dimasukkan UGD !”

◎ Menurut saya, dalam bhavana, meski Anda telah mengetahui Buddhadharma, Anda mesti berbhavana, mesti tekun, akan tetapi tidak boleh ekstrem. Guru yang sejati akan memberitahu Anda : “Urusan dunia masih perlu Anda lakukan, tapi luangkan waktu untuk masuk kamar atau loteng, duduklah dengan tenang, kerjakan tugas Anda sekali lagi, memasuki samadhi, terhubung dengan Guru, Istadevata, dan Dharmapala Anda, apabila Anda dapat memasuki samadhi mendalam, maka Anda pasti berhasil.” Sama seperti Mahaguru, asalkan memusatkan perhatian, dalam waktu singkat, Raga Vidyaraja pun muncul di hadapan. 

XX mengaku bisa mengeluarkan rohnya, aneh, padahal saya tidak merasakannya. Beberapa hari yang lalu, kakak tertua dari Gurudara telah meninggal dunia, apakah minggu lalu ? Minggu lalu, saya pergi melawat, beberapa hari sebelum melawat, saat saya sedang makan pagi, kakak tertua dan suaminya muncul bersama di hadapan meja makan saya, saya mengatakan : “Kalian telah datang, saya akan mengadhisthana kalian, mengantarkan kalian ke tempat yang terbaik.” Mereka pun pergi. Hari itu, saat makan pagi, saya memberitahu Gurudara, kakak tertua dan suaminya muncul di hadapan meja makan kita. Kemudian, saat upacara di Hsinchu, di dalam HSR, bersama dengan beberapa umat Sedharma, Lian-ou (蓮歐), Lian-zhe (蓮哲), di sana saya memprediksikan, saat itu, kakak dari Gurudara belum meninggal dunia, saya melakukan prediksi, hasilnya, dalam waktu 2 hari beliau akan meninggal dunia, akhirnya, sepulangnya dari upacara di Hsinchu, keesokan harinya, beliau benar-benar meninggal dunia. 

Lian-ou, ayah dari Meng-cheng dari Thailand ? ibunya ? Saat ibu dari Meng-cheng hampir meninggal dunia ? Sepertinya sedang sakit, Lian-ou segera terbang ke Qingdao di Tiongkok Daratan, saat Lian-ou menjenguknya, ia masih belum meninggal, akhirnya ia terbang pulang, sudah terbang berapa kali ? Sudah terbang 2 kali, dan yang ketiga kalinya baru meninggal, benarkah ? Ia pergi ke sana untuk menjenguk ibu dari Meng-cheng, akhirnya tidak meninggal, dan ia pun terbang pulang. Yang kedua, juga tidak meninggal, ia pulang lagi ; Yang ketiga, akhirnya meninggal dunia. Lian-zhe memberitahu Lian-ou : “Kenapa Anda tidak belajar dari Mahaguru ? ( Ilmu ramalan Dewata menggunakan jari tangan )” Nanti Anda mesti belajar sampai bisa, sehingga Anda bisa tahu, baik sekali. Setelah ibunda dari Meng-cheng dari Thailand meninggal dunia, Lian-ou pergi untuk menangani ritual duka, Lian-ou sangat bertanggung jawab, ia berada di Thailand sangat lama, saat kepala keluarga umat meninggal dunia, ia khusus terbang ke Qingdao untuk membantu, ia punya rasa tanggung jawab.

◎ Sesungguhnya, dalam hal penglihatan, sungguh, asalkan Anda fokus, memusatkan perhatian, mata ketiga terbuka, maka dapat melihat, Penglihatan Vikalpa disebut Penglihatan Riil, Penglihatan Nirvikalpa disebut Penglihatan Dharmakaya. Pengulasan hari ini sampai di sini. Om Mani Padme Hum.

慶賀真佛宗根本傳承上師八十聖壽 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。