14 November 2020 Pujabakti Sadhana Istadevata Padmakumara di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

14 November 2020 Pujabakti Sadhana Istadevata Padmakumara di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

【Liputan TBS Seattle】⁣

Sebelum Berdharmadesana, Mahaguru memanjatkan: "Marilah kita bersembah puja kepada segenap Guru Silsilah, sembah puja kepada Biksu Liaoming, sembah puja kepada Guru Sakya Zhengkong, sembah puja kepada Gyalwa Karmapa ke-16, sembah puja kepada Guru Thubten Dhargye. Marilah kita bersembah puja kepada Triratna Mandala, sembah puja kepada Istadevata pujabakti hari ini: Padmakumara."

Kemudian menyapa semua: "Gurudara, Tenzin Gyaltso Rinpoche, Thubten Ksiti Rinpoche, para Acarya, Dharmacarya, biksu, biksuni, pandita Dharmaduta, pandita lokapalasraya, ketua vihara, para umat Sedharma, serta semua yang menyaksikan melalui internet. Selamat malam semuanya, apa kabar semuanya."

Memasuki sesi "Anda Bertanya Aku Menjawab"

Siswa bertanya:⁣
Siswa menyewa rumah, memilih hari 'man' (manri - 滿日) untuk mempersemayamkan Buddha rupang, setelah menetap selama beberapa waktu (setengah sampai sekitar satu tahun), hendak pindah ke sisi yang lain. Mohon tanya, bagaimana cara menanganinya supaya tidak menyalahi? Pindah ke tempat yang baru tetap akan terus memuja. Kecuali jika pemilik rumah tidak mengizinkan, baru terpaksa Buddha rupang disimpan.⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Anda kemas dulu rupang tersebut, kemudian nyalakan dupa dan berdoa: "Saya akan pindah rumah, mohon ikut saya." Jika pemilik rumah tidak mengizinkan, maka cari saja pemilik rumah yang mengizinkan Anda untuk memuja Buddha. Jika rupang rusak, dilem saja. Jika tidak bisa dilem, larung ke sungai besar, atau cari tanah yang bersih, gali lubang dan kuburkan di sana.⁣

Siswa bertanya:⁣
Buah yang sudah dipersembahkan, saya campur dengan buah yang belum dipersembahkan untuk dijadikan jus buah, apakah dengan demikian bisa dipersembahkan lagi?⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Kenapa mesti dicampur? Jika Anda ingin mempersembahkan jus buah, maka persembahkan jus buah. Jika ingin mempersembahkan buah, maka persembahkan buah. Mesti dipisah, tentu saja buah yang telah dipersembahkan tidak boleh dipersembahkan ulang.⁣

Siswa bertanya:⁣
Mahaguru pernah Berdharmadesana, Padmakumara yang menitis ke dunia, pada tubuhnya ada tanda-tanda istimewa, mohon berkenan membabarkan apa sajakah tanda-tanda tersebut? Supaya para Padmakumara yang menitis ke dunia dapat mengenali sendiri tanda tersebut dan memahami asal-usul diri sendiri.⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Padmakumara menitis ke dunia, pada tubuhnya ada tanda istimewa. Demikian juga dengan para Buddha dan Bodhisattva yang menitis ke dunia, semua memiliki tanda-tanda istimewa, namun tanda-tanda tersebut tidak boleh diungkapkan secara umum, sebab tergolong tanda tersembunyi. Kadang tidak hanya sebuah tanda, melainkan ada dua, atau tiga, atau empat, baru bisa dipastikan bahwa ia adalah Padmakumara. Paling tidak dia memiliki tanda respon spiritual, berkontak batin bahwa diri sendiri adalah Padmakumara.⁣

Siswa bertanya:⁣
Apa kiat dari Sadhana Istadevata Amitabha Buddha? Bagaimana menyentuh Hati Amitabha Buddha?⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Jika Anda ingin kontak yoga, maka mesti membuat ikrar yang sama dengan Istadevata, kemudian mengamalkannya. Amitabha Buddha menuntun insan luas, ada 48 ikrar agung Amitabha Buddha, inilah kiat sadhananya, kemudian mesti ikut mengamalkan ikrar Beliau. Saat Anda membangkitkan ikrar, Anda telah menyentuh Hati Amitabha Buddha. Amitabha Buddha juga memiliki Mudra Hati dalam Hati, jika Anda datang kemari secara langsung, saya baru ajarkan kepada Anda.⁣

Siswa bertanya:⁣
Di rumah saya menekuni Sadhana Dhumapuja, homa, dan argam puja, bolehkah? Apa yang mesti diperhatikan? Bagaimana membuat simabandhana supaya tidak diganggu oleh roh dari luar?⁣

Mahaguru menjawab:⁣
Sadhana Dhumapuja terutama merupakan persembahan bagi penagih utang karma diri sendiri, supaya timbul kesan baik terhadap Anda dan tidak lagi merintangi Anda, oleh karena itu dikatakan: "Dhumapuja kecil namun pahalanya besar."

Supaya saat menekuni Sadhana Dhumapuja tidak diganggu oleh roh luar, mesti dilakukan di halaman rumah Anda, supaya penagih utang karma menerima persembahan di halaman rumah; Jika tidak ada halaman, setelah bubuk dhumapuja dibakar, letakkan tungku di teras, dan sadhaka melakukan sadhana di depan altar, atau bersadhana di dalam ruangan dengan menghadap ke teras. Undang Caturbhujalokesvara untuk menjadi Istadevata, asalkan Caturbhujalokesvara tiba, itu tandanya sudah ada simabandhana, dan Anda tidak akan diganggu oleh roh luar.⁣

Dalam Sadhana Homa, gunakan vajradanda untuk melakukan simabandhana dan membuka tungku, antara lain di: Sisi utama tungku, bagian belakang tungku, sisi kiri, sisi kanan, tengah, masing-masing diketuk 7 kali, japa Mantra Istadevata, ini adalah simabandhana. Sadhana Argam puja menggunakan Mahadewi Yaochi sebagai Istadevata, kemudian gunakan air suci dipercikkan ke empat arah: timur, barat, selatan, dan utara, inilah simabandhana.⁣

Dharmaraja melanjutkan pengulasan Lamdre:⁣

Bijaksara saat prana hati berhimpun di alam neraka, visualisasi aksara "Ji" berwarna hitam, pelafalannya adalah: "jì".Menghasilkan anubhava alam neraka, didera derita delapan macam hawa dingin dan delapan macam hawa panas di neraka. 18 Neraka antara lain, 8 neraka panas dan 8 neraka dingin, ditambah dengan neraka pinggiran, dan neraka kesepian.⁣

"Tarian", didera penderitaan berupa tubuh tercabik-cabik. "Mantra" berupa suara teriakan memilukan dan gilasan roda besi di neraka. 3 penglihatan antara lain: Menyaksikan rumah besi berkobar di neraka, menyaksikan siksaan panas dan dingin di neraka, selain diri sendiri bisa melihatnya, juga bisa membuat orang lain melihatnya. Bermimpi fenomena seperti itu, inilah anubhava mimpinya.⁣

Ada orang yang menjadi saksi bahwa Mahaguru melakukan upacara penyeberangan di alam neraka. Saat Mahaguru Berdharmadesana di Taiwan Lei Tsang Temple (台灣雷藏寺), ada seorang ibu usia paruh baya yang berdiri untuk bersaksi, ia menyatakan bahwa di neraka ia melihat Mahaguru memimpin upacara Dharma. Ia bersaksi setelah sempat masuk ke alam neraka dan kembali ke alam fana.⁣

Saat bersamadhi, visualisasi bijaksara hitam alam neraka, prana hati berhimpun pada bijaksara tersebut, maka sadhaka bisa melihat alam neraka. Neraka 8 panas dan 8 dingin, neraka dingin didera penderitaan berupa angin kencang dan hujan, dingin sampai tidak ada tempat untuk bersembunyi. Ada lagi neraka 8 panas, ke mana pun pergi selalu panas, tidak ada tempat yang sejuk. Ada juga neraka kuali minyak panas, merendam Anda di dalam kuali berisi minyak mendidih, setelah mati hidup kembali.⁣

Beberapa anubhava yang disebutkan dalam teks Lamdre, seperti alam surga, alam asura, alam manusia, alam hewan, alam neraka, dan alam preta, semua sudah pernah dialami oleh Mahaguru, hanya orang yang telah mengalami berbagai fenomena anubhava baru bisa memahami apa yang disebut dengan Sunya Svabhava, sunya svabhava berarti semula tiada, sepenuhnya merupakan transformasi batin, tidak muncul secara bertahap, dialami oleh diri sendiri. Apa itu perpaduan sifat tubuh? Tubuh menunjuk pada tubuh jasmani. Sifat menujuk pada Buddhata. Merupakan perpaduan antara jiwa dan raga.⁣

"Pertahankan tanda hangat Anda dan biarkan alamiah, Anda bersikap alamiah selaras Dharma." Ini bersifat sepenuhnya dalam kendali diri. Di antara sadgati, kemanapun Anda ingin pergi, semua bisa dilakukan sesuka hati. Sebab dalam samadhi Anda telah visualisasikan bijaksara Vajra Sadgati, sehingga dapat dengan leluasa mencapai alam yang ingin Anda rasakan, perlahan meningkatkan pemanunggalan prana hati, dan menyadari samadhi.⁣

Jika 42 metode pembersihan ini dapat digunakan untuk melatih panas, bisa memotong ulat internal dan ekstrenal. Ketahuilah, jika Anda hendak masuk samadhi, ekstrenal berarti semua lingkungan. Internal berarti khayalan dalam pikiran Anda sendiri. Bisa memotong lingkungan luar dan pikiran melantur di dalam batin diri sendiri.⁣

Anda telah mencapai alam neraka, alam preta, alam hewan, sehingga tidak ingin terlahir di tiga alam rendah, sehingga sanggup menyingkirkan ketamakan, kebencian, kebodohan, keraguan, dan kesombongan diri. Memperoleh samadhi darsana tidak terjerumus ke tiga alam rendah, sebab tamak bisa menyebabkan terlahir di alam preta, kebencian bisa menyebabkan terlahir di alam neraka, kebodohan atau avidya bisa menyebabkan terlahir di alam hewan, sebab kegelapan batin dan kebodohan tidak jauh berbeda dengan hewan, sehingga terlahir di alam hewan.⁣

Didorong oleh kebencian sehingga melakukan pembunuhan, maka terlahir menderita di alam neraka; Didorong oleh rasa tamak, sehingga perut menjadi sangat besar, mulut sehalus sebatang jarum, sehingga terlahir di alam preta, terlahir di alam yang memiliki frekuensi sama dengan Anda. Jika sebagai sadhaka Anda telah mengenali ini semua dengan baik, maka tidak akan terjerumus ke tiga alam rendah.⁣

Jika Anda pernah sampai di alam neraka, maka tidak akan berani lagi untuk pergi ke neraka. Jika Anda pernah ke alam preta, tidak akan berani pergi lagi ke alam preta. Jika Anda pernah sampai di alam hewan, maka tidak akan berani pergi lagi ke alam hewan.⁣

Hanya memilih terlahir di tiga alam yang lebih baik, yaitu: alam manusia, alam asura, maupun alam surga, namun karena Anda telah memahami semua alam: alam surga, manusia, asura, neraka, preta, dan hewan, memahami penderitaan tiga alam rendah, maka Anda akan mencapai kondisi tak mundur lagi.⁣

Contohnya adalah ayam, salah satu dari tiga alam rendah, setelah dipelihara kemudian disembelih. Setelah babi makan sampai gemuk, ia juga disembelih. Sapi, kambing, semua pada akhirnya juga disembelih. Yang hidup di dasar samudra, ikan besar makan ikan kecil, ikan kecil makan udang, udang makan lumpur, jika tidak disembelih oleh manusia, maka pasti dimangsa oleh hewan yang lain! Setiap hari hidup dalam rasa takut. Lihatlah burung rajawali di angkasa, ia butuh makan banyak makhluk, semua unggas juga hidup dalam rasa takut, demikianlah alam hewan sangat menderita.⁣

Sadhaka tidak boleh berdusta, karena bisa menghasilkan banyak akibat karma buruk. Dalam hal ucapan, ada berbagai pelanggaran sepert: berlidah dua, bermulut jahat, dan dusta. Berlidah dua, memecah belah Sangha, ini adalah dosa paling berat, di dalam anggota Sangha, atau di antara dua teman Anda, Anda menjelek-jelekkan masing-masing dari mereka berdua, mengadu domba mereka, maka Anda akan menuai akibat karma buruk berlidah dua. Akibat karma berlidah dua di masa lampau akan menjelma menjadi: Pernikahan tidak bahagia, setiap hari tidak pernah akur dengan pasangan. Akibat karma buruk memecah belah Sangha, karena sangat berat, maka harus masuk neraka.⁣

Mencuri barang milik Sangha, merupakan pelanggaran yang sangat parah, entah karma buruknya menjadi berapa kali lipat, jika kelak terlahir kembali sebagai manusia, maka seumur hidup miskin, kelaparan, menjadi pengemis, selama 100 kelahiran menjadi pengemis. Oleh karena itu, jangan mencuri benda miliki anggota Sangha, akibatnya sangat berat.⁣

Setelah mendengar Dharmadesana Mahaguru, semua tersadarkan, dan penuh dengan Dharmasukha!⁣

Artikel Dharmadesana utuh bisa disimak melalui True Buddha News (bahasa Mandarin):⁣
www.tbsva.org/tbnw/epaper_detail1300.htm

「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。