22 Maret 2026 Laporan Singkat Upacara Agung Homa Drashi Lhamo

22 Maret 2026 Laporan Singkat Upacara Agung Homa Drashi Lhamo

Oleh: TBSN

Dharmaraja Lian Sheng melihat bahwa di belakang Drashi Lhamo dalam upacara muncul Mahadewi Yaochi beserta para pariwar-Nya
Kehidupan sejak lahir adalah duka, Dharmaraja Lian Sheng mengatakan dirinya bernaung di Mahapadmini Loka
Sadhaka mesti memberi manfaat kepada semua makhluk, jangan menyakiti insan

Siang hari ini, Dharmaraja Lian Sheng berkenan hadir di Rainbow Temple untuk memimpin upacara peresmian Kuil Drashi Lhamo. Dalam upacara tersebut, Dharmaraja Lian Sheng melakukan prosesi pengguntingan pita untuk kuil Drashi yang baru dibangun, serta melakukan abhiseka pratima Drashi Lhamo di dalam kuil. Setelah abhiseka, para siswa juga menampilkan sebuah tarian yang disusun berdasarkan suara mantra Drashi Lhamo kepada Dharmaraja Lian Sheng.

Dharmadesana Dharmaraja Lian Sheng:
Kemarin dalam upacara ada yang bertanya kepada Dharmaraja Lian Sheng, tulisan di tangan sebaiknya menggunakan warna apa? Merah, hitam, biru semuanya boleh. Yang penting ditulis dengan jelas.

Merapal sutra dan mantra tidak boleh sembarangan, satu sutra satu mantra harus demikian, tidak ada jalan pintas yang bisa ditempuh.

Dharmaraja Lian Sheng mengatakan bahwa Homa hari ini sangat nyata, di atas Drashi Lhamo adalah Mahadewi Yaochi. Mahadewi Yaochi datang bersama Tiga Burung Biru, juga para abdi dan lima Mahadewi turut hadir. Di langit juga banyak bidadari turun, demikian pula saat peresmian kuil Drashi.

Mahadewi Yaochi dalam mimpi Dharmaraja Lian Sheng semalam mengatakan bahwa upacara kemarin memiliki dua poin utama: pertama adalah sadhana rahasia untuk makmur mendadak. Kedua adalah tidak menginginkan perang. Terlepas apakah perang bisa dihindari atau tidak, jika muncul pikiran tidak menghendaki perang, maka itu adalah seorang yang sangat bajik, yaitu sedang menyelamatkan semua makhluk.

Mahadewi Yaochi juga mengatakan bahwa orang yang sangat bajik seperti itu dapat dipuja di dalam kuil selama sepuluh ribu tahun. Namun Dharmaraja Lian Sheng mengatakan bahwa sekalipun dirinya dipuja di kuil selama sepuluh ribu tahun, beliau tidak menginginkannya. Dharmaraja Lian Sheng mengatakan dirinya bernaung di Mahapadmini Loka. Dunia ini yang paling utama adalah penderitaan penyakit, tua dan sakit adalah sesuatu yang cepat atau lambat harus dihadapi manusia. Saat kematian, manusia mengalami penderitaan yang sangat besar, setelah meninggal hanya dapat mengikuti karma masing-masing.

Dharmaraja Lian Sheng berharap manusia di dunia ini dapat hidup berdampingan dan berkembang bersama, saling menghormati satu sama lain. Manusia berperang karena memiliki kepentingan pribadi.

Mahadewi Yaochi mengatakan bahwa jalinan karma Dharmaraja Lian Sheng dengan semua makhluk sangat kuat, di kehidupan-kehidupan sebelumnya telah memiliki hubungan yang sangat dalam. Kini banyak yang muncul kembali di kehidupan ini, banyak di antara semuanya adalah yang berjodoh, dunia ini memang selalu berubah demikian.

Dharmaraja Lian Sheng mengatakan bahwa sebenarnya tidak semua orang dapat dibawa kembali, seperti halnya Raja Songtsen Gampo juga tidak dapat membawa semua permaisurinya. Dunia ini terikat oleh karma, karena itu Buddha Sakyamuni mengatakan bahwa karma di luar jangkauan pikiran awam. Manusia tidak dapat melepaskan diri dari karma.

Sebagai sadhaka, setelah memahami empat landasan perhatian, harus memahami apa itu empat tindakan benar. Jika dapat menjalankan tujuh faktor pencerahan dan delapan jalan utama, maka akan timbul kekuatan. Dari lima akar akan muncul lima kekuatan, sampai pada Buddha menjadi sepuluh kekuatan. Dengan kekuatan-kekuatan tersebut barulah dapat kembali ke Mahapadminiloka, jika tidak hanya bisa mengikuti arus karma.

Sekalipun kita makmur mendadak, kita harus menggunakan uang tersebut untuk berbuat kebajikan. Semua juga dapat menggunakan dana yang semula hendak dipersembahkan kepada Dharmaraja Lian Sheng, gunakanlah untuk beramal, atas nama Dharmaraja Lian Sheng untuk membantu insan yang membutuhkan, dengan demikian juga berarti membantu Dharmaraja Lian Sheng berbuat kebajikan.

Dharmaraja Lian Sheng juga berulang kali mengingatkan para siswa, sebagai sadhaka tidak boleh menyakiti atau memfitnah. Zhenfo Zong pada akhirnya tetap harus menjunjung kebenaran, terhadap para insan harus tahu menghormati. Menjaga hati yang baik, serta melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi semua makhluk.

全球真佛宗眾上師、教授師、法師、講師、助教暨全球弟子,萬眾一心,持誦 瑤池金母心咒,同心祈願 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。