25 April 2026 Liputan Pujabakti Sadhana Istadewata Bodhisatwa Ksitigarbha di Seattle

25 April 2026 Liputan Pujabakti Sadhana Istadewata Bodhisatwa Ksitigarbha di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

Berita Seattle Ling Shen Ching Tze Temple / Lianhua Yi Fen (蓮花衣芬)

Pada hari Sabtu, 25 April 2026 pukul 8 malam, di dalam baktisala Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, Amerika Serikat, Mahaguru Lu Dharmaraja Lian Sheng memimpin keempat golongan siswa dari seluruh dunia melakukan pujabakti Sadhana Istadewata Bhagavati Cundi dan mengulas Sutra Mahabuddhosnisa Surangama.

Mahaguru Lu memberikan Dharmadesana, hari ini kita melakukan Sadhana Bhagavati Cundi, karena silsilahnya berasal dari Guru saya, Vajracarya Pu Fang (普方金剛上師), Istadewata beliau adalah Bhagavati Cundi. Mudra dari Bhagavati Cundi adalah mudra dharani, yang merupakan awal dari semua mudra. Bhagavati Cundi memiliki delapan belas tangan, yang dibentuk di depan dada adalah mudra dharani, kekuatan Bhagavati Cundi sangat besar, kekuatan purifikasinya sangat besar.

Avalokitesvara di Waterloo Street Singapura adalah Bhagavati Cundi, yang juga merupakan Avalokitesvara Cundi, adalah emanasi dari Bodhisatwa Avalokitesvara. Saat Jainisme di India mengadakan pawai di luar, Istadewata utama yang diusung juga adalah Bhagavati Cundi.

Istadewata utama transmisi sadhana untuk Upacara Agung Musim Gugur bulan September tahun ini adalah Bodhisatwa Mahastamaprapta, akan ditransmisikan Sadhana Istadewata Bodhisatwa Mahastamaprapta. Di dalam Trini Arya Barat, Buddha Amitabha berada di tengah, di sebelah kiri Beliau adalah Bodhisatwa Avalokitesvara, dan di sebelah kanan adalah Bodhisatwa Mahastamaprapta.

Bodhisatwa Mahastamaprapta memiliki tiga nama, Bodhisatwa Stamaprapta, Bodhisatwa Mahastamaprapta, Bodhisatwa Praptamahastama. Membina Sadhana Istadewata Bodhisatwa Mahastamaprapta, bisa mendapatkan kekuasaan besar.

Bodhisatwa Avalokitesvara mewakili maitri dan karuna, Bodhisatwa Mahastamaprapta adalah mudita dan upeksa, Buddha Sakyamuni adalah daya purifikasi: tubuh, ucapan, dan pikiran yang murni, Buddha Amitabha adalah batin apa adanya dan batin yang lurus, menggunakan batin yang apa adanya, batin yang lurus sebagai Bodhimanda.

Mengapa Bodhisatwa Mahastamaprapta adalah mudita dan upeksa? Setelah Anda memiliki kekuasaan, harus dengan mudita pergi melayani semua makhluk, dan menyelamatkan secara setara, bahkan Anda dapat mengumpulkan jutaan orang, memimpin semua makhluk meninggalkan tiga alam samsara dan enam alam kehidupan, bersama-sama kembali ke alam suci Buddhaksetra.

Jika ingin menjadi gubernur provinsi, gubernur negara bagian, senator, anggota dewan perwakilan rakyat, wakil presiden, presiden, harus menekuni Sadhana Istadewata Bodhisatwa Mahastamaprapta, bisa mendapatkan kekuasaan yang sangat besar.

Menyambut semuanya untuk berpartisipasi dalam Upacara Agung bulan September, agar setiap orang tidak hanya memiliki maitri-karuna, tetapi juga memiliki kekuasaan, dan terlebih lagi dapat menyeberangkan semua makhluk secara setara dengan maitri, karuna, mudita, dan upeksa.

◎ Interaksi Adalah Kekuatan

Siswa bertanya: Agama Buddha ada mengatakan berkah tidak akan sia-sia, tetapi juga ada perkataan api membakar hutan jasa pahala. Seperti Yang Mulia Rahula! Apakah ada kontradiksi?

Mahaguru Lu menjawab: Arti dari berkah tidak akan sia-sia adalah perbuatan baik, usaha, dan berkah yang telah Anda upayakan, semuanya tidak akan terbuang sia-sia, pada akhirnya di suatu saat, akan kembali kepada diri Anda. Api membakar hutan jasa pahala artinya adalah Anda telah melakukan banyak perbuatan baik, jasa pahala, tetapi Anda marah, berubah menjadi api amarah, yang membakar jasa pahala yang telah Anda lakukan.

Yang Mulia Rahula melakukan banyak perbuatan baik, menyeberangkan semua makhluk untuk bersarana, membabarkan Dharma untuk didengarkan oleh para selir raja, tetapi pada akhirnya dihukum mati oleh raja, Beliau membangkitkan api amarah dalam hatinya. Ketika Yang Mulia Rahula sedang memberikan manfaat kepada semua makhluk, mengalami kemunduran sehingga menjadi marah, yang berarti api membakar hutan jasa pahala, ini bukan berarti jasa pahalanya hilang, melainkan bertransformasi menjadi seorang Dewa Vajra, jadi tidak ada kontradiksi, Beliau tetap sedang melindungi semua makhluk, jika tidak, Beliau akan menjadi seorang Bodhisatwa.

Kita melakukan perbuatan baik, jangan memperhitungkan sudah melakukan berapa banyak perbuatan baik, hari ini melakukan perbuatan baik, hari ini juga dilupakan, sebisa mungkin melakukan hal yang bermakna dan memberikan manfaat kepada semua makhluk. Bodhisatwa Nagarjuna mengatakan bhavana berarti memberikan manfaat kepada semua makhluk, harus memberikan manfaat kepada semua makhluk baru bisa menjadi Bodhisatwa, memberikan manfaat untuk diri sendiri adalah Arahat, Sravaka.

◎ Pengulasan Sutra Surangama, Bab 4

“Makna kedua adalah, jika Anda sekalian pasti bertekad membangkitkan Bodhicitta, pada Bodhisattvayana membangkitkan keberanian besar.”

Makna kedua, yaitu harus membangkitkan Bodhicitta, pada Bodhisattvayana membangkitkan hati keberanian besar, memberikan manfaat kepada semua makhluk.

Bodhisattvayana yaitu Mahayana, adalah menyeberangkan diri sendiri dan menyeberangkan orang lain, juga merupakan apa yang dikatakan oleh Bodhisatwa Nagarjuna yaitu harus memberikan manfaat kepada semua makhluk, tidak boleh hanya membina diri sendiri.

Bhavana adalah harus membina hati yang tidak lahir dan tidak mati, ini adalah makna pertama. Tanpa semua makhluk tidak akan bisa menjadi Bodhisatwa, untuk menjadi Bodhisatwa, harus memberikan manfaat kepada semua makhluk, baru akan menjadi Bodhisatwa, baru bisa menjadi Buddha.

“Memutuskan untuk melepaskan segala atribut berkondisi.”

Harus melepaskan atribut berkondisi yang ada lahir dan ada mati.

“Seharusnya memeriksa dengan teliti akar klesa, sejak masa tanpa awal ini yang membangkitkan karma dan menyuburkan tumimbal lahir, siapa yang berbuat dan siapa yang menerima?”

Harus memperhatikan dengan teliti mengapa ada klesa? Klesa dimulai dari mana? Bagaimana menguraikan simpul klesa, melenyapkan klesa? Sejak masa tanpa awal, dalam proses tumimbal lahir kita di banyak kehidupan, siapa yang menciptakan karma? Dan siapa yang menanggung akibat karma?

Terakhir Dharmaraja Lian Sheng menekankan, jika dapat melepaskan atribut berkondisi yang ada lahir dan ada mati, memasuki atribut tak berkondisi yang tidak lahir dan tidak mati, maka klesa dan penderitaan tidak akan ditakuti lagi.

Setelah Dharmadesana yang sarat akan pesan Dharma yang tajam dan berharga, Dharmaraja Lian Sheng mengadhisthana air Mantra Maha Karuna, mengabhiseka pratima Buddha, terakhir memegang vyajana-camara mengadhisthana satu per satu khalayak yang hadir.

---------------------------------------------------------

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

全球真佛宗眾上師、教授師、法師、講師、助教暨全球弟子,萬眾一心,持誦 瑤池金母心咒,同心祈願 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。