5 Juli 2026 Liputan Upacara Homa Buddha Amitayus di Rainbow Temple

5 Juli 2026 Liputan Upacara Homa Buddha Amitayus di Rainbow Temple

Oleh: TBSN Lianhua Yunshen (蓮花云紳)

Tanggal 5 Juli 2026, Rainbow Temple dengan tulus mengundang Mulacarya Dharmaraja Lian Sheng, untuk memimpin Upacara Homa Buddha Amitayus. Dharmaraja pertama-tama memberitahukan bahwa hari Minggu depan adalah Upacara Homa Manohara Vasudhara. Dharmaraja memuji bahwa pelantunan mantra Buddha Amitayus terdengar sangat menyejukkan. Dharmaraja menyatakan, pelantunan mantra perlu terdengar nyaman, boleh bervariasi; namun perapalan mantra harus akurat, tidak boleh ada yang terlewat; pelantunan mantra dari berbagai silsilah juga berbeda-beda, sebagai contoh mantra Tantra Tibet: “suoha”, di Taiwan dilafalkan “suo po he”. Sadhana Tantra Zhenfo: “Om. Bu Lin”, ini adalah pelafalan mantra Acarya Pu Fang, yang sebenarnya adalah “Om. Bhrom”.

◎ Anda Bertanya Saya Menjawab

Selanjutnya memasuki sesi tanya jawab.
Ada siswa di Malaysia bertanya:
Bolehkah Istadewata diganti? Jika tidak ada kontak batin, lalu menekuni sadhana Istadewata yang lain dan ada kontak batin. Sebagai contoh: Dewa rezeki Zhenfo Zong ada banyak, beberapa tahun terakhir Dharmaraja Lian Sheng telah mentransmisikan banyak sadhana rezeki, misalnya: menekuni Jambhala Kuning tidak ada kontak batin, ganti ke Arya Avalokitesvara Hartawan Nomor Satu tidak ada kontak batin, lalu menekuni Drashi Lhamo juga tidak ada, kemudian menekuni Sadhana Mahadewi Yaochi Mashang Youqian barulah muncul sedikit kontak batin, jika demikian apakah Istadewata yang dipilih sendiri pada awalnya (Jambhala Kuning) boleh diganti ke Mahadewi Yaochi?

Dharmaraja menjawab setelah melakukan ramalan dewata, Kalau begitu tekuni sadhana Istadewata yang ada kontak batin, teruskan sadhana Anda. Jika Anda merasa sama sekali tidak ada kontak batin, Anda mau ganti juga boleh. Para Buddha Bodhisatwa mengatakan, orang zaman sekarang memang seperti ini. Istadewata mana yang Anda anggap paling berjodoh dan paling ada kontak batin, tekuni Istadewata tersebut, jangan pedulikan perkataan orang lain. Setelah kontak yoga dengan satu Istadewata, maka akan yoga dengan semua Istadewata, fokus bhavana pada satu Istadewata.

Dharmaraja menyatakan, Saya fokus bhavana pada satu Istadewata, dari awal hingga akhir, yang paling utama adalah Mahadewi Yaochi, kemudian Buddha Amitabha, Bodhisatwa Ksitigarbha, saya hanya punya tiga Istadewata ini! Asalkan Anda yoga dengan satu Istadewata, maka Anda akan yoga dengan semua Istadewata! Oleh karena itu lihatlah Istadewata mana yang paling berjodoh, yang paling ada kontak batin, maka fokuslah bhavana pada Istadewata tersebut, begini baru benar.

Mengapa Dharmaraja Lian Sheng setia pada satu dari awal sampai akhir? Saya memang memiliki sifat keras kepala seperti ini, saya tidak bisa melanggar. Saya beri tahu Anda, terhadap yang berjasa kepada saya, saya akan selalu mengingatnya, asalkan berjasa kepada saya, semuanya akan selalu saya ingat, saya tidak bisa mengkhianati orang. Kita hanya boleh membalas budi, di dalam hati tidak boleh ada kebencian, barulah bisa murni dan mencapai keberhasilan. Yang berjasa harus diingat, tidak boleh dilupakan semuanya, tidak boleh! Itu adalah sebuah tanggung jawab, tanggung jawab diri Anda sendiri. Orang lain berjasa kepada Anda, bagaimanapun juga, Anda harus mencari cara untuk membalas budinya. Buang rasa dendam, abaikan! Dendam yang disimpan di dalam hati akan menjadi beban yang berat, itulah samsara.

◎ Pengulasan Sutra Surangama

Selanjutnya, Dharmaraja melanjutkan pengulasan Sutra Surangama Bab 4: “Semua gerak dan diam, tertutup dan terbuka, membuktikan bahwa sifat pendengaran tidak memiliki eksistensi inheren. Bagaikan orang yang tertidur lelap, tidur pulas di ranjang dan bantal. Saat dia sedang tidur, ada orang di rumahnya yang sedang menumbuk beras. Orang itu dalam mimpinya mendengar suara tumbukan, lalu menganggapnya sebagai benda lain. Entah sebagai tabuhan genderang. Atau sebagai pukulan genta. Lalu di dalam mimpinya ia merasa heran mengapa genta tersebut bersuara seperti kayu dan batu. Ketika ia tiba-tiba terbangun, barulah ia menyadari bahwa itu adalah suara alu. Ia memberitahu keluarganya, saat saya sedang bermimpi, saya keliru mengira suara tumbukan ini sebagai suara tabuhan genderang.”


Dharmaraja menjelaskan, Buddha Sakyamuni kembali membuat perumpamaan, jika terlepas dari gerak dan diam, tertutup dan terbuka, maka dianggap tidak ada sifat pendengaran. Diperumpamakan lagi, seseorang yang sedang tidur lelap, keluarganya sedang menumbuk beras saat dia tidur, atau menumbuk (orang zaman dahulu mencuci baju dengan dipukul menggunakan kayu), kemudian orang yang tertidur lelap tersebut mendengar suara itu di dalam mimpi, dan mengira ada yang sedang memukul genta atau memukul genderang, ini menunjukkan bahwa saat Anda tidur, sifat pendengaran Anda masih ada.

Saya beritahu semuanya, pada hari di mana pinggang saya terasa sangat sakit, saat bermimpi di malam hari, diri saya di dalam mimpi juga mengalami sakit pinggang! Ini menunjukkan bahwa rasa sakit tersebut terbawa ke dalam mimpi, diri Anda di dalam mimpi masih merasakan sakit pinggang, ada fenomena seperti ini. Ini adalah perumpamaan, jangan mengira Anda tidak tahu apa-apa saat tertidur, sebenarnya sifat pendengaran Anda masih ada, indra peraba masih ada, indra penciuman masih ada, keenam indra masih beraktivitas, mungkin aktivitasnya sedikit berkurang. Akan timbul ilusi, suara menumbuk beras terdengar seperti memukul genta.

Ananda. Orang ini di dalam mimpinya, mana bisa mengingat kondisi diam dan goyah, terbuka dan tertutup, tembus dan terhalang. Walaupun wujudnya tertidur, namun sifat pendengarannya tidaklah pudar.

Buddha Sakyamuni berkata, orang ini di dalam mimpinya, mana bisa tahu ada suara gerak dan diam? Walaupun sudah tertidur, tetapi sifat pendengarannya masih ada. Ini menandakan bahwa, Batin Sejati Terang nan Luhur Anda itu ada, selamanya selalu ada, hanya saja suara kadang ada dan kadang tidak ada.

Sekalipun wujudmu hancur, cahaya kehidupan memudar dan berakhir, bagaimana mungkin sifat ini akan hancur dan lenyap bagimu. Karena semua makhluk dari sejak masa tanpa awal, mengikuti wujud dan suara, terseret dalam pikiran yang terus mengalir.

Belum pernah mencapai pencerahan akan sifat murni, luhur, dan kekal. Tidak mengikuti apa yang kekal, melainkan mengejar semua yang lahir dan mati. Oleh karena itu dari kehidupan ke kehidupan terus berputar dalam noda kotoran. Jika meninggalkan yang lahir dan mati, menjaga kelanggengan sejati, cahaya kekal muncul di hadapan, akar, debu, dan batin kesadaran, seketika akan gugur. Wujud pikiran adalah debu, perasaan kesadaran adalah noda, kedua-duanya dijauhi. Maka mata Dharma seketika akan menjadi jernih dan terang. Bagaimana mungkin tidak mencapai Anuttarabodhi.

Suatu hari kelak meskipun Anda, Arya Ananda mangkat, Batin Sejati Terang nan Luhur masih ada, Buddhata masih ada. Saat ini semua makhluk dari sejak masa tanpa awal, semua makhluk dari zaman yang sangat lampau terus bertumimbal lahir dari kehidupan ke kehidupan, dari kehidupan ke kehidupan mengalami samsara, datang dengan cara seperti ini.

Saya beri tahu Anda, semuanya sedang bermimpi. Semuanya berputar dalam samsara di dalam enam indra, enam debu, dan enam kesadaran, sebentar hidup dan mati, sebentar muda lalu menua. Sebentar cinta benci dan dendam, hari ini gembira besok bersedih, hari ini punya uang besok tidak punya uang, terbawa arus seperti inilah yang dinamakan samsara. Oleh karena itu harus menjaga Batin Sejati Terang nan Luhur diri sendiri, meninggalkan lahir dan mati, membuang semua pusaran hidup dan mati, menjaga Batin Sejati Anda yang senantiasa terang, cahaya Buddha akan muncul. Ketika enam indra, enam debu, dan enam kesadaran Anda semuanya sudah lenyap, debu dan noda semuanya tercuci bersih, maka Anda menjadi suci. Pada saat itu, mata Anda akan berubah menjadi mata Dharma, yang merupakan Sambodhi.

Oleh karena itu kita hidup ini, pada dasarnya adalah berada di dalam mimpi; bermimpi di malam hari, itu adalah mimpi di dalam mimpi. Anda sekarang ini sedang bermimpi. Mereka yang mengerti Buddhadharma akan menyadari, ternyata hidup saya ini layaknya sebuah mimpi. Oleh karena itu suara fitnahan, suara-suara yang menjengkelkan itu, semuanya adalah suara tumbukan beras, suara mencuci baju. Perumpamaan Buddha Sakyamuni ini juga sangat bagus, agar Anda tahu bahwa kehidupan kita pada dasarnya hanyalah sebuah mimpi.

Tidak peduli apakah Anda berada dalam cinta benci atau dendam, semuanya adalah samsara, satu-satunya cara adalah mengenali dengan jelas Batin Sejati Terang nan Luhur diri Anda sendiri, enam indra, enam debu, enam kesadaran semuanya musnah, pada saat itulah Buddhata dari diri Anda sendiri akan terwujud. Jika tidak akan terus bergulat di antara enam indra, enam debu, dan enam kesadaran, selamanya berada dalam samsara, tumimbal lahir dari kehidupan ke kehidupan tanpa henti.

Oleh karena itu membina diri menjadi Arahat, mesti menganggap mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, pikiran sebagai enam pencuri. Keenam pencuri ini, secara tidak kasat mata membantu Anda menciptakan karma buruk, sehingga setiap saat Anda harus terbangun; Anda tahu sedang menciptakan karma buruk, ini namanya terbangun. Pencerahan yang sesungguhnya adalah Anda tahu bahwa semuanya adalah palsu, itu adalah pencerahan sejati. Batin Sejati Terang nan Luhur adalah nyata, namun manusia sering kali kebingungan, menganggap yang palsu sebagai nyata.

Usai Dharmadesana, para hadirin memberikan tepuk tangan meriah sebagai ucapan terima kasih. Selanjutnya Dharmaraja Lian Sheng turun dari Dharmasana dan saling menyapa dengan para siswa yang hadir secara daring, serta memberikan Abhiseka Sadhana Buddha Amitayus kepada seluruh hadirin, upacara pun berakhir dengan sempurna.

------------------------------

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

#BuddhaAmitayus
Istadewata Homa minggu depan #ManoharaVasudhara

持誦長壽佛心咒「嗡。阿媽惹尼。祖溫底耶。梭哈。」 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。