11 Juli 2026 Liputan Pujabakti Sadhana Istadewata Guru Padmasambhava Seattle

11 Juli 2026 Liputan Pujabakti Sadhana Istadewata Guru Padmasambhava Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

Berita Seattle Ling Shen Ching Tze Temple
Oleh Lianhua Yifen (蓮花衣芬)

Sabtu malam 11 Juli 2026 pukul 20:00, di baktisala Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, Dharmaraja Lian Sheng memimpin empat kelompok siswa dari seluruh dunia, melaksanakan pujabakti Sadhana Istadewata Guru Padmasambhava, serta membabarkan Sutra Surangama.

Setelah pujabakti, Dharmaraja Lian Sheng bersenda gurau, “Kita berseru, makmur mendadak! makmur mendadak! makmur mendadak!, namun, makmur mendadak dan balas dendam memiliki pelafalan yang sama, jangan sampai salah kata!”

◎ Anda Bertanya Saya Menjawab

Kemudian memasuki Anda Bertanya Saya Menjawab — Interaksi Adalah Kekuatan.

Siswa bertanya: Siswa sejak kecil adalah anak angkat dari garis Cihuitang (慈惠堂), setelah bersarana kepada Zhenfo Zong mendapatkan fu pelindung dari Dharmaraja Lian Sheng dan Muniang (Mahadewi Yaochi), mohon bertanya saat kembali ke Cihuitang untuk bersembahyang apakah boleh dilewatkan di atas tungku besar Muniang untuk adhistana?

Dharmaraja Lian Sheng menjawab: Tentu saja boleh. Saya sendiri sejak awal berasal dari Mahadewi Yaochi. Di Cihuitang, Mahadewi Yaochi dipanggil sebagai Muniang (Bunda).

Tidak peduli apa yang Anda pelajari, pada akhirnya semua kembali kepada satu, satu kembali kepada nol. Dalam Taoisme berbicara tentang wuji dan taiji, wuji adalah nol, taiji adalah satu. Dalam Agama Buddha berbicara tentang kembali ke samudra sifat Vairocana adalah nol, Dharmakaya adalah nol. Agama Buddha juga membagi Trikaya yaitu Dharmakaya, Sambhogakaya, dan Nirmanakaya. Buddha Sakyamuni termasuk Nirmanakaya, Buddha Locana termasuk Sambhogakaya, Buddha Vairocana termasuk Dharmakaya. Taoisme berbicara tentang wuji, taiji, dan semua makhluk.

Batin, Buddha, dan semua makhluk tidak ada perbedaan, yaitu satu kesatuan, maka kita setiap orang memiliki Buddhata.

Siswa bertanya: Siswa membaca catatan pembabaran Dharma Dharmaraja Lian Sheng di masa lalu dan menemukan Sadhana Sangka Mestika Pengabul Harapan, sangat berminat pada penerapan sadhana tersebut, dan karena sulit memahami deskripsi tertulis mengenai mudra, maka ingin memohon Dharmaraja Lian Sheng untuk secara lisan kembali menjelaskan manfaat, penerapan, dan mudra dari Sadhana Sangka Mestika Pengabul Harapan.

Dharmaraja Lian Sheng menjawab: Sadhana Sangka Mestika Pengabul Harapan tertulis dalam Yan Shui Bi Yun Jian Bagian 2 (煙水碧雲間之二), Mahasiddhi Sinar Pelangi Jilid 1 Bab Kunci Utama Sadhana.

Menekuni sadhana memiliki tiga poin penting, mudra mewakili kesucian badan, visualisasi mewakili kesucian pikiran, merapal mantra mewakili kesucian ucapan.

Mudra Sangka Mestika Pengabul Harapan yaitu kelingking tangan kiri ditutup, kemudian agak dikendurkan sedikit, kendur sedikit, jari telunjuk dan ibu jari saling bersentuhan membentuk sebuah lubang, seperti seekor sangka (Dharmaraja Lian Sheng membentuk mudra). Ia memiliki ulir, berputar searah jarum jam adalah manggala, sedangkan yang berputar berlawanan arah jarum jam umumnya adalah nondharma.

Visualisasikan di hadapan Anda ada sebuah sangka mestika pengabul harapan, sangka ini menjadi sangat lebar, sangat besar, semua benda yang Anda inginkan muncul dari dalam sangka tersebut. Apa yang Anda inginkan dapat Anda visualisasikan, barulah ini dinamakan sesuai keinginan hati.

Kemudian mulai merapal mantra. Karena sadhana ini adalah sadhana dari Buddha Sakyamuni, maka dapat merapal dua mantra. Mantra Buddha Sakyamuni: “Om. Muni Muni. Maha. Muni Shijiamouni. Suoha.” Mantra Sangka Mestika Pengabul Harapan: “Namo. Samanduo. Motuonan. Wajila. Huo.” Setelah selesai merapal, katupkan telapak tangan kanan menutupi lubang mudra sangka tangan kiri, menandakan benda ini milik Anda, uang milik Anda, emas milik Anda, tujuh permata delapan barang berharga milik Anda, tidak boleh diambil oleh orang lain. Sering melatih sadhana ini maka akan sesuai keinginan hati.

Saya sendiri tidak melatih sadhana ini. Saya segalanya mengikuti jodoh, ada jodoh maka datang, tidak ada jodoh maka pergi. Jika ada jodoh akan bersama, jika tidak ada jodoh, dia dengan sendirinya secara perlahan akan merenggang, perlahan-lahan pergi. Banyak hal tidak dapat dipaksakan, jodoh juga demikian, uang dan harta benda semuanya sama saja.

Demikian pula, antara Anda dengan orang tua, saudara kandung, teman, istri, suami, anak-anak, semuanya adalah jodoh, ada jodoh maka berkumpul, tidak ada jodoh maka berpisah, biarkan angin sepoi-sepoi menerbangkan burung, jadi tidak perlu mengeluh di dalam hati, bersikaplah lebih lapang dada, ikutilah alurnya, kehidupan pada dasarnya memang seperti ini. Menekuni sadhana dapat membantu sedikit, hanya berupa adhistana.

Acarya terdahulu pernah mengucapkan sebuah kalimat, seperti bermain bisbol, bola ini tadinya akan jatuh di sana, tiba-tiba datang seembusan angin meniup bola menjadi lebih jauh, embusan angin itulah adhistana. Kekuatan latihan sadhana hanyalah daya adhistana saja, mengayunkan pemukul tetap harus Anda yang mengayunkan!

◎ Pengulasan Sutra Surangama

Dharmaraja Lian Sheng melanjutkan Dharmadesana Sutra Surangama Bab ke-5.

“Ananda berkata kepada Buddha: ‘Begawan, meskipun Tathagata telah membabarkan gerbang makna kedua,’”

Arya Ananda berkata kepada Buddha Sakyamuni: “Buddha Sakyamuni, meskipun Anda mengatakan bahwa untuk mencapai pembebasan dan merealisasi Batin Sejati Terang nan Luhur ada dua gerbang makna.”

Apa yang disampaikan oleh Buddha, yang satu adalah sebab, yang satu adalah akibat, ada sebab apa maka membuahkan akibat apa. Dalam Buddha Tantra ada dua tahapan, yang satu adalah utpattikrama, yang satu adalah sampannakrama.

“Kini mengamati orang-orang di dunia yang ingin mengurai ikatan, jika tidak mengetahui asal mula ikatan tersebut, saya yakin orang itu pada akhirnya tidak akan dapat mengurai ikatan tersebut.”

Para insan di dunia ini yang ingin mengurai ikatan-ikatan ini, jika tidak mengetahui di mana ikatan ini berada pada mulanya, saya percaya mereka tidak akan ada cara untuk membuka ikatan-ikatan ini.

“Begawan, saya dan para sravaka yang masih belajar di dalam persamuhan ini juga demikian.”

“Buddha Sakyamuni, saya dan siswa-siswa yang sedang belajar menjadi Arhat di dalam persamuhan ini juga demikian, semuanya tidak tahu di mana ikatan-ikatan ini berada pada mulanya.”

“Sejak masa tanpa awal, bersama dengan segala kegelapan batin, lenyap bersama dan lahir bersama.”

Kita semua makhluk sejak awal di alam Saha hingga kelahiran saat ini, kurun waktu yang sedemikian lama, sama sekali tidak paham, semuanya adalah kegelapan batin, pikiran keliru, dan khayalan, sejak awal menggunakan mata, telinga, hidung, lidah, tubuh, dan pikiran bertumimbal lahir di enam alam, lahir dan mati, mati dan lahir, terus-menerus berada dalam samsara.

“Meskipun memperoleh akar kebajikan dari banyak mendengar ajaran seperti ini, serta dinamakan meninggalkan keduniawian, namun masih seperti demam harian.”

Meskipun telah mendengarkan sedemikian banyak Dharma yang dibabarkan Buddha Sakyamuni, juga memiliki kapasitas akar kebajikan dan telah meninggalkan keduniawian, tetapi hari ini paham dan mengerti, seolah-olah agak tercerahkan, besoknya sudah lupa lagi, seperti terserang penyakit. Hari ini tidak sakit, besok kena sakit, lusa tidak sakit, besok lusa kena sakit lagi, dengan kata lain terus-menerus bolak-balik jatuh sakit. Masih seperti demam harian, malaria adalah sejenis penyakit, hari ini agak membaik besok sakit lagi, lusa agak membaik tetapi besok lusa sakit lagi.

Seperti yang sering kita katakan, gunung pun dapat dipindahkan, tetapi kepribadian dan kebiasaan sangat sulit diubah.

“Hanya memohon welas asih agung, mengasihani mereka yang tenggelam, pada tubuh dan batin kini, apakah yang dinamakan ikatan? Dari mana dinamakan penguraian? Serta supaya semua makhluk yang menderita di masa depan dapat terbebas dari samsara, tidak jatuh ke dalam tiga alam eksistensi.”

Berharap agar Buddha Sakyamuni membangkitkan hati mahakaruna, mengasihani kita orang-orang yang bertumimbal lahir di samudra samsara. Hari ini pada tubuh dan batin kita, apa yang dinamakan ikatan? Bagaimana cara membuka ikatan tersebut? Agar semua makhluk di masa mendatang dapat terbebas dari tumimbal lahir, tidak terjerumus ke alam neraka, alam peta, dan alam tiryag.

“Setelah mengucapkan kata-kata ini, segenap hadirin melakukan namaskara dengan lima anggota badan menyentuh tanah, bercucuran air mata dengan penuh ketulusan, menantikan pembabaran anuttara dari Buddha Tathagata.”

Setelah Ananda mengucapkan kata-kata ini, semua siswa di dalam persamuhan melakukan namaskara dengan lima anggota badan menyentuh tanah, bercucuran air mata dengan tulus berharap Buddha Sakyamuni memberikan pembabaran yang tertinggi, mengurai ikatan di dalam batin.

Di akhir, Dharmaraja Lian Sheng menegaskan, Tantra wajib melatih kesucian tubuh, ucapan, dan pikiran. Keinginan atas kekayaan, kenikmatan indrawi, kemasyhuran, makanan, dan tidur ini tidak tertahankan, inilah ikatan! Disebabkan oleh apa? Disebabkan oleh enam debu indra (sadayatana)! Jika sadayatana tidak dibersihkan hingga tuntas, selamanya tidak akan dapat mengurai ikatan. Anda bertumimbal lahir karena sadayatana, Anda ingin mencapai pencerahan juga bergantung pada sadayatana, oleh karena itu, tetap perlu melatih sadayatana, menyucikan sadayatana, barulah dapat membuka ikatan.

Setelah Dharmadesana yang sangat bernilai dan mendalam, Dharmaraja Lian Sheng dengan penuh welas asih mengadhistana Air Maha Karuna Dharani, melakukan abhiseka pratima Buddha, dan terakhir mengadhistana para siswa dengan vyajana-camara.

------------------------------

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

持誦長壽佛心咒「嗡。阿媽惹尼。祖溫底耶。梭哈。」 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。