3 Oktober 2026 Liputan Pujabakti Sadhana Istadewata Bhaisajyaguru Vaiduryaprabharaja di Seattle

3 Oktober 2026 Liputan Pujabakti Sadhana Istadewata Bhaisajyaguru Vaiduryaprabharaja di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple

Warta Seattle Ling Shen Ching Tze Temple
Oleh Lianhua Cihui (蓮花慈暉)

Pada Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 20.00 malam, Dharmaraja Lian Sheng di Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, Amerika Serikat, memimpin keempat kelompok siswa dari seluruh dunia untuk bersama-sama mengikuti pujabakti Sadhana Istadewata Bhaisajyaguru Vaiduryaprabharaja, serta mengulas Sutra Surangama ceramah ke-148.

Dharmaraja Lian Sheng menyatakan bahwa Sukhavatiloka menggunakan suara yang penuh kehalusan dan keluhuran untuk membuat batin semua makhluk terbuka dan tercerahkan, memahami cara melafalkan Buddha, melafalkan Dharma, dan melafalkan Sangha, melenyapkan karmavarana, serta memasuki samadhi. Sedangkan Buddhaksetra Vaiduryaprabha bagian timur adalah Buddha Bhaisajyaguru Vaiduryaprabharaja yang menggunakan cahaya vaidurya untuk memberikan manfaat kepada semua makhluk. Asalkan cahaya vaidurya menerangi, batin Anda akan terbuka dan tercerahkan, seluruh karmavarana akan lenyap sepenuhnya. Tidak hanya karmavarana yang lenyap, tetapi juga akan membangkitkan batin sukacita, dan dengan cepat memasuki bhumi samadhi.

Dharmaraja Lian Sheng menyampaikan bahwa setiap Buddhaksetra memiliki karakteristiknya masing-masing; Buddhaksetra Vaiduryaprabha Buddha Bhaisajyaguru adalah cahaya vaidurya, sedangkan Sukhavatiloka adalah suara yang penuh kehalusan dan keluhuran. Sesampainya di alam suci Buddhaksetra, tidak perlu takut mengalami kemunduran. Anda akan merasa tenteram, tempat itu bukanlah kelas penitipan anak, melainkan kelas ketenteraman batin.

◎ Anda Bertanya Saya Menjawab

Dalam sesi Tanya Jawab, siswa bertanya mengenai permasalahan seputar tiga hun dan tujuh po, terlahir di alam suci Buddhaksetra, bardo, dan lain-lain.

Dharmaraja Lian Sheng menunjukkan bahwa tiga hun dan tujuh po adalah pandangan dalam Taoisme. Di dalam Buddhisme tidak ada, Buddhisme tidak membahas mengenai hun dan po, Zhenfo Zong juga tidak membahas mengenai hun dan po. Berdasarkan kitab klasik Taoisme, hun bergerak ke arah atas dan bersifat yang, sedangkan po bergerak ke arah bawah dan bersifat yin.

Buddhisme merangkumnya dan hanya membicarakan satu Buddhata. Di manakah Buddhata berada? Bukan di luar, bukan di dalam, dan bukan pula di tengah; ia merupakan perpaduan, yaitu Batin Sejati Terang nan Luhur. Dharmaraja Lian Sheng mengambil perumpamaan penambangan emas yang menghilangkan kotoran hingga menjadi emas murni, serta mengutip Sutra Surangama mengenai sadindriya, sadvisaya, dan sadvijnana, menjelaskan bahwa ketika semua hal ini dibersihkan dan disucikan sepenuhnya, Buddhata berada di sana, dan Anda akan melihat Batin Sejati Terang nan Luhur.

Mengenai bardo, Dharmaraja Lian Sheng menyatakan bahwa sebagian makhluk roh akan tinggal di alam bardo, dan belum tentu langsung bertumimbal lahir setelah empat puluh sembilan hari. Waktunya belum tiba, sehingga mereka masih berada di alam bardo. Dharmaraja Lian Sheng juga membagikan pengalaman ketika Beliau dirawat di rumah sakit, pernah melihat banyak makhluk roh yang belum meninggalkan rumah sakit setelah wafat, serta ada perawat yang memberitahunya bahwa selama lebih dari tiga puluh tahun telah melihat banyak orang wafat; ada yang telah pergi, dan ada pula yang masih tinggal di rumah sakit.

Berbicara mengenai tumimbal lahir semua makhluk, Dharmaraja Lian Sheng berkata, karma adalah hal yang luar biasa. Manusia datang ke dunia Saha adalah untuk membayar karma, yaitu melunasi utang, sementara mereka yang memiliki karma berat akan jatuh ke tiga alam rendah. Selain enam alam tumimbal lahir yaitu dewa, manusia, asura, neraka, preta, dan binatang, ada pula yang menyebutkan delapan alam tumimbal lahir yang mencakup dewa, manusia, asura, neraka, preta, binatang, tumbuhan, dan mineral. Jika tidak memiliki karma dan mampu merealisasikan samadhi, Anda pasti dapat terlahir di alam suci Buddhaksetra, tiada karma yang dapat mengikat Anda.

◎ Pengulasan Sutra Surangama, Bab 5

Dharmaraja Lian Sheng kemudian membabarkan Sutra Surangama bab 5 mengenai pencapaian kesempurnaan penembusan Aniruddha.

“Aniruddha segera bangkit dari tempat duduknya, bersujud di kaki Buddha, lalu berkata kepada Buddha:”
“Saat awal mula saya meninggalkan keduniawian, saya senantiasa menyenangi tidur.”
Ketika baru saja menjalani kebiksuan, ia suka tidur. Saat Buddha Sakyamuni membabarkan Dharma, ia malah tertidur.

“Tathagata menegur saya sebagai golongan binatang.”
Buddha mengetahuinya, dan menegurnya: “Perilaku Anda itu, kelak dapat menyebabkan Anda terlahir menjadi kerang.

“Ketika mendengar teguran Buddha, saya menangis dan mencela diri sendiri, tidak tidur selama tujuh hari, hingga kedua mata saya kehilangan penglihatannya.”

Karena tertidur dan ditegur oleh Buddha Sakyamuni, ia menangis serta mencela dirinya sendiri; setelah itu, ia terus-menerus membuka matanya dan tidak tidur selama tujuh hari, alhasil kedua matanya menjadi rusak. Ini juga tidak boleh! Saat harus tidur ya harus tidur, saat harus bangun ya harus bangun, kehidupan kita harus memiliki keteraturan.

Hidup kebiksuan ada banyak sila, tidak boleh bermalas-malasan. Apakah yang dinamakan samadhi? Yaitu batin yang tidak kacau. Ketika batin Anda tidak kacau, perilaku pun tidak akan kacau, dan pola istirahat pun tidak akan bermalas-malasan.

“Begawan menunjukkan kepada saya Samadhi Vajra Sukacita Pengamatan Terang.”
Buddha mengajarkannya memasuki Samadhi Vajra Sukacita Pengamatan Terang.

Saat beliau masuk ke dalam dhyana, matanya tertutup, tidak menggunakan mata.

“Bukan karena mata, saya dapat mengamati sepuluh penjuru.”
Aniruddha tidak menggunakan matanya, karena matanya telah buta. Beliau tidak menggunakan matanya untuk melihat, tetapi beliau mampu melihat Dharmadhatu di sepuluh penjuru.

“Konsentrasi murni yang tembus pandang secara menyeluruh, bagaikan melihat buah di atas telapak tangan.”
Aniruddha melihat Dharmadhatu sepuluh penjuru dengan sangat jelas, bagaikan melihat buah di atas telapak tangan.

“Tathagata memberikan vyakarana kepada saya mencapai buah Arahat.”
Buddha mengesahkan beliau: “Anda telah mencapai tingkatan Arahat.”

“Buddha menanyakan metode penembusan sempurna.”
Buddha menanyainya, bagaimana ia merealisasi Bodhi?

“Sesuai dengan apa yang saya realisasikan, memutar balik penglihatan untuk kembali pada sumber asal adalah yang paling utama.”

Apa yang direalisasikan oleh Aniruddha yaitu memutar balik penglihatan untuk kembali pada sumber asal adalah yang paling utama, adalah fenomena seperti ini. Jika Anda mampu memasuki samadhi, batin tidak kacau, tubuh tanpa noda kebocoran, batin tanpa noda kebocoran, maka Anda telah mencapai keberhasilan.

Dharmaraja Lian Sheng menjelaskan lebih lanjut, apakah yang disebut sebagai samadhi? Yaitu batin yang tidak kacau. Batin yang kacau adalah manusia biasa, tenggelam dalam kelembaman bukan samadhi, sedangkan semangat yang terlalu berlebihan adalah uddhaca. Bukan uddhaca dan bukan pula tenggelam dalam kelembaman, ketika kesadaran Anda terkonsentrasi, itulah yang dinamakan batin yang tidak kacau, yaitu samadhi.

Akhir kata, Dharmaraja Lian Sheng menunjukkan bahwa bhavana harus dimulai dari batin: batin senantiasa tidak kacau, senantiasa membuat klesa tidak dapat masuk, pikiran kotor tidak dapat masuk, segala urusan klesa dan segala kemelekatan tidak dapat masuk; batin tidak kacau, maka Anda akan mencapai pencapaian.

Setelah pujabakti usai, Dharmaraja Lian Sheng dengan penuh welas asih mengadhisthana Air Maha Karuna Dharani, mengabhiseka pratima Buddha, serta memegang vyajanacamara untuk mengadhisthana hadirin. Dalam suasana yang hangat dan penuh sukacita, kegiatan pujabakti Sadhana Istadewata Bhaisajyaguru Vaiduryaprabharaja pada malam itu berakhir dengan sempurna.

Tautan Video Dharmadesana:
https://youtu.be/n7dewe3GWXE?si=ww29w80lMJrI9ck_

------------------------------

Siaran langsung pujabakti Seattle Ling Shen Ching Tze Temple, setiap hari Minggu, pukul 10:00 WIB
Siaran langsung upacara homa di Rainbow Temple, setiap hari Senin, pukul 05:00 WIB

Tautan pendaftaran upacara di Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/Donate

Zoom partisipasi Upacara Homa Rainbow Temple:
https://tbs-rainbow.org/雲端視訊

Tautan Siaran Langsung (bahasa Mandarin):
https://www.youtube.com/channel/UCTQqhVgp94Vf7KTrANN8Xpw

Tautan Siaran Langsung (bahasa Inggris):
https://www.youtube.com/@tbsseattle.orgenglishstrea3035/feature

Alamat Tbboyeh:
https://www.tbboyeh.org

Kumpulan Video Pembabaran Dharma Dharmaraja Liansheng

TBSNTV bahasa Indonesia:
https://youtube.com/c/TBSNTVIndonesia

持誦長壽佛心咒「嗡。阿媽惹尼。祖溫底耶。梭哈。」 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。