Pemberitahuan Departemen Transmisi Dharma Zhenfo Zong
Kembali ke Akar, Menyambung Aliran Dharma: Mengajak Segenap Sadhaka Zhenfo Melaksanakan Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah
Nomor Surat: Pernyataan Penjelasan Dharma No. 006
Tujuan: Mengajak segenap sadhaka Zhenfo sebelum melakukan sadhana setiap hari, mengikuti Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah yang diinstruksikan oleh Mulacarya Silsilah Dharmaraja Lian Sheng, menetap dalam silsilah suci, menerima adhisthana aliran Dharma, sehingga bhavana setiap hari tidak lepas dari akar, tidak kehilangan silsilah Dharma, dan tidak melupakan tekad awal.
Penerima: Majelis Zhenfo Zong di berbagai negara, setiap Vihara Vajragarbha, cetiya, tempat kebaktian, rohaniwan, personel Dharmabakti, dan segenap umat Zhenfo Zong.
Latar Belakang:
Bhavana Tantra sangat mengutamakan silsilah, dalam menekuni berbagai gerbang Dharma, sadhaka Zhenfo wajib menjadikan Mulacarya Silsilah sebagai akar perlindungan.
Mulacarya Silsilah Dharmaraja Lian Sheng pada tanggal 9 Oktober 2011, di Lian Sheng True Buddha Temple (蓮彥雷藏寺), Amerika Serikat untuk pertama kalinya mengajarkan Visualisasi Aliran Dharma Silsilah Akasa Zhenfo Zong yang sangat berharga, supaya sadhaka bersih jasmani dan rohani, mudah kontak yoga dengan Mulacarya, dan mendapatkan maha adhisthana silsilah Zhenfo.
Pada 6 Juli 2026, Departemen Transmisi Dharma kembali memohon petunjuk Buddha Guru mengenai penerapan Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah sebelum sadhana, dan memperoleh welas asih Buddha Guru yang mengkonfirmasi tahapan visualisasi tersebut, agar sadhaka yang berjodoh, setiap hari, sebelum bersadhana dapat menyambung aliran Dharma yang suci sesuai dengan tata Dharma, serta kontak yoga dengan Mulacarya dan nadi silsilah Dharma.
Untuk menjaga tradisi Dharma, menstabilkan arah bhavana, dan memberikan panduan bagi seluruh umat, Departemen Transmisi Dharma secara khusus menerbitkan pemberitahuan ini, mengimbau setiap tempat ibadah dan segenap sadhaka Zhenfo, untuk melaksanakan visualisasi ini ke dalam sadhana pribadi atau pujabakti setiap harinya.
Penjelasan Makna Dharma:
Silsilah adalah urat nadi kehidupan bhavana Tantra. Sadhaka Zhenfo yang menekuni gerbang Dharma apa pun, semuanya harus bersarana kepada Mulacarya Silsilah. Melakukan Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah sebelum sadhana, dengan rasa hormat, keyakinan, dan hati yang suci, memantapkan diri sendiri di dalam silsilah Dharma.
Visualisasi ini bukanlah prosedur tambahan, melainkan penetapan dan kontak yoga yang penting sebelum sadhana. Jika dapat terus menerus melakukan bhavana setiap hari, secara alami dapat meningkatkan keyakinan, memantapkan Bodhicitta, membuat jasmani dan batin lebih mudah memasuki kondisi yang bersih, fokus, dan kontak yoga.
Saat pujabakti, upacara, atau memandu umat bersadhana, tempat ibadah di berbagai wilayah sebaiknya mengingatkan khalayak untuk terlebih dahulu melakukan Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah, agar umat pemula dapat membangun konsep yang benar, dan juga mengingatkan sadhaka senior untuk tidak melupakan akar, tidak terpisah dari silsilah.
Jika pemula belum dapat memvisualisasikan setiap detail dengan jelas, tidak perlu tergesa-gesa. Visualisasi menitikberatkan pada ketulusan, rasa hormat, kefokusan, dan keyakinan; asalkan berlatih setiap hari sesuai tahapannya, secara alami akan menjadi jelas secara bertahap, dan dari dalam keyakinan akan kontak yoga dengan aliran Dharma.
Tahapan Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah
Sebelum melakukan sadhana, sadhaka terlebih dahulu membentuk mudra Mulacarya Silsilah Padmakumara, memantapkan jasmani dan batin, dengan tulus memvisualisasikan sebagai berikut:
Visualisasikan di atas ubun-ubun diri sendiri, duduk Mulacarya Silsilah. Mulacarya Silsilah menetap di atas padmasana putih besar, tersenyum, berpenampilan agung, dengan maitri karuna menerima sadhaka.
Visualisasikan di atas ubun-ubun Mulacarya Silsilah, terdapat sebuah cakra candra, di dalam cakra candra bersemayam Padmakumara; ke atas lagi, terdapat sebuah cakra candra, di dalam cakra candra bersemayam Buddha Amitabha; ke atas lagi, terdapat sebuah cakra candra, di dalam cakra candra bersemayam Bhagavati Buddhalocana; ke atas lagi, terdapat sebuah cakra candra, di dalam cakra candra bersemayam Tathagata Mahavairocana.
Visualisasikan Tathagata Mahavairocana, Bhagavati Buddhalocana, Buddha Amitabha, Padmakumara, hingga Mulacarya Silsilah, wajah suci dari semua para makhluk suci, semuanya berubah menjadi wajah Mulacarya. Para makhluk suci dari atas ke bawah, membentuk seuntai ratnamala cahaya suci, yang pada akhirnya masuk ke dalam tubuh Mulacarya Silsilah.
Visualisasikan Mulacarya Silsilah mengecil menjadi cahaya sebesar sebutir beras. Saat ini, cakra anahata sadhaka terbuka, berubah menjadi sekuntum teratai suci; di tengah teratai terdapat cakra candra, di tengah cakra candra terdapat aksara mantra “Hum”. Visualisasikan aksara Hum memancarkan cahaya, mengundang Mulacarya Silsilah masuk ke dalam tubuh sadhaka melalui nadi tengah.
Setelah Mulacarya Silsilah masuk ke dalam nadi tengah sadhaka, Beliau duduk di atas teratai cakra candra anahata sadhaka. Di dalam cakra candra tersebut, wujud Mulacarya Silsilah perlahan-lahan membesar, membesar, hingga seluruh tubuh Beliau sepenuhnya sama dengan sadhaka. Dalam satu petikan jari, sadhaka langsung kontak yoga dengan Mulacarya Silsilah, jasmani dan rohani suci, aliran Dharma mengalir masuk.
Sadhaka dengan tulus menetap di dalam kondisi yoga ini, memvisualisasikan diri sendiri dengan Mulacarya Silsilah tiada berbeda, tubuh, ucapan, dan pikiran semuanya memperoleh adhisthana penerimaan dari Mulacarya; kemudian sesuai dengan tata ritual sadhana semula, memasuki bhavana tahap utama.
Imbauan dan Pesan
Harap seluruh sadhaka Zhenfo untuk menghargai Visualisasi Abhiseka Aliran Dharma Silsilah. Ini bukan sekadar penjelasan tertulis, melainkan akar sadhana yang diinstruksikan oleh welas asih Buddha Guru. Visualisasi yang tulus sebelum sadhana setiap hari, membuat jasmani dan rohani menetap di dalam silsilah mula.
Dalam bhavana, janganlah karena sudah lama bersadhana lalu melupakan akar, karena sudah terbiasa lalu kehilangan rasa hormat. Tidak peduli seberapa lama melakukan bhavana, seberapa banyak mempelajari Dharma, semuanya harus mengingat bahwa semua aliran Dharma bersumber dari Mulacarya, dan kembali pada penerimaan welas asih Mulacarya.
Semoga tempat ibadah di berbagai wilayah, rohaniwan, dan seluruh umat bersama-sama melindungi dan mendukung, mengikuti petunjuk Buddha Guru, setiap hari menyambung aliran Dharma, senantiasa mengingat akar, sehingga silsilah suci aliran kita dapat terus berlanjut tanpa henti.
Satu pikiran beryoga, aliran Dharma pun tiba;
Sepenuh hati berlindung, silsilah tidak terputus.
Kami berharap, setiap sadhaka Zhenfo sebelum sadhana setiap hari, dengan hati yang suci mengundang aliran Dharma silsilah masuk ke dalam hati, mengenang welas asih Mulacarya, memantapkan Bodhicitta, melangkah menuju jalan bhavana yang terang, suci, dan mencapai kontak yoga.
Teriring doa restu,
Bhavana damai sejahtera, Bodhicitta terus meningkat
Hormat Kami
Dewan Ayushmat Departemen Transmisi Dharma Zhenfo Zong
22 Juli 2026