Sadhana Puja Yoga Berboga - Visualisasi Puja Homa Internal

Pemberitahuan Departemen Transmisi Dharma Zhenfo Zong
Perihal: Sadhana Puja Yoga Berboga - Visualisasi Puja Homa Internal
Surat Pemberitahuan Transmisi Dharma Nomor 001

Tujuan: Menerbitkan tata ritual Sadhana Puja Yoga Berboga - Visualisasi Puja Homa Internal, dan menjelaskan posisi makna Dharma, cara abhiseka, serta tahapan sadhana ini, agar dapat menjadi pedoman bagi sadhaka Zhenfo Zong.

Penjelasan

Mulacarya Silsilah Dharmaraja Lian Sheng sejak 26 Oktober 1992, dalam Mahasiddhi Sinar Pelangi buku kelima bab Yoga Sadhana dalam Kehidupan Sehari-hari telah menyebutkan Yoga Berboga, menjelaskan bahwa makan dan minum juga dapat digabungkan dengan bhavana, sebelum makan dan minum mengadhisthana persembahan, dipersembahkan kepada Buddha Bodhisatwa, para dewa, dan semua makhluk di enam alam sebelum dinikmati.

Pada 29 Juli 2011, Mulacarya Silsilah dalam Dharmadesana di Emperor Temple (黃帝雷藏寺), lebih lanjut menjelaskan metode puja Homa Internal saat makan dan minum, termasuk memvisualisasikan Guru, Istadewata, dan Dharmapala memasuki cakra hati, kedua tangan menjadi alat puja Homa, mulut menjadi mulut tungku Homa, serta visualisasi lidah sebagai aksara “Om”, tenggorokan sebagai aksara “Ah”, dan cakra hati sebagai aksara “Hum”.

Pada 30 Juli 2011, Mulacarya Silsilah dalam Maha Hrdaya Mudra (5) ceramah ke-127 di Taiwan Lei Tsang Temple, kembali membabarkan Yoga Berboga (Homa Internal), dan mewariskan kiat visualisasi Sadhana Homa Internal, menjelaskan bagaimana sadhaka saat makan dan minum menggunakan visualisasi Homa Internal untuk melakukan puja kepada Guru, Istadewata, dan Dharmapala.

Departemen Transmisi Dharma berdasarkan Dharmadesana Mulacarya Silsilah tersebut, menyusun tahapan Sadhana Puja Yoga Berboga - Visualisasi Puja Homa Internal, untuk menjadi pedoman bagi sadhaka Zhenfo Zong.

Sadhana Puja Yoga Berboga - Visualisasi Puja Homa Internal

I. Posisi Makna Dharma
Metode ini adalah visualisasi puja Homa Internal dalam Sadhana Puja Yoga Berboga, termasuk dalam metode puja Tantra yang dilatih saat makan dan minum sehari-hari.

Poin penting dari metode ini adalah mengubah makan dan minum sehari-hari menjadi bhavana puja kepada Guru, Istadewata, dan Dharmapala, agar sadhaka dalam setiap makan dan minum:

Tidak melupakan Silsilah Mula.
Tidak melupakan Guru, Istadewata, dan Dharmapala.
Tidak terikat pada rasa makanan dan minuman.
Mengubah makan dan minum menjadi bekal bhavana.
Membuat kehidupan dan bhavana secara bertahap bersatu tak terpisahkan.

Homa Internal yang dimaksud dalam metode ini adalah visualisasi Homa Internal saat makan yang dibabarkan oleh Mulacarya Silsilah, bukan Homa eksternal, juga tidak sama dengan metode pembangkitan kundalini, api internal, atau prana nadi bindu lainnya.

II. Abhiseka dan Kualifikasi Sadhana

1. Sadhana ini harus menerima abhiseka terlebih dahulu sebelum ditekuni.
2. Sadhana ini boleh menggunakan dua cara abhiseka berikut:
Abhiseka langsung dari Mulacarya.
Abhiseka jarak jauh dari Mulacarya.

Siswa Zhenfo Zong yang telah menerima abhiseka sadhana ini, dapat menekuninya sendiri setiap kali makan setiap harinya.

3. Bagi yang belum menerima abhiseka, boleh membaca tata ritual ini, memahami makna Dharma-nya, namun harus memperoleh abhiseka terlebih dahulu sebelum secara resmi menekuni sesuai tata ritual.

III. Waktu Sadhana

Sadhana ini dapat ditekuni setiap kali sarapan, santap siang, santap malam, atau saat santap resmi lainnya setiap hari.

Sadhaka harus terlebih dahulu menekuni sesuai tahapan persembahan makanan yang semula ada dalam Zhenfo Zong: Jika sehari-hari menekuni penyeberangan bahan makanan, selesaikan penyeberangan terlebih dahulu. Kemudian lakukan sesuai metode persembahan yang ada.

Merapal Mantra Persembahan. Setelah selesai merapal Mantra Persembahan, tambahkan latihan Visualisasi Puja Homa Internal ini. Metode ini adalah visualisasi tambahan setelah metode persembahan makanan dan minuman yang sudah ada, tidak menggantikan metode tersebut, dan tidak perlu membuat serangkaian tata ritual pendahuluan tersendiri.

IV. Tata Ritual Sadhana Resmi
Yoga - Visualisasi Puja Homa Internal

1. Cara Abhiseka
Sadhana ini boleh memohon abhiseka jarak jauh.

2. Tahapan Sadhana
Sadhaka berlatih sesuai metode persembahan yang sudah ada, setelah selesai merapal Mantra Persembahan, dapat melanjutkan tambahan berlatih Visualisasi Puja Homa Internal.

3. Visualisasi Puja Homa Internal

(1) Visualisasi Guru, Istadewata, dan Dharmapala memasuki cakra hati
Sebelum melakukan puja, terlebih dahulu visualisasikan Istadewata Prajna di angkasa. Kemudian, visualisasikan Guru, Istadewata, dan Dharmapala sendiri muncul di tengah angkasa, perlahan mendekati sadhaka, berubah menjadi titik cahaya, memasuki nadi tengah sadhaka, tiba di cakra hati. Visualisasikan di cakra hati sendiri mekar sekuntum padma berkelopak delapan, di atas padma berkelopak delapan duduk Guru, Istadewata, dan Dharmapala.

(2) Visualisasi Alat Puja Homa dan Aksara “Om. Ah. Hum”
Visualisasikan kedua tangan sendiri berubah menjadi alat puja yang digunakan untuk Homa: sumpit atau sendok. Visualisasikan mulut sendiri berubah menjadi mulut Dewa Agni dari tungku Homa.

Visualisasikan secara berurutan:
Lidah adalah “Om”;
Tenggorokan adalah “Ah”;
Cakra hati adalah “Hum”.

Merapal: “Om. Ah. Hom.”
Setelah merapal: “Om. Ah. Hom”, tiupkan satu embusan prana ke arah semua persembahan, visualisasikan semua persembahan memperoleh adhistana, berubah menjadi tak terhingga.

(3) Puja Homa Internal Saat Makan
Saat bersantap, gunakan sumpit atau alat makan untuk mengambil makanan, visualisasikan bagaikan menggunakan alat puja mengambil persembahan.

Masukkan makanan ke dalam mulut, telan hingga tiba di cakra hati, yaitu mempersembahkan kepada yang bersemayam di atas padma berkelopak delapan di cakra hati:
Guru;
Istadewata;
Dharmapala;
Sadhaka sendiri.

Visualisasikan Guru, Istadewata, Dharmapala, dan sadhaka sendiri, semuanya menerima persembahan pada saat bersamaan.

Setiap suapan yang dimakan, visualisasikan sama dengan mempersembahkan beribu-ribu porsi makanan.

Saat makanan masuk ke mulut, visualisasikan secara berurutan:
“Om” di lidah;
“Ah” di tenggorokan;
“Hum” di cakra hati.

Saat makanan tiba di cakra hati, Guru, Istadewata, dan Dharmapala juga menerima persembahan pada saat bersamaan. Inilah metode visualisasi Yoga Berboga - Puja Homa Internal.

V. Esensi Sadhana

1. Senantiasa Berpuja dalam Setiap Pikiran
Setiap kali mengangkat sumpit, setiap kali masuk ke mulut, setiap kali menelan, semuanya dapat menjadi bhavana.

Jika sadhaka dapat mempertahankan pikiran benar untuk berpuja dalam waktu yang lama, itu berarti terus-menerus mengumpulkan sumber daya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Guru, Istadewata, dan Dharmapala Tidak Terpisah dari Hati Sendiri
Metode ini tidak hanya memvisualisasikan para makhluk suci di angkasa yang jauh, melainkan mengundang para makhluk suci memasuki cakra hati, membuat sadhaka senantiasa mengingat Trimula.

3. Api Prajna Mentransformasikan Makanan dan Minuman
Makan dan minum duniawi pada dasarnya mudah memunculkan kemelekatan, melalui “Om. Ah. Hum” dan visualisasi Homa Internal, diubah menjadi persembahan, bhavana, dan bekal untuk memberikan manfaat bagi semua makhluk.

Pemberitahuan ini diterbitkan untuk menjadi referensi bagi rohaniwan di semua tingkatan, tempat ibadah, dan seluruh siswa; bagi yang berniat menekuninya, wajib terlebih dahulu mendapatkan abhiseka sadhana ini, barulah dapat berlatih sesuai tata ritual yang tercantum dalam pemberitahuan ini.

Teriring restu
Bhavana damai dan sejahtera, Bodhicitta semakin meningkat

Hormat Kami,
Departemen Transmisi Dharma Zhenfo Zong
22 Juli 2026

持誦長壽佛心咒「嗡。阿媽惹尼。祖溫底耶。梭哈。」 「一生一咒」800萬遍上師心咒活動,從今年師尊的佛誕日正式啟動,請參加者到TBSN官網以下鏈接登記資料: 每持滿十萬遍上師心咒者,宗委會將把名單呈給師尊加持。每持滿一百萬遍者,將列名護摩法會功德主,資料請師尊主壇護摩法會時下護摩爐。