Mahabala Vajra adalah Vajra pemanunggalan lima tubuh: Amitabha Buddha, Mahadewi Yaochi, Ksitigarbha Bodhisattva, Mahabaladuta, dan Padmakumara. Begitu Anda berkontak yoga dengan Mahabala Vajra, berarti juga berkontak yoga dengan Amitabha Buddha, Mahadewi Yaochi, Padmakumara, Ksitigarbha Bodhisattva, dan Mahabaladuta.

Dalam Buddhisme Tantra, Buddha, Bodhisattva, Vajra, Dharmapala, Dakini, dan para Devata boleh dipuja, namun Anda tidak boleh menyembah hantu, tidak boleh memuja hantu, tidak boleh memelihara hantu, juga tidak boleh mempergunakan hantu !


Pada permulaan, kita mesti tekuni Sambharamarga, yaitu membangkitkan Bodhicitta dan berbuat kebajikan, ini tergolong sebagai Sambharamarga; Kemudian menekuni Caturprayoga “Mahanamaskara, Mahapujana, Catursarana, Catur Apramanacitta, Sadhana Pertobatan", tergolong sebagai Prayogamarga; Setelah Anda membuktikan bahwa Anda telah mencapai kontak yoga dalam Prayoga, pada saat itulah disebut sebagai jalan pencerahan atau pencerahan, disebut sebagai Darsanamarga, Anda telah memahami kebenaran dunia ini, Anda telah mencerahinya. Setelah Anda tercerahkan, mulailah Bhavanamarga; Setelah Bhavanamarga, lebih lanjut adalah Parayana. Inilah Tahapan Bhavana.


Di Mahapadminiloka, ada banyak Padmakumara, semua memiliki hati yang sama dan saling terjalin, disebut sebagai satu hati dan satu kebajikan ! Semua adalah Padmakumara yang polos tiada cela. Semua Padmakumara bersumber dari Amitabha Buddha, berasal dari Amitabha Buddha. Sukhavatiloka adalah avaivartika. Sampai di sana tidak akan mengalami kemunduran, melanjutkan bhavana mencapai Kebuddhaan.

Terlebih dahulu belajar mencapai kondisi sepenuh hati tak galau, inilah samadhi, kemudian belajar pelafalan Nama buddha, pelafalan dengan visualisasi, kapan pun dan dimana pun dapat melafal Nama Buddha. Meski Mahaguru menekuni Sadhana Tantra, namun juga melafal Nama Buddha “Namo Amitabha Buddhaya dalam nama agung berjumlah tiga ratus enam puluh triliun seratus sembilan belas ribu lima ratus”
Mahasadhana Amitabha Buddha adalah yang teragung !


Vajrasattva, Vajrapani Bodhisattva dan Vajracitta Bodhisattva, ketiga Bodhisattva ini adalah satu tubuh. Akar mereka berasal dari Pancadhyani Buddha.
Vajrasattva mampu membantu purifikasi, sebab Vajrasattva sanggup mengembalikan kemurnian Anda, mentransformasikan Anda menjadi sunya, mengikis karmavarana Anda.

Apa itu samadhi ? Anda bisa sepenuh hati dan tak galau, inilah samadhi. Apabila Anda bisa memasuki samadhi, sepenuh hati dan tak galau, barulah Buddha akan nampak di hadapan; Apabila kondisi batin Anda kacau, Buddha tidak akan nampak. Ketika batin dalam kondisi samadhi, baru bisa menyaksikan marga. Melihat marga, melihat kebenaran, Tercerahkan !


Setiap malam sebelum tidur, Mahaguru selalu melakukan Sadhana Tidur Bersinar: Aksara “Om” di cakra ajna memancarkan sinar putih, Aksara “A” di cakra visuddha memancarkan sinar merah, Aksara “Hum” di cakra anahata, memancarkan sinar biru ke angkasa, ketiga sinar melebur, kemudian muncul suara “Vam”, aksara “Vam” menjadi jala sinar turun melingkupi ranjang tempat tidur, Mahaguru pun tidur dalam terang.
Sadhaka harus melakukan perisai perlindungan diri, supaya Vajrapani Bodhisattva melindungi Anda. Sadhaka harus mempunyai jala sinar di malam hari, mesti tidur dalam terang.

Sadhaka mesti mempunyai perlindungan dari Dharmapala; Sadhaka mesti mempunyai esensi, energi, dan roh yang melimpah, mesti mengungguli hawa hantu. Apabila Anda mengungguli hawa hantu, maka hantu tidak akan berani mengganggu Anda ! Asalkan Anda adalah seorang umat yang berkeyakinan benar, benar-benar menekuni Sadhana Tantra, maka Dewa Naga Astagatra pasti melindungi Anda.


2024真佛宗為世界祈福 高王經千遍迴向師尊